Javascript must be enabled to continue!
SOSIALISASI KEBERADAAN KOPERASI KONSUMEN SETIA BHAKTI WANITA JAWA TIMUR PADA KELOMPOK MASYARAKAT DI KOTA SURABAYA
View through CrossRef
Koperasi konsumen Setia Bhakti Wanita Jawa Timur merupakan salah satu koperasi di Surabaya yang menerapkan sistem tanggung renteng sehingga keanggotaannya harus berkelompok. Pada akhir tahun 2023 jumlah anggota koperasi ini yaitu sekitar 10 ribu orang dan terbagi dalam 472 kelompok yang tersebar di wilayah provinsi Jawa Timur. Adanya semakin banyak kompetitor yang juga menerapkan pinjaman berbasis kelompok baik koperasi maupun lembaga keuangan lainnya dan pandemic Covid 19 berdampak pada penurunan jumlah anggota pada koperasi ini yang cukup banyak. Salah satu indikator koperasi berkinerja baik adalah adanya peningkatan jumlah anggota, untuk itu koperasi ini berupaya berbagai cara untuk meningkatkan jumlah anggota, salah satunya yaitu dengan melakukan sosialisasi keberadaan koperasi pada masyarakat luas yang belum bergabung dengan koperasi ini. Hasil kegiatan sosialisasi ini menunjukkan banyak masyarakat sekitar koperasi ini yang belum mengetahui keberadaan koperasi ini sehingga mereka belum bergabung menjadi anggota koperasi. Bahkan pada umumnya mereka tidak paham tentang koperasi, menurut mereka menjadi anggota koperasi hanya untuk pinjam dana saja tidak perlu menyimpan, padahal sebuah koperasi adalah badan usaha bersama, dimana anggota berperan ganda baik sebagai pemilik maupun sebagai pengguna jasa koperasinya. Kegiatan sosialisasi ini harus terus menerus dan secara bersikenambungan dilakukan agar masyarakat di seluruh kota di provinsi Jawa Timur mengenal koperasi konsumen Setia Bhakti Wanita Jawa Timur ini dan mengajak masyarakat untuk berkoperasi karena dengan berkoperasi dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga
Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
Title: SOSIALISASI KEBERADAAN KOPERASI KONSUMEN SETIA BHAKTI WANITA JAWA TIMUR PADA KELOMPOK MASYARAKAT DI KOTA SURABAYA
Description:
Koperasi konsumen Setia Bhakti Wanita Jawa Timur merupakan salah satu koperasi di Surabaya yang menerapkan sistem tanggung renteng sehingga keanggotaannya harus berkelompok.
Pada akhir tahun 2023 jumlah anggota koperasi ini yaitu sekitar 10 ribu orang dan terbagi dalam 472 kelompok yang tersebar di wilayah provinsi Jawa Timur.
Adanya semakin banyak kompetitor yang juga menerapkan pinjaman berbasis kelompok baik koperasi maupun lembaga keuangan lainnya dan pandemic Covid 19 berdampak pada penurunan jumlah anggota pada koperasi ini yang cukup banyak.
Salah satu indikator koperasi berkinerja baik adalah adanya peningkatan jumlah anggota, untuk itu koperasi ini berupaya berbagai cara untuk meningkatkan jumlah anggota, salah satunya yaitu dengan melakukan sosialisasi keberadaan koperasi pada masyarakat luas yang belum bergabung dengan koperasi ini.
Hasil kegiatan sosialisasi ini menunjukkan banyak masyarakat sekitar koperasi ini yang belum mengetahui keberadaan koperasi ini sehingga mereka belum bergabung menjadi anggota koperasi.
Bahkan pada umumnya mereka tidak paham tentang koperasi, menurut mereka menjadi anggota koperasi hanya untuk pinjam dana saja tidak perlu menyimpan, padahal sebuah koperasi adalah badan usaha bersama, dimana anggota berperan ganda baik sebagai pemilik maupun sebagai pengguna jasa koperasinya.
Kegiatan sosialisasi ini harus terus menerus dan secara bersikenambungan dilakukan agar masyarakat di seluruh kota di provinsi Jawa Timur mengenal koperasi konsumen Setia Bhakti Wanita Jawa Timur ini dan mengajak masyarakat untuk berkoperasi karena dengan berkoperasi dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.
Related Results
PEMBERDAYAAN LEMBAGA KOPERASI DI KABUPATEN MUSI RAWAS
PEMBERDAYAAN LEMBAGA KOPERASI DI KABUPATEN MUSI RAWAS
Tujuan Peneli dalam penelitian ini adalah untuk menemukan model pemberdayaanlembaga koperasi yang ada di lokasi penelitian, dengan menggunakan metode deskriptifdan analisis dengan ...
MANAJEMEN KINERJA KOPERASI MITRA PERKEBUNAN (Studi Kasus Koperasi Batangan Babatn, Kamasa Alur Sakadi dan Batukng Basule)
MANAJEMEN KINERJA KOPERASI MITRA PERKEBUNAN (Studi Kasus Koperasi Batangan Babatn, Kamasa Alur Sakadi dan Batukng Basule)
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis manajemen kinerja koperasi mitra perkebunan. Bentuk penelitian ini adalah menggunakan deskriptif. Pengumpulan data menggunakan data ...
ANALISIS EFEKTIVITAS APLIKASI WARGAKU SURABAYA DALAM MENUNJANG PELAYANAN PUBLIK MASYARAKAT KOTA SURABAYA
ANALISIS EFEKTIVITAS APLIKASI WARGAKU SURABAYA DALAM MENUNJANG PELAYANAN PUBLIK MASYARAKAT KOTA SURABAYA
Era revolusi industri 4.0 telah memaksa dunia bergerak kedalam trend digital dan internet di berbagai lini kehidupan bermasyarakat. Hal ini telah direspons secara positif oleh peme...
Perkembangan koperasi di Jawa Timur
Perkembangan koperasi di Jawa Timur
Koperasi adalah lembaga sosial-ekonomi yang memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan kegiatan ekonomi kerakyatan, penanganan kemiskinan dan pengangguran di Provinsi Jawa...
Perkembangan koperasi di Jawa Timur
Perkembangan koperasi di Jawa Timur
Koperasi adalah lembaga sosial-ekonomi yang memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan kegiatan ekonomi kerakyatan, penanganan kemiskinan dan pengangguran di Provinsi Jawa...
Membangun Citra Koperasi Indonesia
Membangun Citra Koperasi Indonesia
Berdasarkan penjelasan Pasal 33 UUD 1945, secara eksplisit koperasi merupakan bangun perusahaan yang sesuai bagi perekonomian Indonesia. Secara yuridis selama UUD 1945 masih merupa...
KEWIRAUSAHAAN KOPERASI
KEWIRAUSAHAAN KOPERASI
Salah satu puncak pengakuan atas eksistensi koperasi di Indonesia semakin nyata saat terbentuknya Kabinet Pembangunan VII pada 1998, di mana telah terjadi penyempurnaan nama Depart...
Menelaah Koperasi Era Omnibus Law
Menelaah Koperasi Era Omnibus Law
Gagasan modernisasi koperasi bukan hal baru, gagasan ini muncul seiring dengan tuntutan globalisasi ekonomi yang menuntut peran koperasi untuk dapat bersaing dalam pertarungan pasa...

