Javascript must be enabled to continue!
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PENGETAHUAN DENGAN STIGMA MASYARAKAT TENTANG KOINFEKSI TUBERCOLOSIS HUMAN IMMUNODEFECIENCY VIRUS
View through CrossRef
Tuberkulosis dan virus human immunodeficiency virus (HIV) merupakan dua masalah kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian didunia. Stigma mengenai HIV menjadi hambatan utama pengobatan. Banyak ditemukan HIV positif menimbulkan pernyataan dan bagaimana pandagan masyarakat di kota parepare. Penelitianini bertujuan untuk mngetahui hubungan karakteristik, pengtahuan dengan stigma masyarakat tentang koinfeksi TB-HIV di Kota Parepare. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancagan penelitian cross sectional study yaitu suatu rancangan penelitian yang mempelajari hubungan antara variabel independen (karakteristik respnden dan tingkat pengetahuan) dengan varibel dependen (stigma masyarakat tentang koinfeksi TB-HIV) pada saat yang bersamaan. Analisis bivariat (chi-square) digunakan untuk menentukan hubungan karakteristik, pegetahuan degan stigma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stigma masih tinggi pada masyarakat. Uji chi-square menunjukkan terdapat hubungan (p<0,05) antara karakteristik berdasarkan umur dengan stigma, karakteristik berdasarkan pekerjaan degan stigma, karakteristik berdasarkan jenis kelamin dengan stigma, karakteristik berdasarkan pendidikan dengan stigma, karakteristik berdasarkan perkawinan dengan stigma serta pengtahuan dengan stigma.
Universitas Muhammadiyah Parepare
Title: HUBUNGAN KARAKTERISTIK PENGETAHUAN DENGAN STIGMA MASYARAKAT TENTANG KOINFEKSI TUBERCOLOSIS HUMAN IMMUNODEFECIENCY VIRUS
Description:
Tuberkulosis dan virus human immunodeficiency virus (HIV) merupakan dua masalah kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian didunia.
Stigma mengenai HIV menjadi hambatan utama pengobatan.
Banyak ditemukan HIV positif menimbulkan pernyataan dan bagaimana pandagan masyarakat di kota parepare.
Penelitianini bertujuan untuk mngetahui hubungan karakteristik, pengtahuan dengan stigma masyarakat tentang koinfeksi TB-HIV di Kota Parepare.
Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancagan penelitian cross sectional study yaitu suatu rancangan penelitian yang mempelajari hubungan antara variabel independen (karakteristik respnden dan tingkat pengetahuan) dengan varibel dependen (stigma masyarakat tentang koinfeksi TB-HIV) pada saat yang bersamaan.
Analisis bivariat (chi-square) digunakan untuk menentukan hubungan karakteristik, pegetahuan degan stigma.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa stigma masih tinggi pada masyarakat.
Uji chi-square menunjukkan terdapat hubungan (p<0,05) antara karakteristik berdasarkan umur dengan stigma, karakteristik berdasarkan pekerjaan degan stigma, karakteristik berdasarkan jenis kelamin dengan stigma, karakteristik berdasarkan pendidikan dengan stigma, karakteristik berdasarkan perkawinan dengan stigma serta pengtahuan dengan stigma.
Related Results
Stigma Masyarakat Terhadap Gangguan Jiwa: Literature Review
Stigma Masyarakat Terhadap Gangguan Jiwa: Literature Review
AbstractMental disorders are disorders that occur in the brain which are characterized by distrurbed behavior, thinking processes, emotions, and perceptions. The stigma attached to...
Hubungan antara Tingkat Pengetahuan dan Stigma Masyarakat terhadap Penderita COVID-19 di Kecamatan Karawang Timur
Hubungan antara Tingkat Pengetahuan dan Stigma Masyarakat terhadap Penderita COVID-19 di Kecamatan Karawang Timur
Abstract. The emergence of the COVID-19 outbreak has many impacts on people's lives around the world, including social stigma and discrimination against COVID-19 sufferers from the...
Evaluasi peningkatan pengetahuan tentang HIV/AIDS dan sikap terhadap ODHA di SMK Gelora Jaya Nusantara
Evaluasi peningkatan pengetahuan tentang HIV/AIDS dan sikap terhadap ODHA di SMK Gelora Jaya Nusantara
Background: HIV/AIDS remains a global health problem in Indonesia, with major barriers being misunderstandings, social stigma, and ineffective educational approaches. The level of ...
MENGURAI KOMPLEKSITAS PENGELOLAAN KOINFEKSI TUBERKULOSIS PADA PENDERITA HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV): TANTANGAN DAN SOLUSI TERKINI
MENGURAI KOMPLEKSITAS PENGELOLAAN KOINFEKSI TUBERKULOSIS PADA PENDERITA HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV): TANTANGAN DAN SOLUSI TERKINI
Tuberkulosis (TB) adalah infeksi oportunis pada pasien dengan HIV yang menjadi salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Koinfeksi TB-HIV terjadi ketika seseorang mengid...
Stigma in coronavirus disease-19 survivors in Kashmir, India: A cross-sectional exploratory study
Stigma in coronavirus disease-19 survivors in Kashmir, India: A cross-sectional exploratory study
Background
Coronavirus disease-19 (COVID-19) has not only spawned a lot of stigma and discrimination towards its survivors but also to their corpses. We aimed to assess the magnitu...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Interactions Between Human Immunodeficiency Virus–1, Hepatitis Delta Virus and Hepatitis B Virus Infections in 260 Chronic Carriers of Hepatitis B Virus
Interactions Between Human Immunodeficiency Virus–1, Hepatitis Delta Virus and Hepatitis B Virus Infections in 260 Chronic Carriers of Hepatitis B Virus
To evaluate the factors determining the severity of chronic hepatitis B virus infection and the interactions of human immunodeficiency virus and hepatitis delta virus infections, w...

