Javascript must be enabled to continue!
STRATEGI PEMBERDAYAAN KEUANGAN ANAK JALANAN DI KOTA SEMARANG
View through CrossRef
Tujuan Penelitian adalah mencari model pemberdayaan keuangan anak jalanan merupakan usaha untuk membuat anak jalanan menjadi berdaya melalui upaya pembelajaran sehingga mereka mampu untuk mengelola dan bertanggung jawab atas keuangan dari anak jalanan. Anak jalanan bertahan hidup dengan melakukan aktivitas di sektor informal, seperti mengamen, menjual koran, menjadi pemulung barang-barang bekas. Kondisi yang memprihatinkan, anak seharusnya menikmati masa anak-anak dengan bermain dengan teman sebaya dan memperoleh pendidikan formal, tetapi anak harus turun ke jalan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri. Mereka tidak memiliki bekal keahlian dan pengetahuan, sehingga mereka sering kesulitan dalam melakukan pengelolaan keuangan. Mereka sering menyalah gunakan uang mereka miliki untuk hal-hal negatif. Pengetahuan mereka yang minim, sehingga tidak mengetahui bagaimana caranya mengelola keuangan yang baik agar bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian ini adalah lima tahapan dari pemberdayaan keuangan anak jalanan yaitu (1) Perencanaan, (2) Penggunaan, (3) Pencatatan, (4) Pelaporan, (5) Penginvestasian. Kesimpulan penelitian ini adalah anak jalanan memerlukan pengelolaan keuangan untuk memperbaiki kondisi ekonomi mereka, pendapatan yang tidak pasti dan bantuan dari pemerintah yang belum bisa mencukupi seluruh kebutuhan. Kata Kunci: Pemberdayaan, keuangan anak jalanan
Universitas PGRI Semarang
Title: STRATEGI PEMBERDAYAAN KEUANGAN ANAK JALANAN DI KOTA SEMARANG
Description:
Tujuan Penelitian adalah mencari model pemberdayaan keuangan anak jalanan merupakan usaha untuk membuat anak jalanan menjadi berdaya melalui upaya pembelajaran sehingga mereka mampu untuk mengelola dan bertanggung jawab atas keuangan dari anak jalanan.
Anak jalanan bertahan hidup dengan melakukan aktivitas di sektor informal, seperti mengamen, menjual koran, menjadi pemulung barang-barang bekas.
Kondisi yang memprihatinkan, anak seharusnya menikmati masa anak-anak dengan bermain dengan teman sebaya dan memperoleh pendidikan formal, tetapi anak harus turun ke jalan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri.
Mereka tidak memiliki bekal keahlian dan pengetahuan, sehingga mereka sering kesulitan dalam melakukan pengelolaan keuangan.
Mereka sering menyalah gunakan uang mereka miliki untuk hal-hal negatif.
Pengetahuan mereka yang minim, sehingga tidak mengetahui bagaimana caranya mengelola keuangan yang baik agar bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif.
Hasil penelitian ini adalah lima tahapan dari pemberdayaan keuangan anak jalanan yaitu (1) Perencanaan, (2) Penggunaan, (3) Pencatatan, (4) Pelaporan, (5) Penginvestasian.
Kesimpulan penelitian ini adalah anak jalanan memerlukan pengelolaan keuangan untuk memperbaiki kondisi ekonomi mereka, pendapatan yang tidak pasti dan bantuan dari pemerintah yang belum bisa mencukupi seluruh kebutuhan.
Kata Kunci: Pemberdayaan, keuangan anak jalanan.
Related Results
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Sosialisasi Perlindungan Anak Terhadap Prostitusi Anak Dan Kekerasan Terhadap Anak
Sosialisasi Perlindungan Anak Terhadap Prostitusi Anak Dan Kekerasan Terhadap Anak
Beberapa temuan ada ratusan ribu anak-anak Indonesia yang menjadi korban prostitusi anak dan kekerasan pada anak tiap tahunnya. Eksploitasi anak untuk prostitusi sangat membahayaka...
STRATEGI PENERAPAN PRINSIP AKUNTABILITAS PENGELOLAAN DI KANTOR NOTARIS
STRATEGI PENERAPAN PRINSIP AKUNTABILITAS PENGELOLAAN DI KANTOR NOTARIS
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan strategi pengelolaan keuangan yang berlandaskan prinsip akuntabilitas di kantor notaris, guna meningkatkan transparansi ...
MAKNA RELIGIUSITAS DALAM PERSPEKTIF ANAK JALANAN
MAKNA RELIGIUSITAS DALAM PERSPEKTIF ANAK JALANAN
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui religiusitas pada kehidupan anak jalanan serta mengetahui faktor yang melatarbelakangi mereka menjadi anak jalanan di kota Probolinggo. Da...
Muhammad Aulia Rahman_2110128310009_A-2 Tugas UAS Antropologi
Muhammad Aulia Rahman_2110128310009_A-2 Tugas UAS Antropologi
Sekolah sebagai lembaga pendidikan mempunyai peranan sebagai tempat berinteraksi suatu masyarakat untuk mendapatkan pendidikan. Sudah semestinya setiap orang ingin memperoleh pendi...
Literasi Keuangan Dan Resiliensi Keuangan Mahasiswa: Ditinjau Dari Perspektif Gender
Literasi Keuangan Dan Resiliensi Keuangan Mahasiswa: Ditinjau Dari Perspektif Gender
ini mahasiswa sangat aktif dalam penggunaan teknologi finansial baik sebagai alat pembayaran maupun sarana untuk berinvestasi. Berdasarkan hal tersebut, dibutuhkan literasi dan res...
Konseling Pastoral Sebagai Kebutuhan Pendampingan Bagi Anak Jalanan Di Kelurahan Maro-Distrik Meruake
Konseling Pastoral Sebagai Kebutuhan Pendampingan Bagi Anak Jalanan Di Kelurahan Maro-Distrik Meruake
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konseling pastoral sangat urgen dan membawa dampak bagi anak jalanan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang berusaha u...
PERLINDUNGAN TERHADAP ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM
PERLINDUNGAN TERHADAP ANAK YANG BERHADAPAN DENGAN HUKUM
Perlindungan anak terhadap anak yang bermasalah dengan hukum, sebagai bagian utama peningkatan kualitas hidup manusia Indonesia, karena anak adalah kelompok strategis berkelanjutan...


