Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Rancangan Irigasi Sprinkler Portable Tanaman Pakchoy

View through CrossRef
Salah satu teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan air irigasi adalah irigasi sprinkler. Namun dalam penerapan sistem irigasi sprinkler di lapangan masih dijumpai banyak kendala, diantaranya adalah memerlukan biaya investasi awal dan operasional yang tinggi.  Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang irigasi sprinkler portable yang mudah dipindahkan (portable) dan penggunaannya pada budidaya tanaman pakchoy, khususnya pada luas lahan pertanian yang kecil dan terpisah-pisah (0,10 – 0,30 ha) dan terpisah-pisah tanpa adanya sarana irigasi.  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penentuan panjang dan diameter pipa berdasarkan analisa hidrolika perpipaan, baik pipa lateral, manifold dan utama; perhitungan debit sprinkler menggunakan metode volumetrik; dan penentuan keseragaman irigasi menggunakan metode Christiansen.  Sistem irigasi sprinkler portable yang telah dikembangkan memiliki spesifikasi: nozzle head sprinkler jenis Sprinkler Impact Plactic dengan ukuran nozzle 4 mm, tinggi total stick riser 1,3 meter dengan diameter ¾”, pipa lateral elastis dengan diameter 2” dan panjang 50 meter, pipa sub-main (manifold) dan pipa utama sebesar 2”.  Adapun pompa yang digunakan memiliki total head 55 meter dengan tenaga penggerak 5,5 HP, serta selang hisap 2”.  Sistem irigasi sprinkler ini dapat beroperasi pada tekanan operasi 1 sampai dengan 4 bar untuk spasi sprinkler dan lateral 10 m x 10 m. Debit sprinkler pada tekanan 1 bar adalah 0,12 l/s.  Nilai keseragaman irigasi yang dihasilkan pada tekanan 1 bar sebesar 80%.  Untuk memperoleh nilai keseragaman irigasi lebih dari 85%, maka disarankan penggunaan tekanan operasi minimal 2 bar.  
Balai Penelitian dan Pengembangan Irigasi
Title: Rancangan Irigasi Sprinkler Portable Tanaman Pakchoy
Description:
Salah satu teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas penggunaan air irigasi adalah irigasi sprinkler.
Namun dalam penerapan sistem irigasi sprinkler di lapangan masih dijumpai banyak kendala, diantaranya adalah memerlukan biaya investasi awal dan operasional yang tinggi.
  Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk merancang irigasi sprinkler portable yang mudah dipindahkan (portable) dan penggunaannya pada budidaya tanaman pakchoy, khususnya pada luas lahan pertanian yang kecil dan terpisah-pisah (0,10 – 0,30 ha) dan terpisah-pisah tanpa adanya sarana irigasi.
  Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penentuan panjang dan diameter pipa berdasarkan analisa hidrolika perpipaan, baik pipa lateral, manifold dan utama; perhitungan debit sprinkler menggunakan metode volumetrik; dan penentuan keseragaman irigasi menggunakan metode Christiansen.
  Sistem irigasi sprinkler portable yang telah dikembangkan memiliki spesifikasi: nozzle head sprinkler jenis Sprinkler Impact Plactic dengan ukuran nozzle 4 mm, tinggi total stick riser 1,3 meter dengan diameter ¾”, pipa lateral elastis dengan diameter 2” dan panjang 50 meter, pipa sub-main (manifold) dan pipa utama sebesar 2”.
  Adapun pompa yang digunakan memiliki total head 55 meter dengan tenaga penggerak 5,5 HP, serta selang hisap 2”.
  Sistem irigasi sprinkler ini dapat beroperasi pada tekanan operasi 1 sampai dengan 4 bar untuk spasi sprinkler dan lateral 10 m x 10 m.
Debit sprinkler pada tekanan 1 bar adalah 0,12 l/s.
  Nilai keseragaman irigasi yang dihasilkan pada tekanan 1 bar sebesar 80%.
  Untuk memperoleh nilai keseragaman irigasi lebih dari 85%, maka disarankan penggunaan tekanan operasi minimal 2 bar.
  .

Related Results

PENGARUH IRIGASI DAN MULSA ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN NANAS (Ananas comosus) DI DAERAH TROPIKA BASAH
PENGARUH IRIGASI DAN MULSA ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN NANAS (Ananas comosus) DI DAERAH TROPIKA BASAH
Irigasi pada tanaman nanas sangat penting karena mempengaruhi pertumbuhan dan produksi terutama di daerah tropika basah, namun biaya untuk irigasi sangat mahal. Penelitian bertujua...
ANALISIS DAERAH IRIGASI KATIMIN KABUPATEN SORONG
ANALISIS DAERAH IRIGASI KATIMIN KABUPATEN SORONG
Kabupaten Sorong berbatasan dengan Kabupaten Raja Ampat di sebalah utara dan baratnya, sedangkan sebelah selatan berbatasan dengan Kabupaten Sorong Selatan dan sebelah timur berbat...
Partisipasi Petani dalam Pengelolaan Irigasi di Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar
Partisipasi Petani dalam Pengelolaan Irigasi di Kecamatan Montasik Kabupaten Aceh Besar
Abstrak - Saat musim kemarau kebutuhan air bagi tanaman tidak dapat terpenuhi yang menyebabkan area persawahan kering tanpa adanya genangan air, sedangkan pada saat musim penghujan...
Evaluasi Neraca Air Pada Irigasi Kuok II
Evaluasi Neraca Air Pada Irigasi Kuok II
[IN] Daerah irigasi kuok II memiliki luas sawah sekitar 200 hektar, sumber air irigasinya di supplay dari sungai irigasi kuok II. Permasalahan ketersediaan air didaerah irigasi in...
Sistem Kontrol Irigasi Otomatis Nirkabel
Sistem Kontrol Irigasi Otomatis Nirkabel
Pemberian air irigasi pada lahan pertanian harus dilakukan secara optimum, sehingga perlu dibuat suatu sistem irigasi otomatis yang mampu menyediakan air untuk tanaman dengan kondi...
PERENCANAAN REHABILITASI JARINGAN IRIGASI PERMUKAAN PADA DAERAH IRIGASI SIMODONG KABUPATEN BATU BARA
PERENCANAAN REHABILITASI JARINGAN IRIGASI PERMUKAAN PADA DAERAH IRIGASI SIMODONG KABUPATEN BATU BARA
Irigasi permukaan adalah bagian dari rancangan saluran irigasi dengan cara menyalurkan (mendistribusikan) air ke lahan pertanian dan membiarkan air mengalir dipermukaan lahan perta...
Pengaruh Pemberian Mulsa dan Irigasi pada Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium cepa L. var. agregatum)
Pengaruh Pemberian Mulsa dan Irigasi pada Pertumbuhan dan Hasil Bawang Merah (Allium cepa L. var. agregatum)
Ketersediaan air untuk tanaman dapat dipertahankan dengan pemberian irigasi dan penggunaan mulsa. Penelitian ini dilakukan untuk mendapatkan volume irigasi pada berbagai jenis muls...

Back to Top