Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Konstruksi Kuasa Presiden Jokowi dalam Pidato “Indonesia Darurat Corona”

View through CrossRef
<p><em>Wabah Covid-19 merupakan titik balik kehidupan manusia. Segi kehidupan pribadi dan sosial berubah, waktu bekerja menjadi lama, dan pemilihan penggunaan media menjadi lebih terpola. Hal ini memunculkan kebijakan dan keputusan baru dari Pemerintah. Penelitian ini menggunakan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough untuk membongkar teks pidato Presiden Joko Widodo yang lekat dengan unsur kekuasaan dalam lingkup massif dan kooperatif. Adapun pembahasan ini melingkupi segi </em><em>wacana mikrostruktur membahas representasi, hubungan, dan identitas; analisis wacana mesostruktur, yang erat dengan produksi, konsumsi, dan reproduksi teks kekuasaan yang tidak seimbang; dilanjutkan dengan analisis wacana makrostruktur (sosiokultural) yang melihat dari aspek situasional, kelembagaan, dan sosial</em><em>. </em><em>Presiden Jokowi menjawab keresahan masyarakat mengenai penanganan wabah dan perekonomian, serta menunjukkan bahwa pemerintah telah melakukan usaha-usaha dan menyiapkan skenario-skenario untuk segala kemungkinan. Melalui pidato ini, Presiden Jokowi sekaligus merespon asumsi kepemimpinannya yang kurang tegas dan banyaknya ketidaksesuaian antara pusat dan daerah dengan menegaskan kebijakan mengenai PSBB</em><em>. Perhatian utama peneliti adalah pada pemilihan kata yang digunakan oleh Presiden Jokowi dalam penyampaian Pidato. Menjadi perhatian ketika sebuah keputusan yang ditetapkan oleh pemerintahan seakan menjadi pertunjukkan satu orang semata.</em></p><p><strong><em> </em></strong></p><p><strong><em>Keywords</em></strong><strong><em>: </em></strong><em>Norman Fairclough;<strong> </strong>Pidato Presiden Jokowi; Kekuasaan Foucault; PSBB<strong></strong></em></p>
Title: Konstruksi Kuasa Presiden Jokowi dalam Pidato “Indonesia Darurat Corona”
Description:
<p><em>Wabah Covid-19 merupakan titik balik kehidupan manusia.
Segi kehidupan pribadi dan sosial berubah, waktu bekerja menjadi lama, dan pemilihan penggunaan media menjadi lebih terpola.
Hal ini memunculkan kebijakan dan keputusan baru dari Pemerintah.
Penelitian ini menggunakan Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough untuk membongkar teks pidato Presiden Joko Widodo yang lekat dengan unsur kekuasaan dalam lingkup massif dan kooperatif.
Adapun pembahasan ini melingkupi segi </em><em>wacana mikrostruktur membahas representasi, hubungan, dan identitas; analisis wacana mesostruktur, yang erat dengan produksi, konsumsi, dan reproduksi teks kekuasaan yang tidak seimbang; dilanjutkan dengan analisis wacana makrostruktur (sosiokultural) yang melihat dari aspek situasional, kelembagaan, dan sosial</em><em>.
 </em><em>Presiden Jokowi menjawab keresahan masyarakat mengenai penanganan wabah dan perekonomian, serta menunjukkan bahwa pemerintah telah melakukan usaha-usaha dan menyiapkan skenario-skenario untuk segala kemungkinan.
Melalui pidato ini, Presiden Jokowi sekaligus merespon asumsi kepemimpinannya yang kurang tegas dan banyaknya ketidaksesuaian antara pusat dan daerah dengan menegaskan kebijakan mengenai PSBB</em><em>.
Perhatian utama peneliti adalah pada pemilihan kata yang digunakan oleh Presiden Jokowi dalam penyampaian Pidato.
Menjadi perhatian ketika sebuah keputusan yang ditetapkan oleh pemerintahan seakan menjadi pertunjukkan satu orang semata.
</em></p><p><strong><em> </em></strong></p><p><strong><em>Keywords</em></strong><strong><em>: </em></strong><em>Norman Fairclough;<strong> </strong>Pidato Presiden Jokowi; Kekuasaan Foucault; PSBB<strong></strong></em></p>.

Related Results

KATEGORI FATIS DAN UNGKAPAN SAPAAN BAHASA INDONESIA DALAM TEKS PIDATO PRESIDEN JOKOWI
KATEGORI FATIS DAN UNGKAPAN SAPAAN BAHASA INDONESIA DALAM TEKS PIDATO PRESIDEN JOKOWI
Teks-teks pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) memuat kategori fatis dan ungkapan sapaan bahasa Indonesia. Terkait itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kategori fati...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
ANALISIS TERHADAP PEMBAGIAN KEWENANGAN ANTARA PRESIDEN DENGAN WAKIL PRESIDEN DALAM SISTEM KETATANEGARAAN INDONESIA
ANALISIS TERHADAP PEMBAGIAN KEWENANGAN ANTARA PRESIDEN DENGAN WAKIL PRESIDEN DALAM SISTEM KETATANEGARAAN INDONESIA
Abstrak Negara Republik Indonesia menerapkan sistem pemisahan kekuasaan dan puncak kepemimpinan dipimpin oleh Presiden dan Wakil Presiden, Indonesia yang menganut sistem Pres...
Strategi Komunikasi Politik Staf Khusus Presiden Dalam Menangani Isu-Isu Disabilitas di Indonesia
Strategi Komunikasi Politik Staf Khusus Presiden Dalam Menangani Isu-Isu Disabilitas di Indonesia
Staf Khusus Presiden merupakan lembaga atau organisasi non struktural yang bertugas membantu dan memperlancar pelaksanaan tugas Presiden dalam memberikan pandangan dan pendapat ber...
Tinjauan Yuridis terhadap Penggunaan Surat Kuasa Jual sebagai Dasar Peralihan Hak
Tinjauan Yuridis terhadap Penggunaan Surat Kuasa Jual sebagai Dasar Peralihan Hak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepastian hukum surat kuasa menjual dalam peralihan hak, prosedur sah dalam peralihan hak melalui akta kuasa menjual, serta langkah h...
PENGGUNAAN KALIMAT EFEKTIF DALAM PIDATO TEKS KENEGARAAN JOKOWI
PENGGUNAAN KALIMAT EFEKTIF DALAM PIDATO TEKS KENEGARAAN JOKOWI
Kalimat efektif merupakan kalimat yang benar dan jelas sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia. Pidato merupakan seni berbicara secara monolog yang terbagi kedalam beberapa jenis den...
Implementasi Gaya Komunikasi Joko Widodo dalam Berpolitik
Implementasi Gaya Komunikasi Joko Widodo dalam Berpolitik
Penelitian ini didasarkan pada gaya komunikasi Joko Widodo yang sedikit berbeda dalam melakukan upaya pendekatan pada komunikasi politik. Sebagai aktor politik Joko Widodo mampu be...
GAYA RETORIKA KEPALA NEGARA RI: ANALISIS KOMPARATIF SUSILO BAMBANG YUDHOYONO (SBY) DAN JOKO WIDODO
GAYA RETORIKA KEPALA NEGARA RI: ANALISIS KOMPARATIF SUSILO BAMBANG YUDHOYONO (SBY) DAN JOKO WIDODO
AbstrakPenelitian ini membahas tentang kanon gaya retorika (Chanon Rethoric) kepala negara, yaitu Susilo BambangYudhoyono dan Joko Widodo. Baik Susilo Bambang Yudhoyono maupun Joko...

Back to Top