Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Bahan Ajar Modul Berbasis Etnosains untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Komputasi Siswa; Tinjauan Validitas dan Kepraktisan

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk memvalidasi dan memastikan kepraktisan modul berbasis etnosains yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir komputasi siswa SMP. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Validitas modul diuji oleh ahli materi dan ahli media, sedangkan kepraktisan diperoleh dari pengamatan observer selama pembelajaran di kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan memiliki validitas tinggi berdasarkan penilaian para ahli, dengan kategori sangat valid. Kepraktisan modul diperoleh dari lembar keterlaksanaan pembelajaran menggunakan modul berbasis etnosains. Berdasarkan hasil validasi, modul berbasis etnosains memperoleh hasil 88,55% termasuk dalam kategori sangat valid. Data hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran yang diisi oleh observer memperoleh persentase sebesar 96,75% dengan kategori sangat praktis. Tujuan uji validitas ini adalah untuk menilai produk yang akan digunakan pada sebuah penelitian, dan uji kepraktisan digunakan untuk menguji kepraktisan suatu produk, dalam hal ini adalah modul.
Title: Bahan Ajar Modul Berbasis Etnosains untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Komputasi Siswa; Tinjauan Validitas dan Kepraktisan
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk memvalidasi dan memastikan kepraktisan modul berbasis etnosains yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir komputasi siswa SMP.
Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE yang meliputi lima tahap: analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi.
Validitas modul diuji oleh ahli materi dan ahli media, sedangkan kepraktisan diperoleh dari pengamatan observer selama pembelajaran di kelas.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan memiliki validitas tinggi berdasarkan penilaian para ahli, dengan kategori sangat valid.
Kepraktisan modul diperoleh dari lembar keterlaksanaan pembelajaran menggunakan modul berbasis etnosains.
Berdasarkan hasil validasi, modul berbasis etnosains memperoleh hasil 88,55% termasuk dalam kategori sangat valid.
Data hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran yang diisi oleh observer memperoleh persentase sebesar 96,75% dengan kategori sangat praktis.
Tujuan uji validitas ini adalah untuk menilai produk yang akan digunakan pada sebuah penelitian, dan uji kepraktisan digunakan untuk menguji kepraktisan suatu produk, dalam hal ini adalah modul.

Related Results

Bahan Ajar Modul Berbasis Technopreneurship Pada P5 Untuk Meningkatkan Jiwa Kewirausahaan Siswa Sekolah Dasar
Bahan Ajar Modul Berbasis Technopreneurship Pada P5 Untuk Meningkatkan Jiwa Kewirausahaan Siswa Sekolah Dasar
Pembelajaran akan lebih bermakna apabila guru bisa mengajak siswa untuk praktik langsung terhadap apa yang peserta didik pelajari sebelumnya khususnya pembelajarn P5 di kurikulum m...
Peran Bahan Ajar Dalam Pembelajaran Bahasa Arab
Peran Bahan Ajar Dalam Pembelajaran Bahasa Arab
Pengembangan bahan ajar merupakan bagian penting dalam proses belajar mengajar, dengan adanya pengembangan bahan ajar guru dapat mengembangankan bahan ajar yang telah disediakan pe...
Pengembangan Bahan Ajar Interaktif Berbasis Pendekatan Kontekstual Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa
Pengembangan Bahan Ajar Interaktif Berbasis Pendekatan Kontekstual Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa
Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan bahan ajar interaktif berbasis pendekatan kontekstual yang berkualitas dengan kategori valid, praktis, dan efektif, untuk menaikkan kema...
Development of PBL-Based Mathematics Teaching Modules to Improve The Mathematical Critical Thinking Skills of Elementary School Students
Development of PBL-Based Mathematics Teaching Modules to Improve The Mathematical Critical Thinking Skills of Elementary School Students
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Modul Ajar Matematika Berbasis Problem based learning Terhadap Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa SD dan menguji kua...
Pengembangan E-Modul Berbasis Project Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV Sekolah Dasar
Pengembangan E-Modul Berbasis Project Based Learning untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kelas IV Sekolah Dasar
ABSTRAK Latar belakang permasalahan dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah ketersediaan e-modul untuk kegiatan pembelajaran kelas IV saat ini?; (2) Bagaimanakah kelayakan  e...
Implementasi Model BAHIMAT Dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Bertanya di Sekolah Dasar
Implementasi Model BAHIMAT Dalam Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Bertanya di Sekolah Dasar
Rendahnya kemampuan berpikir kritis dan bertanya pada siswa dalam pembelajaran Bahasa Indonesia disebabkan oleh pembelajaran yang masih terpusat pada guru, kurang bervariasi, dan b...

Back to Top