Javascript must be enabled to continue!
Stigma Masyarakat Terhadap Gangguan Jiwa: Literature Review
View through CrossRef
AbstractMental disorders are disorders that occur in the brain which are characterized by distrurbed behavior, thinking processes, emotions, and perceptions. The stigma attached to people with mental disorders is still a problem. The impact of stigma given to people with mental disorders can cause sufferers to lose self-esteem. This study aimed to determine the description of the social stigma of mental disorders in a literature review. This reseach was a literature review research. This articles found were searched from the online database, namely Pubmed. There were five articles that matched the research inclusion criteria. The total number of respondents was 1,874. Critical analysis of the articles used the Hawker instrumen. The results showed that there were four articles which have a negative stigma. Only one article had a positive stigma. The average score of the Authoritariansm aspect was 6.53. The average score of the Benevolence aspect was 6.27. The Social aspects Restrictiveness had an average value of 5.87. The average score of the CMHI was 5.73. Meanwhile, in the positive stigma article, the hight stigma value was 44.04% an the low stigma was 26.97%. Based on the results, it can be concluded that there are negative stigma results for people with mental disordesKeywords: Mental disorders; public; mental illnes; stigma
AbstrakGangguan Jiwa adalah gangguan yang terjadi pada otak yang ditandai dengan terganggunya perilaku, proses berfikir, emosi, dan persepsi. Stigma yang melekat pada orang dengan gangguan jiwa masih menjadi suatu masalah. Dampak dari stigma yang diberikan pada orang dengan gangguan jiwa, dapat menyebabkan penderita kehilangan self esteem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran stigma masyarakat terhadap gangguan jiwa secara literature review. Penelitian ini adalah penelitian literature review. Hasil pencarian artikel dari database online yaitu Pubmed yang didapatkan 5 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi penelitian, dengan hasil jumlah responden 1.874. Analisa telaah kritis terhadap 5 artikel menggunakan instrumen Hawker. Secara umum hasil analisa 4 artikel mempunyai stigma yang negatif dan 1 artikel mempunyai stigma yang positif dengan hasil analisa pada 4 artikel, aspekauthoritariansm dengan rata-rata nilai 6,53, aspek benevolencee dengan rata-rata nilai 6,27, aspek social restrictiveness dengan rata-rata nilai 5,87, dan aspek Community Mental Health Ideology (CMHI) dengan nilai rata-rata 5,73. Dan berdasarkan satu artikel didapatkan nilai stigma tinggi yaitu sebanyak 44.04% dan stigma rendah 26,97%. Hasil penelitian literature review ini menyimpulkan bahwa didapatkan hasil stigma yang negatif terhadap orang dengan gangguan jiwa.Kata Kunci :Gangguan jiwa, masyarakat, mental disorders, mental illness, stigma
Universitas Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan
Title: Stigma Masyarakat Terhadap Gangguan Jiwa: Literature Review
Description:
AbstractMental disorders are disorders that occur in the brain which are characterized by distrurbed behavior, thinking processes, emotions, and perceptions.
The stigma attached to people with mental disorders is still a problem.
The impact of stigma given to people with mental disorders can cause sufferers to lose self-esteem.
This study aimed to determine the description of the social stigma of mental disorders in a literature review.
This reseach was a literature review research.
This articles found were searched from the online database, namely Pubmed.
There were five articles that matched the research inclusion criteria.
The total number of respondents was 1,874.
Critical analysis of the articles used the Hawker instrumen.
The results showed that there were four articles which have a negative stigma.
Only one article had a positive stigma.
The average score of the Authoritariansm aspect was 6.
53.
The average score of the Benevolence aspect was 6.
27.
The Social aspects Restrictiveness had an average value of 5.
87.
The average score of the CMHI was 5.
73.
Meanwhile, in the positive stigma article, the hight stigma value was 44.
04% an the low stigma was 26.
97%.
Based on the results, it can be concluded that there are negative stigma results for people with mental disordesKeywords: Mental disorders; public; mental illnes; stigma
AbstrakGangguan Jiwa adalah gangguan yang terjadi pada otak yang ditandai dengan terganggunya perilaku, proses berfikir, emosi, dan persepsi.
Stigma yang melekat pada orang dengan gangguan jiwa masih menjadi suatu masalah.
Dampak dari stigma yang diberikan pada orang dengan gangguan jiwa, dapat menyebabkan penderita kehilangan self esteem.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran stigma masyarakat terhadap gangguan jiwa secara literature review.
Penelitian ini adalah penelitian literature review.
Hasil pencarian artikel dari database online yaitu Pubmed yang didapatkan 5 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi penelitian, dengan hasil jumlah responden 1.
874.
Analisa telaah kritis terhadap 5 artikel menggunakan instrumen Hawker.
Secara umum hasil analisa 4 artikel mempunyai stigma yang negatif dan 1 artikel mempunyai stigma yang positif dengan hasil analisa pada 4 artikel, aspekauthoritariansm dengan rata-rata nilai 6,53, aspek benevolencee dengan rata-rata nilai 6,27, aspek social restrictiveness dengan rata-rata nilai 5,87, dan aspek Community Mental Health Ideology (CMHI) dengan nilai rata-rata 5,73.
Dan berdasarkan satu artikel didapatkan nilai stigma tinggi yaitu sebanyak 44.
04% dan stigma rendah 26,97%.
Hasil penelitian literature review ini menyimpulkan bahwa didapatkan hasil stigma yang negatif terhadap orang dengan gangguan jiwa.
Kata Kunci :Gangguan jiwa, masyarakat, mental disorders, mental illness, stigma.
Related Results
PENERIMAAN MASYARAKAT PADA PENDERITA GANGGUAN JIWA
PENERIMAAN MASYARAKAT PADA PENDERITA GANGGUAN JIWA
Abstract : Patients with mental disorders until now still in view as a strange and frightening public, the lack of understanding of the public about mental disorders cause people w...
Evaluating the Science to Inform the Physical Activity Guidelines for Americans Midcourse Report
Evaluating the Science to Inform the Physical Activity Guidelines for Americans Midcourse Report
Abstract
The Physical Activity Guidelines for Americans (Guidelines) advises older adults to be as active as possible. Yet, despite the well documented benefits of physical a...
LAMANYA KLIEN MENGALAMI GANGGUAN JIWA DENGAN STRES KELUARGA DALAM MERAWAT KLIEN DI RUMAH
LAMANYA KLIEN MENGALAMI GANGGUAN JIWA DENGAN STRES KELUARGA DALAM MERAWAT KLIEN DI RUMAH
Keluarga merupakan lingkungan sosial yang terdekat yang sangat penting perannya dalam mewujudkan derajad kesehatan jiwa. Perawatan gangguan jiwa yang membutuhkan waktu lama, berbag...
Lamanya Klien Mengalami Gangguan Jiwa Dengan Stres Keluarga Dalam Merawat Klien Di Rumah
Lamanya Klien Mengalami Gangguan Jiwa Dengan Stres Keluarga Dalam Merawat Klien Di Rumah
Keluarga merupakan lingkungan sosial yang terdekat yang sangat penting perannya dalam mewujudkan derajad kesehatan jiwa. Perawatan gangguan jiwa yang membutuhkan waktu lama, berbag...
Pemanfaatan Posyandu Jiwa Di Wilayah Puskesmas Balowerti Kota Kediri
Pemanfaatan Posyandu Jiwa Di Wilayah Puskesmas Balowerti Kota Kediri
Gangguan jiwa menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat. Berdasarkan Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukan prevalensi gangguan jiwa di Indonesia sebesa...
FAKTOR RISIKO YANG MEMENGARUHI GANGGUAN JIWA
FAKTOR RISIKO YANG MEMENGARUHI GANGGUAN JIWA
Pendahuluan: Masalah kesehatan jiwa merupakan salah satu masalah kesehatan yang serius dan terbesar selain beberapa penyakit generatif karena jumlahnya yang terus mengalami peningk...
Stigma Against People with Severe Mental Disorder (PSMD) with Confinement “Pemasungan”
Stigma Against People with Severe Mental Disorder (PSMD) with Confinement “Pemasungan”
ABSTRAK
Pasung adalah tindakan pengekangan atau pembatasan aktivitas secara fisik untuk mengendalikan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang tidak terkontrol oleh mas...
Stigma in coronavirus disease-19 survivors in Kashmir, India: A cross-sectional exploratory study
Stigma in coronavirus disease-19 survivors in Kashmir, India: A cross-sectional exploratory study
Background
Coronavirus disease-19 (COVID-19) has not only spawned a lot of stigma and discrimination towards its survivors but also to their corpses. We aimed to assess the magnitu...

