Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SELULOSA DARI AMPAS TEBU SEBAGAI ADSORBEN PADA MINYAK BEKAS PENGGORENGAN

View through CrossRef
Penggorengan minyak dapat menyebabkan asam lemak yang terdapat di dalamnya mengalami oksidasi menghasilkan senyawa yang berbahaya bagi kesehatan, diantaranya adalah senyawa peroksida, aldehid dan akrilamid. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk menghilangkan senyawa-senyawa berbahaya tersebut adalah dengan cara penggunaan adsorben. Akhir-akhir ini banyak dikembangkan adsorben yang berasal dari serat alami. Salah satunya adalah selulosa yang terkandung 40-50% dalam ampas tebu. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan selulosa dari ampas tebu sebagai adsorben pada minyak bekas penggorengan. Ekstraksi selulosa dari ampas tebu dilakukan dengan cara menambahkan 250 mL larutan NaOCl 0,735% dan 150 mL larutan NaOH 17,5 %. Pengujian adsorben dilakukan dengan cara menambahkan selulosa ke dalam minyak bekas penggorengan selama 1x24 jam dan 2x24 jam. Kemudian dilakukan pengukuran kualitas minyak goreng. Hasil pengujian menunjukkan bahwa perendaman minyak jelantah dengan menggunakan selulosa selama 2x24 jam dapat menurunkan bilangan asam sampai dengan 52,31% dan menurunkan bilangan peroksida mencapai 68,36%, akan tetapi nilai kadar airnya meningkat sebesar 45,29%. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa selulosa dari ampas tebu berpotensi sebagai adsorben pada minyak bekas penggorengan.Kata kunci: selulosa, ampas tebu, adsorben, minyak jelantah. 
Title: SELULOSA DARI AMPAS TEBU SEBAGAI ADSORBEN PADA MINYAK BEKAS PENGGORENGAN
Description:
Penggorengan minyak dapat menyebabkan asam lemak yang terdapat di dalamnya mengalami oksidasi menghasilkan senyawa yang berbahaya bagi kesehatan, diantaranya adalah senyawa peroksida, aldehid dan akrilamid.
Salah satu cara yang dapat digunakan untuk menghilangkan senyawa-senyawa berbahaya tersebut adalah dengan cara penggunaan adsorben.
Akhir-akhir ini banyak dikembangkan adsorben yang berasal dari serat alami.
Salah satunya adalah selulosa yang terkandung 40-50% dalam ampas tebu.
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan selulosa dari ampas tebu sebagai adsorben pada minyak bekas penggorengan.
Ekstraksi selulosa dari ampas tebu dilakukan dengan cara menambahkan 250 mL larutan NaOCl 0,735% dan 150 mL larutan NaOH 17,5 %.
Pengujian adsorben dilakukan dengan cara menambahkan selulosa ke dalam minyak bekas penggorengan selama 1x24 jam dan 2x24 jam.
Kemudian dilakukan pengukuran kualitas minyak goreng.
Hasil pengujian menunjukkan bahwa perendaman minyak jelantah dengan menggunakan selulosa selama 2x24 jam dapat menurunkan bilangan asam sampai dengan 52,31% dan menurunkan bilangan peroksida mencapai 68,36%, akan tetapi nilai kadar airnya meningkat sebesar 45,29%.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa selulosa dari ampas tebu berpotensi sebagai adsorben pada minyak bekas penggorengan.
Kata kunci: selulosa, ampas tebu, adsorben, minyak jelantah.
 .

Related Results

Perubahan Mutu Minyak Kelapa dan Minyak Sawit Selama Penggorengan
Perubahan Mutu Minyak Kelapa dan Minyak Sawit Selama Penggorengan
<p>Abstrak</p><p>Proses penggorengan akan menyebabkan perubahan mutu minyak akibat reaksi hidrolisis, oksidasi dan proses termal. Penelitian ini bertujuan untuk m...
ISOLASI LIMBAH AMPAS BATANG TEBU (SUGARCANE BAGASSE) SEBAGAI BAHAN BAKU ALTERNATIF SELULOSA
ISOLASI LIMBAH AMPAS BATANG TEBU (SUGARCANE BAGASSE) SEBAGAI BAHAN BAKU ALTERNATIF SELULOSA
Kebutuhan polimer alam untuk bahan serat, film, komposit maupun kemasan mendorong pengembangan material baru yang dapat terbiodegradasi bersumber dari alam, terutama produk samping...
Potensi Pemanfaatan Ampas Tebu sebagai Bahan Baku Pakan Ikan
Potensi Pemanfaatan Ampas Tebu sebagai Bahan Baku Pakan Ikan
Ampas tebu merupakan salah satu produk samping yang dihasilkan oleh industri gula dan belum dimanfaatkan secara optimal. Ampas tebu yang dihasilkan oleh proses produksi gula mencap...
Potensi Pemanfaatan Ampas Tebu sebagai Bahan Baku Pakan Ikan
Potensi Pemanfaatan Ampas Tebu sebagai Bahan Baku Pakan Ikan
Ampas tebu merupakan salah satu produk samping yang dihasilkan oleh industri gula dan belum dimanfaatkan secara optimal. Ampas tebu yang dihasilkan oleh proses produksi gula mencap...
KARAKTERISTIK BIOBRIKET AMPAS TEBU PT.MADUBARU PG MADUKISMO YOGYAKARTA
KARAKTERISTIK BIOBRIKET AMPAS TEBU PT.MADUBARU PG MADUKISMO YOGYAKARTA
Sebagai salah satu usaha untuk meminimalisir limbah ampas tebu dan tetes tebu (molase) di PT.Madubaru PG.Madukismo Kecamatan Kasihan Bantul Yogyakarta, dibutuhkan penanganan dan pe...
Efektifitas Arang Ampas Tebu Dalam Menurunkan Asam Lemak Bebas pada Minyak Jelantah
Efektifitas Arang Ampas Tebu Dalam Menurunkan Asam Lemak Bebas pada Minyak Jelantah
<em>Minyak goreng merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia sebagai media pengolahan bahan makanan. Penggunaan minyak goreng yang berulang dengan pemanasan pada suhu tingg...
Perancangan Desain Produk Alat Pemeras Tebu Elektrik dengan Menggunakan Metode Quality Deployment(QFD)
Perancangan Desain Produk Alat Pemeras Tebu Elektrik dengan Menggunakan Metode Quality Deployment(QFD)
Tebu merupakan tanaman yang mengandung sari gula. Alat pemeras tebu adalah sebuah alat yang berfungsi untuk memisahkan antara sari tebu dengan ampas tebu. Cara kerja mesin pemeras ...
OILINT: Sistem Deteksi Dini Kualitas Minyak Goreng Berbasis Perubahan Resistansi Sensor LDR
OILINT: Sistem Deteksi Dini Kualitas Minyak Goreng Berbasis Perubahan Resistansi Sensor LDR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan kualitas minyak goreng setelah digunakan berulang kali dengan mengukur nilai resistansinya menggunakan sistem sensor berbasis Ar...

Back to Top