Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Politik Kriminal Integratif dalam Penanggulangan Perjudian Onlinedi Indonesia

View through CrossRef
  This study proposes an integrative criminal policy framework to address the growing phenomenon of online gambling in Indonesia. The rapid advancement of digital technology has increased the accessibility and complexity of cyber-based crimes, while existing legal instruments—particularly the Criminal Code and the Electronic Information and Transactions Law—remain inadequate and reactive. Using a normative juridical method with conceptual and legislative approaches, this research analyzes the weaknesses of current regulations and explores the necessity for a balanced combination of penal and non-penal strategies. The findings reveal that online gambling thrives due to outdated legal norms, weak institutional capacity, limited digital forensics, low public awareness, and a permissive social culture. Therefore, effective countermeasures require adaptive regulation, law enforcement reform, enhancement of digital literacy, and active community participation. The novelty of this research lies in its comprehensive integration of penal and non-penal approaches within a progressive criminal policy framework responsive to digital transformation. This integrative model contributes conceptually and practically to the development of adaptive national criminal law and promotes a balanced paradigm between punishment, prevention, and social restoration in combating digital crimes.   Penelitian ini mengusulkan kerangka politik kriminal integratif untuk menanggulangi maraknya fenomena perjudian online di Indonesia. Perkembangan teknologi digital yang pesat telah meningkatkan aksesibilitas dan kompleksitas kejahatan berbasis siber, sementara instrumen hukum yang ada—terutama KUHP dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik—masih bersifat reaktif dan belum adaptif. Dengan metode hukum normatif melalui pendekatan konseptual dan perundang-undangan, penelitian ini menganalisis kelemahan regulasi serta kebutuhan strategi komprehensif yang memadukan pendekatan penal dan non-penal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik perjudian online berkembang karena lemahnya substansi hukum, kapasitas aparat yang terbatas, rendahnya literasi digital masyarakat, serta budaya sosial yang permisif. Oleh karena itu, strategi penanggulangan efektif harus mencakup reformasi regulasi, penguatan kapasitas aparat, peningkatan literasi digital, dan partisipasi aktif masyarakat. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi pendekatan penal dan non-penal dalam satu kerangka politik kriminal yang progresif dan adaptif terhadap transformasi digital. Model integratif ini memberikan kontribusi konseptual dan praktis bagi pengembangan hukum pidana nasional yang lebih responsif, seimbang antara pemidanaan, pencegahan, dan pemulihan sosial dalam menghadapi kejahatan digital.
Title: Politik Kriminal Integratif dalam Penanggulangan Perjudian Onlinedi Indonesia
Description:
  This study proposes an integrative criminal policy framework to address the growing phenomenon of online gambling in Indonesia.
The rapid advancement of digital technology has increased the accessibility and complexity of cyber-based crimes, while existing legal instruments—particularly the Criminal Code and the Electronic Information and Transactions Law—remain inadequate and reactive.
Using a normative juridical method with conceptual and legislative approaches, this research analyzes the weaknesses of current regulations and explores the necessity for a balanced combination of penal and non-penal strategies.
The findings reveal that online gambling thrives due to outdated legal norms, weak institutional capacity, limited digital forensics, low public awareness, and a permissive social culture.
Therefore, effective countermeasures require adaptive regulation, law enforcement reform, enhancement of digital literacy, and active community participation.
The novelty of this research lies in its comprehensive integration of penal and non-penal approaches within a progressive criminal policy framework responsive to digital transformation.
This integrative model contributes conceptually and practically to the development of adaptive national criminal law and promotes a balanced paradigm between punishment, prevention, and social restoration in combating digital crimes.
  Penelitian ini mengusulkan kerangka politik kriminal integratif untuk menanggulangi maraknya fenomena perjudian online di Indonesia.
Perkembangan teknologi digital yang pesat telah meningkatkan aksesibilitas dan kompleksitas kejahatan berbasis siber, sementara instrumen hukum yang ada—terutama KUHP dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik—masih bersifat reaktif dan belum adaptif.
Dengan metode hukum normatif melalui pendekatan konseptual dan perundang-undangan, penelitian ini menganalisis kelemahan regulasi serta kebutuhan strategi komprehensif yang memadukan pendekatan penal dan non-penal.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik perjudian online berkembang karena lemahnya substansi hukum, kapasitas aparat yang terbatas, rendahnya literasi digital masyarakat, serta budaya sosial yang permisif.
Oleh karena itu, strategi penanggulangan efektif harus mencakup reformasi regulasi, penguatan kapasitas aparat, peningkatan literasi digital, dan partisipasi aktif masyarakat.
Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi pendekatan penal dan non-penal dalam satu kerangka politik kriminal yang progresif dan adaptif terhadap transformasi digital.
Model integratif ini memberikan kontribusi konseptual dan praktis bagi pengembangan hukum pidana nasional yang lebih responsif, seimbang antara pemidanaan, pencegahan, dan pemulihan sosial dalam menghadapi kejahatan digital.

Related Results

resume hukum tatanegara
resume hukum tatanegara
PARTAI POLITIK DAN PEMILIHAN UMUM (PEMILU)1. Partai PolitikA. Sejarah Partai Politik di Indonesia.Partai politik pertama-tama lahir di negara-negara Eropa Barat. Pada mulanya perke...
Kemudahan dan Kebebasan Mengakses Judi Online di Jejaring Sosial Media Bagi Seluruh Kalangan Masyarakat Indonesia
Kemudahan dan Kebebasan Mengakses Judi Online di Jejaring Sosial Media Bagi Seluruh Kalangan Masyarakat Indonesia
Perjudian online di Indonesia semakin marak seiring dengan kemudahan akses melalui media sosial dan sistem perbankan elektronik. Praktik ini menimbulkan tantangan bagi penegakan hu...
Sumber politik pendidikan pancasila
Sumber politik pendidikan pancasila
Sistem politik Indonesia dewasa ini sedang mengalami proses demokratisasi yang membawa berbagai konsekuensi tidak hanya terhadap dinamika kehidupan politik nasional, melainkan juga...
Penanggulangan Penyebaran Radikalisme Melalui Media Sosial dalam Hukum Pidana Indonesia
Penanggulangan Penyebaran Radikalisme Melalui Media Sosial dalam Hukum Pidana Indonesia
Media sosial kini menjadi faktor penting  dalam penyebaran radikalisme di Indonesia, hal ini didukung oleh pemakaian internet yang menunjukkan tren peningkatan di Indonesia. Peneli...
PENGGUNAAN PARIKAN LUDRUK DALAM KOMUNIKASI POLITIK
PENGGUNAAN PARIKAN LUDRUK DALAM KOMUNIKASI POLITIK
Abstract                Communication is the main part used as a means of delivering messages in order to achieve the goals. Political communication is carried out in various way...
STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK DALAM PENCITRAAN PARTAI POLITIK DAN CALON LEGISLATIF PADA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024 Di KABUPATEN BANYUWANGI
STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK DALAM PENCITRAAN PARTAI POLITIK DAN CALON LEGISLATIF PADA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024 Di KABUPATEN BANYUWANGI
Pembentukan citra partai dalam kajian ini diambil pada studi kasus penelitian Strategi komunikasi politik yang dilakukan oleh Partai dan calon legislatif dalam menjelang  kontestas...
AWAM POLITIS DAN TUGAS KRITIS-PROFETIS
AWAM POLITIS DAN TUGAS KRITIS-PROFETIS
Fokus tulisan ini menjelaskan tentang awam politis dan tugas kritis-profetis. Politik merupakan bidang yang fundamental dalam kehidupan bernegara. Politik merupakan kunci sukses pe...
Literasi Politik Pengundi di Parlimen Port Dickson, Negeri Sembilan
Literasi Politik Pengundi di Parlimen Port Dickson, Negeri Sembilan
Kajian ini bertujuan untuk menilai literasi politik pengundi di Parlimen Port Dickson, Negeri Sembilan, terutamanya semasa Pilihan Raya Umum ke-15. Literasi politik merujuk kepada ...

Back to Top