Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KERUNTUHAN AKHLAK UMAT ISLAM DAN PENYELESAIAN MENURUT SAID NURSI DALAM RISALAH AL-NUR

View through CrossRef
Nabi Muhammad SAW diutuskan adalah untuk memperbaiki akhlak manusia. Akhlak adalah cerminan sesebuah negara. Bangsa yang berjaya ialah bangsa yang menjunjung nilai-nilai murni dan akhlak mulia. Persoalannya, adakah umat Islam hari ini benar-benar menghayati nilai-nilai akhlak yang ada dalam Islam yang boleh dicontohi oleh penganut agama lain? Adakah kemerosotan akhlak umat Islam hari ini berpunca daripada kejahilan mereka terhadap amalan agama mereka? Kajian ini cuba mengemukakan penyelesaian terhadap kemerosotan akhlak ummah menurut Said Nursi khususnya dalam tafsir Risalah al-Nur. Kajian ini adalah berbentuk kepustakaan dan akan dianalisis menggunakan kerangka analisis tekstual. Kajian ini mendapati penyelesaian terhadap kerosakan akhlak menurut Said Nursi ialah dengan memahami hakikat kejadian manusia, menghayati kepentingan Asma’ al-Husna serta memanfaatkan ilmu pengetahuan. Hal ini terbukti apabila Said Nursi dan tafsir Risalah al-Nur berjaya mempengaruhi pembentukan akhlak umat Islam di Turki pada masa itu serta membentuk gagasan pemikiran Islam yang lebih tulin, setelah beberapa abad diresapi faham Sekularisme di bawah kemimpinan Presiden Mustafa kamal al-Tarturk. Prophet Muhammad SAW was sent to improve the morality of humankind. Morality is a reflection of a nation. A successful nation is one that upholds noble values and morality.  The questions are, do the Muslims today truly appreciate the values of morality that exist in Islam that can be emulated by other religious followers? Does the decline in morality among the Muslims today stem from their ignorance on their religious practice?  This current study puts forth the solution on the decline in the morality of the ummah according to Said Nursi especially in the interpretation of Risalah al-Nur. This study adopts a library study and it will be analyzed using a textual analysis framework. This study found that the solution to moral corruption according to Said Nursi is to understand the nature of human events, appreciate the importance of Asma' al-Husna and utilize science. This is evident when Said Nursi and Risalah al-Nur successfully influenced the formation of Muslims’ morality in Turkey at the time, and formed the Islamic school of thought that was more genuine, after several years of secularism influence under the leadership of Mustafa Kamal al-Tarturk.
Title: KERUNTUHAN AKHLAK UMAT ISLAM DAN PENYELESAIAN MENURUT SAID NURSI DALAM RISALAH AL-NUR
Description:
Nabi Muhammad SAW diutuskan adalah untuk memperbaiki akhlak manusia.
Akhlak adalah cerminan sesebuah negara.
Bangsa yang berjaya ialah bangsa yang menjunjung nilai-nilai murni dan akhlak mulia.
Persoalannya, adakah umat Islam hari ini benar-benar menghayati nilai-nilai akhlak yang ada dalam Islam yang boleh dicontohi oleh penganut agama lain? Adakah kemerosotan akhlak umat Islam hari ini berpunca daripada kejahilan mereka terhadap amalan agama mereka? Kajian ini cuba mengemukakan penyelesaian terhadap kemerosotan akhlak ummah menurut Said Nursi khususnya dalam tafsir Risalah al-Nur.
Kajian ini adalah berbentuk kepustakaan dan akan dianalisis menggunakan kerangka analisis tekstual.
Kajian ini mendapati penyelesaian terhadap kerosakan akhlak menurut Said Nursi ialah dengan memahami hakikat kejadian manusia, menghayati kepentingan Asma’ al-Husna serta memanfaatkan ilmu pengetahuan.
Hal ini terbukti apabila Said Nursi dan tafsir Risalah al-Nur berjaya mempengaruhi pembentukan akhlak umat Islam di Turki pada masa itu serta membentuk gagasan pemikiran Islam yang lebih tulin, setelah beberapa abad diresapi faham Sekularisme di bawah kemimpinan Presiden Mustafa kamal al-Tarturk.
Prophet Muhammad SAW was sent to improve the morality of humankind.
Morality is a reflection of a nation.
A successful nation is one that upholds noble values and morality.
  The questions are, do the Muslims today truly appreciate the values of morality that exist in Islam that can be emulated by other religious followers? Does the decline in morality among the Muslims today stem from their ignorance on their religious practice?  This current study puts forth the solution on the decline in the morality of the ummah according to Said Nursi especially in the interpretation of Risalah al-Nur.
This study adopts a library study and it will be analyzed using a textual analysis framework.
This study found that the solution to moral corruption according to Said Nursi is to understand the nature of human events, appreciate the importance of Asma' al-Husna and utilize science.
This is evident when Said Nursi and Risalah al-Nur successfully influenced the formation of Muslims’ morality in Turkey at the time, and formed the Islamic school of thought that was more genuine, after several years of secularism influence under the leadership of Mustafa Kamal al-Tarturk.

Related Results

Konsep Pendidikan Akhlak Menurut Syekh Umar Bin Ahmad Baradja dalam Kitab Akhlak Lil Banin Relevansinya dengan Pendidikan Akhlak Masa Kini
Konsep Pendidikan Akhlak Menurut Syekh Umar Bin Ahmad Baradja dalam Kitab Akhlak Lil Banin Relevansinya dengan Pendidikan Akhlak Masa Kini
Abstract. Human quality can not only be measured in terms of scientific excellence and expertise alone, but also measured by the quality of morals. High knowledge without being acc...
Makna Diri Wanita Muslim Menerusi Pandangan Said Nursi
Makna Diri Wanita Muslim Menerusi Pandangan Said Nursi
This study aims to analyse the self-concept of Muslim women from the perspective of Badiuzzaman Said Nursi. This study uses a qualitative approach through document analysis. The ma...
Pendidikan Akhlak Dalam Perspektif Imam Al-Ghazali
Pendidikan Akhlak Dalam Perspektif Imam Al-Ghazali
Tujuan penelitian untuk membahas tentang pendidikan akhlak menurut Imam Al-Ghazali. Jenis penelitian ini yakni penelitian kepustakaan (library research), bercorak historis faktual ...
Elemen Kinesik, Kronemik, Paralinguistik dan Artifaktual dalam Dakwah: Kajian Komunikasi Bukan Lisan Badiuzzaman Said Nursi
Elemen Kinesik, Kronemik, Paralinguistik dan Artifaktual dalam Dakwah: Kajian Komunikasi Bukan Lisan Badiuzzaman Said Nursi
Komunikasi dakwah yang efektif meliputi komunikasi lisan dan bukan lisan. Seseorang komunikator Islam perlu mengambil kira faktor komunikasi bukan lisan ketika menyampaikan pesan d...
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
Makalah Kritik Seni "Musik Gereja dan Hymne"
MUSIK GEREJA DAN HYMNE A.Musik GerejaMusik gereja adalah penggunaan musik yang berkembang dan digunakan di gereja musik sangat penting dalam ibadah gereja, karena sebagian besar ke...
NILAI-NILAI PENDIDIKAN AKHLAK DALAM KITAB AL-ARBA’IN AL-NAWAWIYAH KARYA IMAM NAWAWI
NILAI-NILAI PENDIDIKAN AKHLAK DALAM KITAB AL-ARBA’IN AL-NAWAWIYAH KARYA IMAM NAWAWI
Penelitian ini membahas tentang nilai-nilai pendidikan akhlak dalam kitab al-Arba’in al-Nawawiyah karya Imam Nawawi. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan: (1) untuk mengetahui ni...
MUHAMMAD RASYID RIDHA: SEJARAH DAN PEMIKIRANNYA
MUHAMMAD RASYID RIDHA: SEJARAH DAN PEMIKIRANNYA
Abad ke-19 yang merupakan abad kebangkitan industri di dunia Barat telah memunculkan respon baru terutama bagi dunia pemikiran Islam. Respon itu muncul sebagai reaksi intelektual a...
PENDIDIKAN AKHLAK PERSPEKTIF AL-QUR’AN DALAM TAFSIR IBNU KATSIR DAN RELEVANSINYA TERHADAP PEMIKIRAN IBNU MISKAWAIH
PENDIDIKAN AKHLAK PERSPEKTIF AL-QUR’AN DALAM TAFSIR IBNU KATSIR DAN RELEVANSINYA TERHADAP PEMIKIRAN IBNU MISKAWAIH
Tulisan ini mengeksplorasi tentang pendidikan akhlak dalam pandangan Al-Qur’an menurut tafsir Ibnu Katsir dan relevansinya terhadap pemikiran pendidikan akhlak Ibnu Miskawaih. Akhl...

Back to Top