Javascript must be enabled to continue!
Fluktuasi Fitoplankton pada Kawasan Konservasi Rajungan Perairan Betahwalang Demak
View through CrossRef
Phytoplankton is an organism that had an effect on life waters and can be used as the parameters in monitoring water quality. Distribution of phytoplankton in the waters can be for biomonitoring which can be used to make protection zone. This study will examine the distribution and composition of phytoplankton in The crab conservation area in Betahwalang Waters, Demak. This research divided into three stations in estuaries and the sea s. Each sampling was done once a month. Samples were taken using a plankton net. The results found three classes of phytoplankton, namely Bacillariophyceae class, Cyanophyceae class and Dinophyceae class. The number of genera found in the river area (37 genera), at the estuary station as much (38 genera) and the sea station as much (31 genera). Fluctuation in phytoplankton abundance at each station is quite varied. The abundance of phytoplankton in January was 1.030.400 cells/L, in February it was 936.800 cells/L, and in March it was 643.600 cells/L. The highest abundance occurs in the estuary area, then the river and the lowest in the sea. The value of species diversity index (H ') is in the range of 2.57-3.03. Uniformity index values range from 0.86 to 0.94. The dominance index from 0.06 to 0.14. Factors affecting the abundance and dominance of phytoplankton are water conditions and the rainy season. Fitoplankton merupakan organisme yang mempunyai pengaruh besar terhadap kehidupan di suatu perairan baik langsung maupun tidak langsung dan dijadikan sebagai salah satu parameter dalam pemantauan kualitas perairan.Fitoplankton di perairan dapat dijadikan suatu ukuran bahwa Kawasan tersebut dapat dijadikan sebagai zona perlindungan biota.Penelitian ini mengkaji fluktuasi fitolankton pada Kawasan konservasi rajungan di Perairan Betahwalang, Demak. Penelitian ini dilakukan pada 3 stasiun yang terletak disungai, muara sungai, dan laut. Pengambilan sampel dilakukan setiap bulan selama tiga bulan menggunakan planktonnet. Hasil penelitian ditemukan 3 kelas yaitu kelas Bacillariophyceae, Cyanophyceae dan Dinophyceae.Jumlah genus yang ditemukan pada area sungai, muara sungai dan laut berturut-turut 37 genus, 38 genus dan 31 genus. Fluktuasi kelimpahan fitoplankton di setiap stasiun cukup bervariasi.Kelimpahan fitoplankton pada bulan Januari sebesar 1.030.400 sel/L, pada bulan Februari sebesar 936.800 sel/L, dan pada bulan Maret sebesar 643.600 sel/L. Kelimpahan tertinggi terjadi pada daerah muara, kemudian sungai dan terendah di laut. Sedangkan nilai indeks keanekaragaman jenis (H’) berada pada kisaran 2,57-3,03. Nilai indeks keseragaman berkisar 0,86-0,94. Sedangkan indeks dominasi berkisar 0,06-0,14. Faktor yang mempengaruhi kelimpahan dan dominasi fitoplankton adalah kondisi perairan dan musim hujan.
Institute of Research and Community Services Diponegoro University (LPPM UNDIP)
Title: Fluktuasi Fitoplankton pada Kawasan Konservasi Rajungan Perairan Betahwalang Demak
Description:
Phytoplankton is an organism that had an effect on life waters and can be used as the parameters in monitoring water quality.
Distribution of phytoplankton in the waters can be for biomonitoring which can be used to make protection zone.
This study will examine the distribution and composition of phytoplankton in The crab conservation area in Betahwalang Waters, Demak.
This research divided into three stations in estuaries and the sea s.
Each sampling was done once a month.
Samples were taken using a plankton net.
The results found three classes of phytoplankton, namely Bacillariophyceae class, Cyanophyceae class and Dinophyceae class.
The number of genera found in the river area (37 genera), at the estuary station as much (38 genera) and the sea station as much (31 genera).
Fluctuation in phytoplankton abundance at each station is quite varied.
The abundance of phytoplankton in January was 1.
030.
400 cells/L, in February it was 936.
800 cells/L, and in March it was 643.
600 cells/L.
The highest abundance occurs in the estuary area, then the river and the lowest in the sea.
The value of species diversity index (H ') is in the range of 2.
57-3.
03.
Uniformity index values range from 0.
86 to 0.
94.
The dominance index from 0.
06 to 0.
14.
Factors affecting the abundance and dominance of phytoplankton are water conditions and the rainy season.
Fitoplankton merupakan organisme yang mempunyai pengaruh besar terhadap kehidupan di suatu perairan baik langsung maupun tidak langsung dan dijadikan sebagai salah satu parameter dalam pemantauan kualitas perairan.
Fitoplankton di perairan dapat dijadikan suatu ukuran bahwa Kawasan tersebut dapat dijadikan sebagai zona perlindungan biota.
Penelitian ini mengkaji fluktuasi fitolankton pada Kawasan konservasi rajungan di Perairan Betahwalang, Demak.
Penelitian ini dilakukan pada 3 stasiun yang terletak disungai, muara sungai, dan laut.
Pengambilan sampel dilakukan setiap bulan selama tiga bulan menggunakan planktonnet.
Hasil penelitian ditemukan 3 kelas yaitu kelas Bacillariophyceae, Cyanophyceae dan Dinophyceae.
Jumlah genus yang ditemukan pada area sungai, muara sungai dan laut berturut-turut 37 genus, 38 genus dan 31 genus.
Fluktuasi kelimpahan fitoplankton di setiap stasiun cukup bervariasi.
Kelimpahan fitoplankton pada bulan Januari sebesar 1.
030.
400 sel/L, pada bulan Februari sebesar 936.
800 sel/L, dan pada bulan Maret sebesar 643.
600 sel/L.
Kelimpahan tertinggi terjadi pada daerah muara, kemudian sungai dan terendah di laut.
Sedangkan nilai indeks keanekaragaman jenis (H’) berada pada kisaran 2,57-3,03.
Nilai indeks keseragaman berkisar 0,86-0,94.
Sedangkan indeks dominasi berkisar 0,06-0,14.
Faktor yang mempengaruhi kelimpahan dan dominasi fitoplankton adalah kondisi perairan dan musim hujan.
Related Results
KONDISI PERAIRAN SUNGAI MOROSARI DEMAK PADA LOKASI YANG BERBEDA DITINJAU DARI KANDUNGAN KLOROFIL-a, NITRAT, FOSFAT, DAN FITOPLANKTON
KONDISI PERAIRAN SUNGAI MOROSARI DEMAK PADA LOKASI YANG BERBEDA DITINJAU DARI KANDUNGAN KLOROFIL-a, NITRAT, FOSFAT, DAN FITOPLANKTON
ABSTRAK Sungai Morosari berada di Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Perairan ini digunakan untuk pembuangan limbah domestik maupun industri, jalur lalu lintas perahu nelayan, kawa...
Kesuburan Perairan dan Komunitas Fitoplankton Danau Toba di Wilayah Kecamatan Ajibata Kabupaten Toba Samosir
Kesuburan Perairan dan Komunitas Fitoplankton Danau Toba di Wilayah Kecamatan Ajibata Kabupaten Toba Samosir
In order to determine the waters fertility and Phytoplankton abundance of Lake Toba in the Ajibata District, and to compare them with other sub-districts in Lake Toba, this study w...
PEMANFAATAN GOOGLE MAPS SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA PELESTARIAN BENDA PENINGGALAN SEJARAH DI KOTA SEMARANG
PEMANFAATAN GOOGLE MAPS SEBAGAI ALTERNATIF MEDIA PELESTARIAN BENDA PENINGGALAN SEJARAH DI KOTA SEMARANG
Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah belum adanya model konservasi cagar budaya yang terjadi dengan cepat dan mudah bagi masyarakat sebagai prasyarat konservasi peninggal...
Analisis Supply Chain Management Komoditas Rajungan di Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon
Analisis Supply Chain Management Komoditas Rajungan di Kecamatan Gebang Kabupaten Cirebon
Rajungan merupakan salah satu spesies sumber daya pesisir di Indonesia yang dari tahun ke tahun nilai ekonominya terus mengalami peningkatan, hal ini dikarenakan tingginya perminta...
Acta Aquatica: Terbitan Perdana Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu-Ilmu Perairan
Acta Aquatica: Terbitan Perdana Jurnal Ilmiah Bidang Ilmu-Ilmu Perairan
Terimakasih atas bantuan dan dukungan dari segala pihak sehingga kami dengan berbangga hati dapat menerbitkan edisi perdana dari jurnal Acta Aquatica ini. Jurnal ini merupakan sala...
Kasultanan Demak
Kasultanan Demak
Tionghoa Muslim memainkan peran penting dalam perkembangan Islam di Indonesia, khususnya di Jawa. Beberapa kajian ilmiah tentang kehidupan sosial Tionghoa telah dilakukan. Khususny...
ISUE STRATEGIS KAWASAN HUTAN PADA PENYUSUNAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH
ISUE STRATEGIS KAWASAN HUTAN PADA PENYUSUNAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH
Tata ruang adalah wujud dari struktur ruang dan pola ruang; Pola ruang adalah distribusi peruntukan ruang dalam suatu wilayah. Penetapan Kawasan Hutan adalah suatu penegasan tentan...
Kearifan Lokal Arsitektur Masjid Demakan
Kearifan Lokal Arsitektur Masjid Demakan
Penelitian ini dilatarbelakangi dari keberadaan Masjid Agung Demak yang merupakan masjid pertama di Kabupaten Demak. Masjid yang telah berdiri sejak tahun 1479 M ini memiliki arsit...

