Javascript must be enabled to continue!
Penelusuran Limpasan Kejadian Banjir Sungai Padolo Di Kota Bima
View through CrossRef
Kota Bima mengalami banjir besar tanggal 21 dan 23 Desember 2016. Banjir berasal luapan Sungai Padolo dan Sungai Melayu. Sungai Padolo memberikan dampak banjir yang lebih besar dibandingkan Sungai Melayu. Penelusuran banjir di Sungai Padolo bertujuan mengetahui karakteristik sungai terhadap kejadian banjir dan membandingkan kondisi awal sebelum banjir dan pasca banjir. Sehingga perlu dilakukan penelusuran hidraulik untuk mendapatkan data profil muka air atau debit sepanjang ruas sungai. Simulasi pemodelan banjir dilakukan dengan menggunakan alat bantu perangkat lunak (software) HEC-RAS. Tipe aliran yang dipergunakan dalam simulasi HEC-RAS dapat berupa aliran permanen (steady flow) dan aliran tidak permanen (unsteady flow). Hasil penelusuran diharapkan dapat memberi informasi yang dapat dipertimbangkan dalam melaksanakan desain mitigasi yang sudah dan akan dilaksanakan. Analisa hidrologi menunjukkan beban hujan pada tanggal 21 Desember 2016 berada pada rentang kala ulang 25 sampai dengan 50 tahun. Simulasi HEC-RAS menunjukkan pada 21 Desember 2016 debit Sungai Pedolo dan anak sungai Sadia memberikan pengaruh banjir yang relatif sama terhadap kejadian banjir, sedang pada tanggal 23 Desember 2016 anak Sungai Sadia memberikan beban banjir dominan dibandingkan dengan Sungai Pedolo. Kapasitas maksimum Sungai Pedolo aadalah 64.5 mᶟ/det, diambil berdasarkan kemampuan penampang Sta. 556 di Kelurahan Paruga yang sudah penuh (fullbank capacity) pada debit tersebut. Penempatan saluran pengelak di Sungai Pedolo mampu mengurangi sejumlah titik perlu perhatian dan melimpas. Pengaruh rata-rata penurunan jumlah lokasi penampang titik lokasi melimpas sebanyak 43%. Penempatan tanggul pada Sungai Sadia mampu mengalirkan debit banjir kala ulang 25 tahunan.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Lampung
Title: Penelusuran Limpasan Kejadian Banjir Sungai Padolo Di Kota Bima
Description:
Kota Bima mengalami banjir besar tanggal 21 dan 23 Desember 2016.
Banjir berasal luapan Sungai Padolo dan Sungai Melayu.
Sungai Padolo memberikan dampak banjir yang lebih besar dibandingkan Sungai Melayu.
Penelusuran banjir di Sungai Padolo bertujuan mengetahui karakteristik sungai terhadap kejadian banjir dan membandingkan kondisi awal sebelum banjir dan pasca banjir.
Sehingga perlu dilakukan penelusuran hidraulik untuk mendapatkan data profil muka air atau debit sepanjang ruas sungai.
Simulasi pemodelan banjir dilakukan dengan menggunakan alat bantu perangkat lunak (software) HEC-RAS.
Tipe aliran yang dipergunakan dalam simulasi HEC-RAS dapat berupa aliran permanen (steady flow) dan aliran tidak permanen (unsteady flow).
Hasil penelusuran diharapkan dapat memberi informasi yang dapat dipertimbangkan dalam melaksanakan desain mitigasi yang sudah dan akan dilaksanakan.
Analisa hidrologi menunjukkan beban hujan pada tanggal 21 Desember 2016 berada pada rentang kala ulang 25 sampai dengan 50 tahun.
Simulasi HEC-RAS menunjukkan pada 21 Desember 2016 debit Sungai Pedolo dan anak sungai Sadia memberikan pengaruh banjir yang relatif sama terhadap kejadian banjir, sedang pada tanggal 23 Desember 2016 anak Sungai Sadia memberikan beban banjir dominan dibandingkan dengan Sungai Pedolo.
Kapasitas maksimum Sungai Pedolo aadalah 64.
5 mᶟ/det, diambil berdasarkan kemampuan penampang Sta.
556 di Kelurahan Paruga yang sudah penuh (fullbank capacity) pada debit tersebut.
Penempatan saluran pengelak di Sungai Pedolo mampu mengurangi sejumlah titik perlu perhatian dan melimpas.
Pengaruh rata-rata penurunan jumlah lokasi penampang titik lokasi melimpas sebanyak 43%.
Penempatan tanggul pada Sungai Sadia mampu mengalirkan debit banjir kala ulang 25 tahunan.
.
Related Results
Kajian Penelusuran Banjir Batang Tambuo
Kajian Penelusuran Banjir Batang Tambuo
Batang Tambuo adalah sebuah sungai yang mengalir melewati di Kecamatan Aur Birugo, Kota Bukittinggi. Daerah Aliran Sungai Batang (DAS) Tambuo ini sering kali mengalami banjir. Musi...
ANALISIS CURAH HUJAN PENYEBAB BANJIR BANDANG DI UJUNG BERUNG, BANDUNG
ANALISIS CURAH HUJAN PENYEBAB BANJIR BANDANG DI UJUNG BERUNG, BANDUNG
Banjir bandang di Ujungberung terjadi sebanyak 3 kali selama tahun 2019. Kejadian banjir ini terjadi pada sungai yang sama. Kejadian banjir tersebut disebabkan oleh hujan yang sang...
MENGATASI LIMPASAN BANJIR DENGAN METODE MODIFIKASI DAN REROUTE SALURAN
MENGATASI LIMPASAN BANJIR DENGAN METODE MODIFIKASI DAN REROUTE SALURAN
ABSTRAK Â Salah satu permasalahan yang dihadapi di kawasan kilang pengolahan minyak Balikpapan adalah masalah limpasan banjir dari kawasan pemukiman penduduk dan dari lingkungan ko...
Evaluasi Kapasitas Saluran Drainase untuk Pengendalian Limpasan Permukaan (Studi Kasus: Sisi Selatan Desa Kaliwungu)
Evaluasi Kapasitas Saluran Drainase untuk Pengendalian Limpasan Permukaan (Studi Kasus: Sisi Selatan Desa Kaliwungu)
Limpasan permukaan merupakan salah satu permasalahan yang kerap terjadi di Desa Kaliwungu, Kecamatan Jombang. Limpasan permukaan ini diakibatkan oleh hujan dengan intensitas yang t...
DESAIN TANGGUL SEBAGAI SOLUSI BANJIR DENGAN MODEL HIDRODINAMIK NUFSAW2D PADA DESA MAEN, SULAWESI UTARA
DESAIN TANGGUL SEBAGAI SOLUSI BANJIR DENGAN MODEL HIDRODINAMIK NUFSAW2D PADA DESA MAEN, SULAWESI UTARA
ABSTRACT The Maen Village, Minahasa Utara Regency, Province of North Sulawesi, is located adjacent to the sea and on the confluence of three rivers namely Maen Besar River, Maen Ke...
Analisis Kepercayaan Konsumen pada JNE Cabang Padolo Talabiu Kabupaten Bima
Analisis Kepercayaan Konsumen pada JNE Cabang Padolo Talabiu Kabupaten Bima
Tujuan penelitian ini untuk meneliti, menelaah dan mendeskripsikan tingkat kepercayaan konsumen pada JNE Cabang Padolo Talabiu Kabupaten Bima. Lokasi penelitian dalam penelitian in...
PEMETAAN WILAYAH BAHAYA BANJIR DI KOTA SUNGAI PENUH
PEMETAAN WILAYAH BAHAYA BANJIR DI KOTA SUNGAI PENUH
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk, 1) mengetahui tingkat bahaya banjir di Kota Sungai Penuh. 2) mengetahui Persebaran dan luas area bahaya banjir di Kota Sungai Penuh. 3...
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN REVITALISASI KOTA TANPA KUMUH NEIGBORHOOD UPGRADING AND SHELTER SECTOR PROJECT (NUSSP) DI KOTA BIMA
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN REVITALISASI KOTA TANPA KUMUH NEIGBORHOOD UPGRADING AND SHELTER SECTOR PROJECT (NUSSP) DI KOTA BIMA
Judul penelitian ini adalah : “Implementasi Kebijakan Revitalisasi Kota Tanpa Kumuh Neigborhood Upgrading And Shelter Sector Project (NUSSP) di Kota Bima. Dengan tujuan untuk m...

