Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Evaluasi Sebaran Salinitas Jaringan Irigasi Tambak Sei Teras Kalimantan Tengah

View through CrossRef
Daerah Irigasi Tambak (DIT) Sei Teras dimanfaatkan untuk budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) dan termasuk area pengembangan food estate. Produktivitas DIT Sei Teras masih rendah karena faktor kualitas air, termasuk salinitas sehingga perlu dievaluasi. Titik-titik sampel pengukuran salinitas tersedia, tetapi sebaran salinitas diperlukan untuk mengetahui distribusi salinitas secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sebaran salinitas di DIT Sei Teras sebagai langkah awal upaya meningkatkan produktivitas. Evaluasi sebaran salinitas dilakukan dengan simulasi pemodelan menggunakan perangkat lunak HEC-RAS. Prosedur penelitian yakni penyesuaian data geometri, kalibrasi model, simulasi aliran tidak permanen, dan simulasi kualitas air. Hasil simulasi sebaran salinitas dievaluasi berdasarkan pedoman yang berlaku. Nilai n Manning hasil kalibrasi model yaitu 0,03. Sebaran salinitas pada saluran primer menunjukkan salinitas minimal tingkat budidaya semi intensif (10 ppt) tercapai hingga jarak 4,7 km dan 5,9 km dari muara untuk Saluran Primer Sei Teras dan Pelampai. Sebaran salinitas pada saluran sekunder menunjukkan 80% ruas Saluran Sekunder Cemara Labat, 56% ruas Saluran Sekunder Pelampai, dan 68% ruas Saluran Sekunder Sei Teras memenuhi salinitas minimal untuk tingkat budidaya semi intensif. Sebaran salinitas di DIT Sei Teras bervariasi sehingga upaya peningkatan sebaran salinitas diperlukan guna meningkatkan produktivitas.
Title: Evaluasi Sebaran Salinitas Jaringan Irigasi Tambak Sei Teras Kalimantan Tengah
Description:
Daerah Irigasi Tambak (DIT) Sei Teras dimanfaatkan untuk budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) dan termasuk area pengembangan food estate.
Produktivitas DIT Sei Teras masih rendah karena faktor kualitas air, termasuk salinitas sehingga perlu dievaluasi.
Titik-titik sampel pengukuran salinitas tersedia, tetapi sebaran salinitas diperlukan untuk mengetahui distribusi salinitas secara komprehensif.
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sebaran salinitas di DIT Sei Teras sebagai langkah awal upaya meningkatkan produktivitas.
Evaluasi sebaran salinitas dilakukan dengan simulasi pemodelan menggunakan perangkat lunak HEC-RAS.
Prosedur penelitian yakni penyesuaian data geometri, kalibrasi model, simulasi aliran tidak permanen, dan simulasi kualitas air.
Hasil simulasi sebaran salinitas dievaluasi berdasarkan pedoman yang berlaku.
Nilai n Manning hasil kalibrasi model yaitu 0,03.
Sebaran salinitas pada saluran primer menunjukkan salinitas minimal tingkat budidaya semi intensif (10 ppt) tercapai hingga jarak 4,7 km dan 5,9 km dari muara untuk Saluran Primer Sei Teras dan Pelampai.
Sebaran salinitas pada saluran sekunder menunjukkan 80% ruas Saluran Sekunder Cemara Labat, 56% ruas Saluran Sekunder Pelampai, dan 68% ruas Saluran Sekunder Sei Teras memenuhi salinitas minimal untuk tingkat budidaya semi intensif.
Sebaran salinitas di DIT Sei Teras bervariasi sehingga upaya peningkatan sebaran salinitas diperlukan guna meningkatkan produktivitas.

Related Results

APLIKASI IRIGASI TETES BERTINGKAT DENGAN TANAMAN CABE DI PERUMAHAN PADAT PENDUDUK KOTA MATARAM HULU
APLIKASI IRIGASI TETES BERTINGKAT DENGAN TANAMAN CABE DI PERUMAHAN PADAT PENDUDUK KOTA MATARAM HULU
Studi ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemberian irigasi tetes bertingkat yang menggunakan pipa lateral dari pipa Netafim (NTF) 12 mm dan PVC ½”, terhadap media tanah dalam...
Kajian Aset Nirwujud dalam Manajemen Sistem Irigasi
Kajian Aset Nirwujud dalam Manajemen Sistem Irigasi
The research aimed at studying on intangible assets at irrigation system management. The research method consisted oftwo stages. The first stage was data collecting which was done ...
PARTISIPASI ORGANISASI PETANI DALAM OPERASI DAN PEMELIHARAAN JARINGAN IRIGASI TERSIER DI KECAMATAN MANGKUTANA
PARTISIPASI ORGANISASI PETANI DALAM OPERASI DAN PEMELIHARAAN JARINGAN IRIGASI TERSIER DI KECAMATAN MANGKUTANA
Kecamatan Mangkutana dengan penduduk mayoritas petani dan memiliki sawah beririgasi seluas 2.383 HA, sehingga Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) sebagai penerima manfaat langsung...
Identification of Peanut Germplasm Tolerance to Salinity Stress
Identification of Peanut Germplasm Tolerance to Salinity Stress
Varietas toleran salinitas adalah kunci utama pengembangan kacang tanah di tanah salin, namun sampai saat ini belum ada perakitan varietas kacang tanah di Indonesia dengan spesifik...
KAJIAN KEKRITISAN REAKTOR KARTINI DENGAN TERAS BERBAHAN BAKAR PLAT U3Si2-Al
KAJIAN KEKRITISAN REAKTOR KARTINI DENGAN TERAS BERBAHAN BAKAR PLAT U3Si2-Al
Abstrak KAJIAN KEKRITISAN REAKTOR KARTINI DENGAN TERAS  BERBAHAN BAKAR PLAT  U3Si2-Al.  Telah dilakukan kajian kekritisan reaktor Kartini dengan teras Berbahan bakar plat U3Si2-Al....
ANALISA KERUSAKAN JARINGAN IRIGASI DAERAH IRIGASI MERJAN KABUPATEN PANGANDARAN
ANALISA KERUSAKAN JARINGAN IRIGASI DAERAH IRIGASI MERJAN KABUPATEN PANGANDARAN
Daerah Irigasi Merjan yang kewenangannya berada di bawah UPTD SDA WS Ciwulan – Cilaki dan merupakan wilayah kerja SUP WS Cimedang – Ciputrapinggan Kabupaten Pangandaran mengairi lu...
PROFIL SUHU DAN SALINITAS SECARA VERTIKAL DI PERAIRAN TELUK KENDARI
PROFIL SUHU DAN SALINITAS SECARA VERTIKAL DI PERAIRAN TELUK KENDARI
Suhu dan salinitas merupakan salah satu faktor oseanografi yang berperan penting dalam mempelajari kondisi suatu peraira. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil suhu dan ...
ANALISIS DAERAH IRIGASI KATIMIN KABUPATEN SORONG
ANALISIS DAERAH IRIGASI KATIMIN KABUPATEN SORONG
Kabupaten Sorong berbatasan dengan Kabupaten Raja Ampat di sebalah utara dan baratnya, sedangkan sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Sorong Selatan dan sebelah timur berbat...

Back to Top