Javascript must be enabled to continue!
Hubungan antara Tingkat Pengetahuan dan Stigma Masyarakat terhadap Penderita COVID-19 di Kecamatan Karawang Timur
View through CrossRef
Abstract. The emergence of the COVID-19 outbreak has many impacts on people's lives around the world, including social stigma and discrimination against COVID-19 sufferers from the community or people around them. The formation of stigma in society can be influenced by several factors, including knowledge. COVID-19 is a new disease, so public knowledge about COVID-19 is still very minimal. This causes the emergence of fear or concern in the community regarding the disease. This study aims to determine the relationship between the level of knowledge and community stigma against COVID-19 in East Karawang District. The research method is an observational analysis using a cross-sectional design. Data analysis using Chi Square test. The research sample was 150 people in Karawang City, which were taken by purposive sampling. The research data was taken using an instrument in the form of a questionnaire. The results showed that most of the people in East Karawang District had a good level of knowledge (84%) and negative stigma towards COVID-19 sufferers (50.7%). The results of the statistical test showed that there was a significant relationship between the level of knowledge and the stigma of society towards people with COVID-19 in East Karawang District (p<0.05). The high rate of transmission and death caused by COVID-19 can cause fear and anxiety and result in the emergence of a negative stigma against COVID-19 sufferers, even though the level of public knowledge is already good.
Abstrak. Wabah COVID-19 memiliki banyak dampak terhadap kehidupan masyarakat di seluruh dunia, diantaranya berupa stigma sosial dan diskriminasi terhadap penderita COVID-19 dari masyarakat atau orang-orang sekitarnya. Terbentuknya stigma dalam masyarakat dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya pengetahuan. COVID-19 merupakan penyakit yang baru sehingga pengetahuan masyarakat mengenai COVID-19 masih sangat minimal. Hal tersebut menyebabkan munculnya ketakutan ataupun kekhawatiran di masyarakat terkait penyakit tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan stigma masyarakat terhadap COVID-19 di Kecamatan Karawang Timur. Penelitian berupa analisis observasional menggunakan desain cross-sectional dengan analisis data menggunakan uji Chi Square. Sampel penelitian sebanyak 150 orang masyarakat di Kota Karawang yang diambil dengan cara purposive sampling. Data penelitian diambil menggunakan instrumen berupa kuisioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat di Kecamatan Karawang Timur memiliki tingkat pengetahuan baik (84%) dan stigma negatif terhadap penderita COVID-19 (50,7%). Hasil uji statistik menunjukan terdapatnya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan stigma masyarakat terhadap penderita COVID-19 di Kecamatan Karawang Timur (p<0,05). Masih tingginya tingkat penularan dan kematian yang disebabkan COVID-19 dapat menimbulkan rasa takut dan cemas serta mengakibatkan munculnya stigma negatif terhadap penderita COVID-19, meskipun tingkat pengetahuan masyarakat sudah baik.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Hubungan antara Tingkat Pengetahuan dan Stigma Masyarakat terhadap Penderita COVID-19 di Kecamatan Karawang Timur
Description:
Abstract.
The emergence of the COVID-19 outbreak has many impacts on people's lives around the world, including social stigma and discrimination against COVID-19 sufferers from the community or people around them.
The formation of stigma in society can be influenced by several factors, including knowledge.
COVID-19 is a new disease, so public knowledge about COVID-19 is still very minimal.
This causes the emergence of fear or concern in the community regarding the disease.
This study aims to determine the relationship between the level of knowledge and community stigma against COVID-19 in East Karawang District.
The research method is an observational analysis using a cross-sectional design.
Data analysis using Chi Square test.
The research sample was 150 people in Karawang City, which were taken by purposive sampling.
The research data was taken using an instrument in the form of a questionnaire.
The results showed that most of the people in East Karawang District had a good level of knowledge (84%) and negative stigma towards COVID-19 sufferers (50.
7%).
The results of the statistical test showed that there was a significant relationship between the level of knowledge and the stigma of society towards people with COVID-19 in East Karawang District (p<0.
05).
The high rate of transmission and death caused by COVID-19 can cause fear and anxiety and result in the emergence of a negative stigma against COVID-19 sufferers, even though the level of public knowledge is already good.
Abstrak.
Wabah COVID-19 memiliki banyak dampak terhadap kehidupan masyarakat di seluruh dunia, diantaranya berupa stigma sosial dan diskriminasi terhadap penderita COVID-19 dari masyarakat atau orang-orang sekitarnya.
Terbentuknya stigma dalam masyarakat dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya pengetahuan.
COVID-19 merupakan penyakit yang baru sehingga pengetahuan masyarakat mengenai COVID-19 masih sangat minimal.
Hal tersebut menyebabkan munculnya ketakutan ataupun kekhawatiran di masyarakat terkait penyakit tersebut.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan stigma masyarakat terhadap COVID-19 di Kecamatan Karawang Timur.
Penelitian berupa analisis observasional menggunakan desain cross-sectional dengan analisis data menggunakan uji Chi Square.
Sampel penelitian sebanyak 150 orang masyarakat di Kota Karawang yang diambil dengan cara purposive sampling.
Data penelitian diambil menggunakan instrumen berupa kuisioner.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat di Kecamatan Karawang Timur memiliki tingkat pengetahuan baik (84%) dan stigma negatif terhadap penderita COVID-19 (50,7%).
Hasil uji statistik menunjukan terdapatnya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan stigma masyarakat terhadap penderita COVID-19 di Kecamatan Karawang Timur (p<0,05).
Masih tingginya tingkat penularan dan kematian yang disebabkan COVID-19 dapat menimbulkan rasa takut dan cemas serta mengakibatkan munculnya stigma negatif terhadap penderita COVID-19, meskipun tingkat pengetahuan masyarakat sudah baik.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Dengan Kepatuhan Minum Obat Penderita Hipertensi Di Poliklinik Pemerintah Kota Palangka Raya
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Dengan Kepatuhan Minum Obat Penderita Hipertensi Di Poliklinik Pemerintah Kota Palangka Raya
Hipertensi merupakan penyakit yang memerlukan terapi jangka panjang dalam penggunaan obat. Maka sangat diperlukan management hipertensi yang didasarkan pada kepatuhan terapi agar d...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
The Impact of the Covid-19 Pandemic and Macroeconomics on the Sharia Stock Indexes in Indonesia
The Impact of the Covid-19 Pandemic and Macroeconomics on the Sharia Stock Indexes in Indonesia
ABSTRACT
The Covid-19 pandemic has changed economic conditions in various countries, including Indonesia. One of the sectors affected is the capital market sector which can also de...
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT KELURAHAN
CIPAGERAN KECAMATAN CIMAHI UTARA KOTA CIMAHI TENTANG
PROTOKOL TATA LAKSANA JENAZAH PASIEN COVID-19
GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT KELURAHAN
CIPAGERAN KECAMATAN CIMAHI UTARA KOTA CIMAHI TENTANG
PROTOKOL TATA LAKSANA JENAZAH PASIEN COVID-19
Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) ditetapkan oleh World Health Organization (WHO)
sebagai pandemi global. Jumlah kasus dan jumlah kematian akibat COVID-19 terus meningkat dan
m...
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI
Daftar Isi
Pengaruh Motivasi Dan Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Manufaktur Di Karawang (Studi Kasus Di Pt Ypmi) Taufiq Hidayatullah ……………………â...
Pengaturan Struktur Organisasi Dan Perangkat Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur Dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah
Pengaturan Struktur Organisasi Dan Perangkat Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur Dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah
Kecamatan Borong merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Manggarai Timur. Kecamatan Borong memiliki posisi yang strategis dalam pelayanan administratif pemerintahan, hal ini di...
Makna Siloka (Filosofis) Lirik Lagu Goyang Karawang Karya Lingga Angling Raspati
Makna Siloka (Filosofis) Lirik Lagu Goyang Karawang Karya Lingga Angling Raspati
Karawang merupakan salah satu kabupaten di Jawa Barat. Kota Karawang dikenal sebagai lumbung padi, kota pahlawan dan kota industri. Dalam bidang seni, Lagu Goyang Karawang merupaka...

