Javascript must be enabled to continue!
Mendeteksi kejadian banjir di sungai Tande Kabupaten Lingga dengan simulasi HEC-RAS
View through CrossRef
Sungai Tande merupakan sungai yang terletak di desa Daik Kabupaten Lingga dengan total panjang 9,41 km dan memiliki luas daerah aliran sungai (DAS) sebesar 3.170,42 ha. Penelitian ini bertujuan menentukan profil tinggi muka air banjir di Sungai Tande sehingga dapat dijadikan acuan oleh pihak terkait untuk mendeteksi kejadian banjir yang berpotensi terjadi di kawasan pemukiman di sekitar Sungai Tande. Analisis profil muka air banjir di Sungai Tande dilakukan menggunakan program HEC-RAS dengan asumsi aliran tetap, sehingga dapat dideteksi lokasi dan besarnya ketinggian kejadian banjir pada ruas sungai yang disimulasi. Perhitungan debit banjir rencana dilakukan dengan metode hidrograf satuan sintetik (HSS) Nakayasu. Besarnya debit banjir kala ulang 1,01 tahun adalah 16,191 m3/s; 1,25 tahun (23,9 m3/s), 2 tahun (28,9 m3/s), 5 tahun (34,2 m3/s), 10 tahun (37,2 m3/s), 25 tahun (40,3 m3/s), 50 tahun (42,4 m3/s), dan 100 tahun (44,2 m3/s). Menggunakan data debit kala ulang dan data penampang sungai Tande, simulasi muka air sungai dengan aplikasi HEC-RAS menghasilkan : tidak terjadi banjir pada debit kala ulang 1.01 tahun dan mulai terjadi pada debit kala ulang 1,25 tahun (penampang D38 kanan setinggi 14 cm). Deteksi kejadian banjir pada debit kala ulang 2 tahun (penampang D38 setinggi 17 cm); 5 tahun (ada 17 penampang dengan kisaran banjir setinggi 8-35 cm); 10 tahun (ada 20 penampang dengan kisaran banjir setinggi 12-40 cm); 25 tahun (ada 24 penampang dengan kisaran banjir setinggi 14-46 cm); 50 tahun (ada 30 penampang dengan kisaran banjir setinggi 14-55 cm); dan 100 tahun (ada 32 penampang dengan kisarang banjir setinggi 18-59 cm).
Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Riau
Title: Mendeteksi kejadian banjir di sungai Tande Kabupaten Lingga dengan simulasi HEC-RAS
Description:
Sungai Tande merupakan sungai yang terletak di desa Daik Kabupaten Lingga dengan total panjang 9,41 km dan memiliki luas daerah aliran sungai (DAS) sebesar 3.
170,42 ha.
Penelitian ini bertujuan menentukan profil tinggi muka air banjir di Sungai Tande sehingga dapat dijadikan acuan oleh pihak terkait untuk mendeteksi kejadian banjir yang berpotensi terjadi di kawasan pemukiman di sekitar Sungai Tande.
Analisis profil muka air banjir di Sungai Tande dilakukan menggunakan program HEC-RAS dengan asumsi aliran tetap, sehingga dapat dideteksi lokasi dan besarnya ketinggian kejadian banjir pada ruas sungai yang disimulasi.
Perhitungan debit banjir rencana dilakukan dengan metode hidrograf satuan sintetik (HSS) Nakayasu.
Besarnya debit banjir kala ulang 1,01 tahun adalah 16,191 m3/s; 1,25 tahun (23,9 m3/s), 2 tahun (28,9 m3/s), 5 tahun (34,2 m3/s), 10 tahun (37,2 m3/s), 25 tahun (40,3 m3/s), 50 tahun (42,4 m3/s), dan 100 tahun (44,2 m3/s).
Menggunakan data debit kala ulang dan data penampang sungai Tande, simulasi muka air sungai dengan aplikasi HEC-RAS menghasilkan : tidak terjadi banjir pada debit kala ulang 1.
01 tahun dan mulai terjadi pada debit kala ulang 1,25 tahun (penampang D38 kanan setinggi 14 cm).
Deteksi kejadian banjir pada debit kala ulang 2 tahun (penampang D38 setinggi 17 cm); 5 tahun (ada 17 penampang dengan kisaran banjir setinggi 8-35 cm); 10 tahun (ada 20 penampang dengan kisaran banjir setinggi 12-40 cm); 25 tahun (ada 24 penampang dengan kisaran banjir setinggi 14-46 cm); 50 tahun (ada 30 penampang dengan kisaran banjir setinggi 14-55 cm); dan 100 tahun (ada 32 penampang dengan kisarang banjir setinggi 18-59 cm).
Related Results
Penelusuran Limpasan Kejadian Banjir Sungai Padolo Di Kota Bima
Penelusuran Limpasan Kejadian Banjir Sungai Padolo Di Kota Bima
Kota Bima mengalami banjir besar tanggal 21 dan 23 Desember 2016. Banjir berasal luapan Sungai Padolo dan Sungai Melayu. Sungai Padolo memberikan dampak...
CLIMATE-2019 Program committee
CLIMATE-2019 Program committee
NOTITLE. Chairman
Mokhov Igor
RAS academecian, Dr. Sci., Professor
...
pariwisata
pariwisata
Secara khusus, keunikan kota banjarmasin yakni kota yang puitis dengan sebutan kota seribu sungai. Posisi kota banjarmasin di kelilingi sungai-sungai besar yang sangat vital fungsi...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
LINGGA BERHIAS PADMA ASTADALA
LINGGA BERHIAS PADMA ASTADALA
Worship of Lord Siwa with medium lingga is very popular in Bali, evidenced by the large number of lingga on holy places in Bali, with various forms. The purpose of this study was t...
Are Cervical Ribs Indicators of Childhood Cancer? A Narrative Review
Are Cervical Ribs Indicators of Childhood Cancer? A Narrative Review
Abstract
A cervical rib (CR), also known as a supernumerary or extra rib, is an additional rib that forms above the first rib, resulting from the overgrowth of the transverse proce...
DESAIN TANGGUL SEBAGAI SOLUSI BANJIR DENGAN MODEL HIDRODINAMIK NUFSAW2D PADA DESA MAEN, SULAWESI UTARA
DESAIN TANGGUL SEBAGAI SOLUSI BANJIR DENGAN MODEL HIDRODINAMIK NUFSAW2D PADA DESA MAEN, SULAWESI UTARA
ABSTRACT The Maen Village, Minahasa Utara Regency, Province of North Sulawesi, is located adjacent to the sea and on the confluence of three rivers namely Maen Besar River, Maen Ke...
FLOOD MODELLING OF BADENG RIVER USING HEC-RAS IN SINGOJURUH SUB DISTRICT, BANYUWANGI REGENCY, EAST JAVA, INDONESIA
FLOOD MODELLING OF BADENG RIVER USING HEC-RAS IN SINGOJURUH SUB DISTRICT, BANYUWANGI REGENCY, EAST JAVA, INDONESIA
The flood disaster is a severe threat in Indonesia due to the enormous impacts on environmental degradation, social and economic sectors. One flood event due to the overflow is the...

