Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KAIN PUA: PERANAN DAN STATUS WANITA IBAN MELALUI RITUAL NAKAR

View through CrossRef
Kaum Iban merupakan kaum sangat menghargai adat dan budaya dalam kehidupan seharian mereka. Mereka masih kuat berpegang pada adat serta budaya nenek moyang mereka. Hal ini dapat dilihat pada cara mereka memperlakukan kain Pua` yang merupakan artifak paling sakral dalam kebudayaan Kaum Iban. Kain Pua` memainkan peranan yang sangat signifikan pada Kaum Iban bukan sahaja sebagai alat perhiasan rumah dan untuk kegunaan dalam adat dan upacara semata-mata. Kain pua mampu mengangkat status sosial wanita Iban supaya lebih dihormati dalam komuniti rumah panjang dengan mendapai status Indu Nakar melalui ritual Nakar. Oleh itu, fokus utama artikel ini adalah untuk menerangkan peranan dan status wanita Iban melalui ritual Nakar. Objektif utama yang cuba dicapai adalah untuk memperlihatkan cara perlaksaan ritual kain Pua` yang merangkumi proses sebelum, semasa dan sesudah ritual dijalankan. Penekanan turut diberikan kepada hierarki yang wujud dalam kalangan penenun Kain Pua` yang dipengaruhi oleh tahap kepandaian si penenun itu sendiri. Kajian ini diharapkan dapat mengisi kelompongan kajian berkenaan dengan kain pua dan ritual nakar kaum Iban untuk rujukan pada masa akan datang.
Title: KAIN PUA: PERANAN DAN STATUS WANITA IBAN MELALUI RITUAL NAKAR
Description:
Kaum Iban merupakan kaum sangat menghargai adat dan budaya dalam kehidupan seharian mereka.
Mereka masih kuat berpegang pada adat serta budaya nenek moyang mereka.
Hal ini dapat dilihat pada cara mereka memperlakukan kain Pua` yang merupakan artifak paling sakral dalam kebudayaan Kaum Iban.
Kain Pua` memainkan peranan yang sangat signifikan pada Kaum Iban bukan sahaja sebagai alat perhiasan rumah dan untuk kegunaan dalam adat dan upacara semata-mata.
Kain pua mampu mengangkat status sosial wanita Iban supaya lebih dihormati dalam komuniti rumah panjang dengan mendapai status Indu Nakar melalui ritual Nakar.
Oleh itu, fokus utama artikel ini adalah untuk menerangkan peranan dan status wanita Iban melalui ritual Nakar.
Objektif utama yang cuba dicapai adalah untuk memperlihatkan cara perlaksaan ritual kain Pua` yang merangkumi proses sebelum, semasa dan sesudah ritual dijalankan.
Penekanan turut diberikan kepada hierarki yang wujud dalam kalangan penenun Kain Pua` yang dipengaruhi oleh tahap kepandaian si penenun itu sendiri.
Kajian ini diharapkan dapat mengisi kelompongan kajian berkenaan dengan kain pua dan ritual nakar kaum Iban untuk rujukan pada masa akan datang.

Related Results

RITUAL TENUN IKAT PUA KUMBU DALAM BUDAYA WANITA IBAN
RITUAL TENUN IKAT PUA KUMBU DALAM BUDAYA WANITA IBAN
Tenun ikat Iban, adalah tenunan khas dari masyarakat Dayak Iban khususnya wanita Iban di kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat. Salah satu produk dari tenun ikat ini adalah kain ...
Pemanfaatan Perca Kain Brokat Pada Pembuatan Tas Wanita Dengan Konsep Upcycling
Pemanfaatan Perca Kain Brokat Pada Pembuatan Tas Wanita Dengan Konsep Upcycling
ABSTRAK - Penelitian ini adalah penelitian rekayasa yang bertujuan (1) untuk mengetahui desain tas wanita dari perca kain brokat, (2) untuk mengetahui teknik penempelan perca kain ...
The Roles of Women in the Iban Ensera
The Roles of Women in the Iban Ensera
Ensera is a literary work of the Iban people that contains the values of the community in ancient times. It was initially created as entertainment, passed down orally from person t...
PENELITIAN KOLEKSI AKSESORI PERAK NGEPAN INDU “BIAH ANAK ANJI” DALAM KONTEKS BUDAYA BENDA MASYARAKAT IBAN
PENELITIAN KOLEKSI AKSESORI PERAK NGEPAN INDU “BIAH ANAK ANJI” DALAM KONTEKS BUDAYA BENDA MASYARAKAT IBAN
This research paper is an ethnographic research based on cultural objects of a community in Malaysia. The focus of this research is based on the silver accessories or "perengka pir...
The Effectiveness Of Preserving Iban "Ensera" (Folktales) Through The Medium Of Wai Fm Radio In Miri Division
The Effectiveness Of Preserving Iban "Ensera" (Folktales) Through The Medium Of Wai Fm Radio In Miri Division
Iban is the largest ethnic group in Sarawak, constituting about 30% of the population of Sarawak. Like other Dayak in Sarawak, Iban did not have a writing system earlier. Instead, ...
The Iban Textiles
The Iban Textiles
The Iban traditional textiles are very well decorated with beautiful motifs. Some motifs are small and simple but some are complex (Durin, 2011). Both the simple and complex motifs...
NILAI-NILAI DALAM MOTIF KAIN SASIRANGAN
NILAI-NILAI DALAM MOTIF KAIN SASIRANGAN
Abstract:This research aims to: 1) find out how the variety of motifs contained in sasirangan, 2) find out how the existence of sasirangan in modern times, 3) find out how the valu...
Alternative Conceptions of Modernity in the History of Iban Popular Music
Alternative Conceptions of Modernity in the History of Iban Popular Music
The Iban make up one third of the Sarawakian population and is the largest ethnic group in Sarawak, Malaysia. As with other ethnicities in the nation, modernity has presented chall...

Back to Top