Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Elemen Kinesik, Kronemik, Paralinguistik dan Artifaktual dalam Dakwah: Kajian Komunikasi Bukan Lisan Badiuzzaman Said Nursi

View through CrossRef
Komunikasi dakwah yang efektif meliputi komunikasi lisan dan bukan lisan. Seseorang komunikator Islam perlu mengambil kira faktor komunikasi bukan lisan ketika menyampaikan pesan dakwah bagi menjamin komunikasi dakwah yang berkesan. Menurut sarjana, penguasaan dan kemahiran ilmu komunikasi bukan lisan oleh para pendakwah seperti bahasa pergerakan badan, penampilan, kemahiran berbahasa, bahan dan sarana dakwah dan sebagainya dapat membantu penghantaran sesuatu mesej dakwah secara lebih optimum dan berkesan. Pada abad ke-21, antara tokoh pendakwah yang berjaya dalam lapangan dakwah adalah Badiuzzaman Said Nursi. Antara faktor penerimaan masyarakat terhadap dakwah Said Nursi adalah penguasaan beliau dalam ilmu retorik (pemujukan) serta ilmu komunikasi bukan lisan, sehingga ia tersebar ke seluruh dunia. Maka kajian ini memfokuskan kajian berkenaan komunikasi dakwah efektif Badiuzzaman Said Nursi khusus dalam empat elemen komunikasi bukan lisan iaitu kinesik, kronemik, paralinguistik dan artifaktual. Metodologi kajian ini mengguna pakai kajian dokumen bagi pengumpulan data dengan mengaplikasikan pendekatan analisis kandungan bagi proses penganalisisan data. Hasil kajian memperlihatkan bahawa komunikasi dakwah efektif Said Nursi merangkumi sekurang-kurangnya 4 elemen komunikasi bukan lisan iaitu; (i) kinesik (ii) kronemik, (iii) paralinguistik, dan (iv) artifaktual. Dapatan kajian juga mendapati pengalaman berdakwah Badiuzzaman Said Nursi melalui kepelbagaian metode komunikasi khususnya 4 elemen komunikasi bukan lisan ini membantu menjulang nama beliau sebagai tokoh dakwah dan islah kontemporari, sehingga digelar ‘badiuzzaman’ iaitu keunggulan zaman. Kata kunci: Komunikasi dakwah, dakwah efektif, komunikasi bukan lisan, Badiuzzaman Said Nursi, Rasail an-Nur.
Title: Elemen Kinesik, Kronemik, Paralinguistik dan Artifaktual dalam Dakwah: Kajian Komunikasi Bukan Lisan Badiuzzaman Said Nursi
Description:
Komunikasi dakwah yang efektif meliputi komunikasi lisan dan bukan lisan.
Seseorang komunikator Islam perlu mengambil kira faktor komunikasi bukan lisan ketika menyampaikan pesan dakwah bagi menjamin komunikasi dakwah yang berkesan.
Menurut sarjana, penguasaan dan kemahiran ilmu komunikasi bukan lisan oleh para pendakwah seperti bahasa pergerakan badan, penampilan, kemahiran berbahasa, bahan dan sarana dakwah dan sebagainya dapat membantu penghantaran sesuatu mesej dakwah secara lebih optimum dan berkesan.
Pada abad ke-21, antara tokoh pendakwah yang berjaya dalam lapangan dakwah adalah Badiuzzaman Said Nursi.
Antara faktor penerimaan masyarakat terhadap dakwah Said Nursi adalah penguasaan beliau dalam ilmu retorik (pemujukan) serta ilmu komunikasi bukan lisan, sehingga ia tersebar ke seluruh dunia.
Maka kajian ini memfokuskan kajian berkenaan komunikasi dakwah efektif Badiuzzaman Said Nursi khusus dalam empat elemen komunikasi bukan lisan iaitu kinesik, kronemik, paralinguistik dan artifaktual.
Metodologi kajian ini mengguna pakai kajian dokumen bagi pengumpulan data dengan mengaplikasikan pendekatan analisis kandungan bagi proses penganalisisan data.
Hasil kajian memperlihatkan bahawa komunikasi dakwah efektif Said Nursi merangkumi sekurang-kurangnya 4 elemen komunikasi bukan lisan iaitu; (i) kinesik (ii) kronemik, (iii) paralinguistik, dan (iv) artifaktual.
Dapatan kajian juga mendapati pengalaman berdakwah Badiuzzaman Said Nursi melalui kepelbagaian metode komunikasi khususnya 4 elemen komunikasi bukan lisan ini membantu menjulang nama beliau sebagai tokoh dakwah dan islah kontemporari, sehingga digelar ‘badiuzzaman’ iaitu keunggulan zaman.
Kata kunci: Komunikasi dakwah, dakwah efektif, komunikasi bukan lisan, Badiuzzaman Said Nursi, Rasail an-Nur.

Related Results

BADIUZZAMAN SAID NURSI'S CONCEPT OF EFFECTIVE DAKWAH COMMUNICATION: A STUDY OF THE 4 ELEMENTS OF NON-VERBAL COMMUNICATION
BADIUZZAMAN SAID NURSI'S CONCEPT OF EFFECTIVE DAKWAH COMMUNICATION: A STUDY OF THE 4 ELEMENTS OF NON-VERBAL COMMUNICATION
Effective dakwah communication includes verbal and non-verbal communication. A Muslim communicator or a da’include should take into account various dakwah dissemination in this cas...
Strategi Dakwah Ustadz Ramdan Fawzi di Masa Pandemi
Strategi Dakwah Ustadz Ramdan Fawzi di Masa Pandemi
Abstrak.Da’i banyak yang mengamalkan dakwah menggunakan media sosial alternatif, salah satunya di platform YouTube. Kegiatan ini juga dilakukan oleh Ustadz Ramdan Fawzi dalam berda...
Dakwah Lintas Iman Sebagai Upaya Harmonisasi Agama: Studi Dakwah Lintas Iman Perpektif Sain An-Nursi
Dakwah Lintas Iman Sebagai Upaya Harmonisasi Agama: Studi Dakwah Lintas Iman Perpektif Sain An-Nursi
Penelitian ini adalah penelitian yang berbasis library reseach, penelitian ini bertema tentang “ Dakwah lintas sebagai upaya harmonisasi Agama : Studi Dakwah Lintas Iman perpektif ...
Riset Komunikasi Dakwah Berbasis Budaya Indonesia
Riset Komunikasi Dakwah Berbasis Budaya Indonesia
Buku ini mengemukakan berbagai topik-topik yang diangkat dari hasil penelitian dimulai konsep ‘riset dakwah’ dan ‘riset komunikasi dakwah’ dengan mengadakan penjelajahan wawasan ...
Makna Diri Wanita Muslim Menerusi Pandangan Said Nursi
Makna Diri Wanita Muslim Menerusi Pandangan Said Nursi
This study aims to analyse the self-concept of Muslim women from the perspective of Badiuzzaman Said Nursi. This study uses a qualitative approach through document analysis. The ma...
ANTROPOLOGI DAKWAH: Menimbang Sebuah Pendekatan Baru Studi Ilmu Dakwah
ANTROPOLOGI DAKWAH: Menimbang Sebuah Pendekatan Baru Studi Ilmu Dakwah
Abstrak: Antropologi dakwah adalah terminologi yang terdiri dari dua kata, yaitu antropologi dan dakwah. Seperti juga antropologi, dakwah merupakan salah satu disiplin ilmu. Bedany...
Strategi Dakwah Komunitas “Bikers Dakwah Bandung” dalam Membentuk Akhlak Anggota Komunitasnya
Strategi Dakwah Komunitas “Bikers Dakwah Bandung” dalam Membentuk Akhlak Anggota Komunitasnya
Abstract. The motorcycle community is often considered to be doing harassment on the streets such as bullying, bribes, and other negative actions, but the “Bikers Dakwah Bandung” c...
Model Komunikasi Dakwah di Desa Larangan Badung Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan
Model Komunikasi Dakwah di Desa Larangan Badung Kecamatan Palengaan Kabupaten Pamekasan
Masyarakat Madura dikenal dengan keakraban antar sesama manusia, selalu mengedepankan perilaku yang baik terhadap semua orang dan tidak pandang bulu, sopan santun yang dibudayakan ...

Back to Top