Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PEMETAAN WILAYAH BAHAYA BANJIR DI KOTA SUNGAI PENUH

View through CrossRef
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk, 1) mengetahui tingkat bahaya banjir di Kota Sungai Penuh. 2) mengetahui Persebaran dan luas area bahaya banjir di Kota Sungai Penuh. 3) mengetahui distribusi spasial penduduk pada kawasan bahaya banjir di Kota Sungai Penuh. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pembobotan atau skoring. Luas wilayah peta administrasi di overlay dengan peta bahaya banjir, untuk menghitung distribusi penduduk = jumlah penduduk / jumlah piksel permukiman dalam administrasi. Temuan penelitian ini adalah wilayah tidak bahaya banjir dengan luas 12.343 ha (34%), bahaya banjir sedang dengan luas 4.276 ha (53%), bahaya banjir 4.276 ha (12%) sangat bahaya banjir dengan luas 505 ha dengan persentase (2%). Distribusi penduduk berdasarkan kelas sangat bahaya terdapat di Kecamatan Hamparan Rawang 13.384 jiwa dan yang paling rendah berada di Kecamatan Sungai Penuh 1.000 jiwa dalam bahaya banjir. Abstract This research of aims are 1) to know the hazard of flooding in Sungai Penuh. 2). Knowing spatial distibution and area flood hazard in Sungai Penuh. 3). To know spatial distribution of the population in the area of the hazard of flooding in Sungai Penuh. This research is quantitative research using weighting or skoring. Calculating area of hazard flooding in Sungai Penuh the overlay map of the administration with the flood hazard map, the distribution of the population = population / number of pixels in administrastion. The result of the research are 12,343 ha (34% no hazard of flooding area, 4,276 ha (53%) medium of hazard, 4,276 ha (12%) hight of hazard flooding and 505 ha (2%) very hight of hazard flooding. Population distribution based on class is very hazard, there are in Hamparan Rawang District 13,384 population and the lowest is in Sungai Penuh District 1,000 population in hazard flooding.
Title: PEMETAAN WILAYAH BAHAYA BANJIR DI KOTA SUNGAI PENUH
Description:
Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk, 1) mengetahui tingkat bahaya banjir di Kota Sungai Penuh.
2) mengetahui Persebaran dan luas area bahaya banjir di Kota Sungai Penuh.
3) mengetahui distribusi spasial penduduk pada kawasan bahaya banjir di Kota Sungai Penuh.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pembobotan atau skoring.
Luas wilayah peta administrasi di overlay dengan peta bahaya banjir, untuk menghitung distribusi penduduk = jumlah penduduk / jumlah piksel permukiman dalam administrasi.
Temuan penelitian ini adalah wilayah tidak bahaya banjir dengan luas 12.
343 ha (34%), bahaya banjir sedang dengan luas 4.
276 ha (53%), bahaya banjir 4.
276 ha (12%) sangat bahaya banjir dengan luas 505 ha dengan persentase (2%).
Distribusi penduduk berdasarkan kelas sangat bahaya terdapat di Kecamatan Hamparan Rawang 13.
384 jiwa dan yang paling rendah berada di Kecamatan Sungai Penuh 1.
000 jiwa dalam bahaya banjir.
Abstract This research of aims are 1) to know the hazard of flooding in Sungai Penuh.
2).
Knowing spatial distibution and area flood hazard in Sungai Penuh.
3).
To know spatial distribution of the population in the area of the hazard of flooding in Sungai Penuh.
This research is quantitative research using weighting or skoring.
Calculating area of hazard flooding in Sungai Penuh the overlay map of the administration with the flood hazard map, the distribution of the population = population / number of pixels in administrastion.
The result of the research are 12,343 ha (34% no hazard of flooding area, 4,276 ha (53%) medium of hazard, 4,276 ha (12%) hight of hazard flooding and 505 ha (2%) very hight of hazard flooding.
Population distribution based on class is very hazard, there are in Hamparan Rawang District 13,384 population and the lowest is in Sungai Penuh District 1,000 population in hazard flooding.

Related Results

pariwisata
pariwisata
Secara khusus, keunikan kota banjarmasin yakni kota yang puitis dengan sebutan kota seribu sungai. Posisi kota banjarmasin di kelilingi sungai-sungai besar yang sangat vital fungsi...
Penelusuran Limpasan Kejadian Banjir Sungai Padolo Di Kota Bima
Penelusuran Limpasan Kejadian Banjir Sungai Padolo Di Kota Bima
Kota Bima mengalami banjir besar tanggal 21 dan 23 Desember 2016. Banjir berasal luapan Sungai Padolo dan Sungai Melayu. Sungai Padolo memberikan dampak...
HUBUNGAN KEPATUHAN MENGKONSUMSI FE DENGAN KADAR HB PADA IBU HAMIL
HUBUNGAN KEPATUHAN MENGKONSUMSI FE DENGAN KADAR HB PADA IBU HAMIL
ABSTRAKBerdasarkan data Dinkes Kota Sungai Penuh Tahun 2017 kejadian anemia ibu hamil di Kota Sungai Penuh sebanyak 460 orang (6,5%), sedangkan di Wilayah Puskesmas Sungai Liuk Kot...
Evaluasi Banjir pada Pertemuan Dua Sungai di DAS Sumbawa
Evaluasi Banjir pada Pertemuan Dua Sungai di DAS Sumbawa
Penanganan sungai pada Daerah Aliran Sungai (DAS) harus dilakukan secara integral, tidak dilakukan secara parsial, guna menjadi dasar dalam evaluasi terhadap banjir. Pada Pertemuan...
Evaluasi Banjir pada Pertemuan Dua Sungai di DAS Sumbawa
Evaluasi Banjir pada Pertemuan Dua Sungai di DAS Sumbawa
Penanganan sungai pada Daerah Aliran Sungai (DAS) harus dilakukan secara integral, tidak dilakukan secara parsial, guna menjadi dasar dalam evaluasi terhadap banjir. Pada Pertemuan...
Mendeteksi kejadian banjir di sungai Tande Kabupaten Lingga dengan simulasi HEC-RAS
Mendeteksi kejadian banjir di sungai Tande Kabupaten Lingga dengan simulasi HEC-RAS
Sungai Tande merupakan sungai yang terletak di desa Daik Kabupaten Lingga dengan total panjang 9,41 km dan memiliki luas daerah aliran sungai (DAS) sebesar 3.170,42 ha. Penelitian ...
DESAIN TANGGUL SEBAGAI SOLUSI BANJIR DENGAN MODEL HIDRODINAMIK NUFSAW2D PADA DESA MAEN, SULAWESI UTARA
DESAIN TANGGUL SEBAGAI SOLUSI BANJIR DENGAN MODEL HIDRODINAMIK NUFSAW2D PADA DESA MAEN, SULAWESI UTARA
ABSTRACT The Maen Village, Minahasa Utara Regency, Province of North Sulawesi, is located adjacent to the sea and on the confluence of three rivers namely Maen Besar River, Maen Ke...

Back to Top