Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Toleransi Plasma Nutfah Padi Lokal terhadap Salinitas

View through CrossRef
<p><strong>Abstract</strong></p><p>The research was aimed to screen the local rice germplasms for salinity tolerance. The 104 local rice germplasms were derived of collection of Gene Bank of Indonesian Center for Agricultural Biotechnology and Genetic Resources Research and Development (ICABIOGRAD) were tested to salinity. The activities was carried out in greenhouse of ICABIOGRAD. The 15 day old seedlings were planted in pots soil contained NaCl 0.4%. One accession of rice was planted in 2 pots, each pot contained 4 seedlings. Observation of plant symptom was conducted after 1 month planted. The experiment was carried out in a Completely Randomized Design with 2 replications. The results of the analysis showed there were different responsses among rice accesions to the treatment. Salinity caused dry and dead leaves, there were very significant differences between the varieties for plant height, dry weight plant, number of total leaves, and number of green leaves. There were a high and negative correlation of plant height and total number of leaves with percentage of dead leaves. The result showed 21 accesions were tolerant to moderately&amp;#8722;tolerant, while Pokkali as a tolerant check, most tolerant. There were two accessions were tolerant with dead leaf percentage &lt;50%, i.e. Tjempo Brondol (reg. 5800) and Gembira Putih (reg. 20602), whereas Pokkali as resistant check had low dead leaf percentage (16.9%) and 19 accessions were moderately-tolerant with dead leaf percentage &lt;70%, and 82 accesions were sensitive to highly-sensitive.</p><p><strong>Abstrak</strong></p><p>Penelitian ini bertujuan untuk menyaring plasma nutfah padi yang memiliki sifat toleran terhadap salinitas. Sejumlah 104 plasma nutfah padi lokal yang berasal dari koleksi Bank Gen BB Biogen diuji terhadap salinitas. Kegiatan dilakukan di rumah kaca BB Biogen. Bibit padi berumur &amp;plusmn;15 hari ditanam pada pot berisi tanah yang sudah dilumpurkan dengan larutan garam NaCl 0,4% (4.000 ppm). Satu aksesi padi ditanam pada 2 pot, masing masing pot berisi 4 tanaman. Setelah berumur 4 minggu dari tanam dilakukan pengamatan meliputi tinggi tanaman, bobot kering akar, bobot kering tanaman, jumlah daun total, jumlah daun hijau, dan jumlah daun mati. Pengujian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 2 ulangan. Hasil analisis varians menunjukkan terdapat perbedaan respons plasma nutfah padi terhadap perlakuan salin yang diberikan. Perbedaan sangat nyata terdapat pada tinggi tanaman, bobot kering tanaman, jumlah daun total, dan jumlah daun hijau. Terdapat korelasi yang tinggi dan negatif pada tinggi tanaman dan jumlah daun total dengan persentase daun mati. Hasil pengujian telah terpilih 21 aksesi plasma nutfah padi toleran hingga agak toleran, sedangkan Pokkali sebagai cek sangat toleran. Dua aksesi yang toleran dengan persentase daun mati &lt;50%, yaitu Tjempo Brondol (reg. 5800) dan Gembira Putih (reg. 20602), Pokkali sebagai varietas kontrol dengan tingkat persentase daun mati 16,9%, sedangkan 19 aksesi termasuk kelompok agak toleran dengan persentase daun mati &lt;70%, dan 82 aksesi termasuk kelompok peka hingga sangat peka.</p>
Pusat Sosial Ekonomi dan Kebijakan Pertanian
Title: Toleransi Plasma Nutfah Padi Lokal terhadap Salinitas
Description:
<p><strong>Abstract</strong></p><p>The research was aimed to screen the local rice germplasms for salinity tolerance.
The 104 local rice germplasms were derived of collection of Gene Bank of Indonesian Center for Agricultural Biotechnology and Genetic Resources Research and Development (ICABIOGRAD) were tested to salinity.
The activities was carried out in greenhouse of ICABIOGRAD.
The 15 day old seedlings were planted in pots soil contained NaCl 0.
4%.
One accession of rice was planted in 2 pots, each pot contained 4 seedlings.
Observation of plant symptom was conducted after 1 month planted.
The experiment was carried out in a Completely Randomized Design with 2 replications.
The results of the analysis showed there were different responsses among rice accesions to the treatment.
Salinity caused dry and dead leaves, there were very significant differences between the varieties for plant height, dry weight plant, number of total leaves, and number of green leaves.
There were a high and negative correlation of plant height and total number of leaves with percentage of dead leaves.
The result showed 21 accesions were tolerant to moderately&amp;#8722;tolerant, while Pokkali as a tolerant check, most tolerant.
There were two accessions were tolerant with dead leaf percentage &lt;50%, i.
e.
Tjempo Brondol (reg.
5800) and Gembira Putih (reg.
20602), whereas Pokkali as resistant check had low dead leaf percentage (16.
9%) and 19 accessions were moderately-tolerant with dead leaf percentage &lt;70%, and 82 accesions were sensitive to highly-sensitive.
</p><p><strong>Abstrak</strong></p><p>Penelitian ini bertujuan untuk menyaring plasma nutfah padi yang memiliki sifat toleran terhadap salinitas.
Sejumlah 104 plasma nutfah padi lokal yang berasal dari koleksi Bank Gen BB Biogen diuji terhadap salinitas.
Kegiatan dilakukan di rumah kaca BB Biogen.
Bibit padi berumur &amp;plusmn;15 hari ditanam pada pot berisi tanah yang sudah dilumpurkan dengan larutan garam NaCl 0,4% (4.
000 ppm).
Satu aksesi padi ditanam pada 2 pot, masing masing pot berisi 4 tanaman.
Setelah berumur 4 minggu dari tanam dilakukan pengamatan meliputi tinggi tanaman, bobot kering akar, bobot kering tanaman, jumlah daun total, jumlah daun hijau, dan jumlah daun mati.
Pengujian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 2 ulangan.
Hasil analisis varians menunjukkan terdapat perbedaan respons plasma nutfah padi terhadap perlakuan salin yang diberikan.
Perbedaan sangat nyata terdapat pada tinggi tanaman, bobot kering tanaman, jumlah daun total, dan jumlah daun hijau.
Terdapat korelasi yang tinggi dan negatif pada tinggi tanaman dan jumlah daun total dengan persentase daun mati.
Hasil pengujian telah terpilih 21 aksesi plasma nutfah padi toleran hingga agak toleran, sedangkan Pokkali sebagai cek sangat toleran.
Dua aksesi yang toleran dengan persentase daun mati &lt;50%, yaitu Tjempo Brondol (reg.
5800) dan Gembira Putih (reg.
20602), Pokkali sebagai varietas kontrol dengan tingkat persentase daun mati 16,9%, sedangkan 19 aksesi termasuk kelompok agak toleran dengan persentase daun mati &lt;70%, dan 82 aksesi termasuk kelompok peka hingga sangat peka.
</p>.

Related Results

ANALISIS USAHATANI PADI SAWAH VARIETAS LOKAL DAN VARIETAS UNGGUL DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT, KABUPATEN BANJAR
ANALISIS USAHATANI PADI SAWAH VARIETAS LOKAL DAN VARIETAS UNGGUL DI KECAMATAN MARTAPURA BARAT, KABUPATEN BANJAR
Padi merupakan tanaman pertama yang hingga saat ini menjadi tanaman utama di dunia terutama di Indonesia untuk memenuhi kebutuhan pangan. Di Kecamatan Martapura Barat tepatnya di D...
Identification of Peanut Germplasm Tolerance to Salinity Stress
Identification of Peanut Germplasm Tolerance to Salinity Stress
Varietas toleran salinitas adalah kunci utama pengembangan kacang tanah di tanah salin, namun sampai saat ini belum ada perakitan varietas kacang tanah di Indonesia dengan spesifik...
Pembentukan Koleksi Inti Plasma Nutfah Padi
Pembentukan Koleksi Inti Plasma Nutfah Padi
<p>Development of Rice Core Collection. Tiur S. Silitonga and Andari Risliawati. Rice genetic resources have been collected from almost all of the district in the provinces o...
Kualitas Dedak dari Berbagai Varietas Padi di Bengkulu Utara
Kualitas Dedak dari Berbagai Varietas Padi di Bengkulu Utara
ABSTRAKDedak padi merupakan limbah pengolahan padi menjadi beras dan kualitasnya bermacam-macam tergantung dari varietas padi. Tujuan penelitian untuk mengetahui kualitas dedak pad...
Evaluasi Sebaran Salinitas Jaringan Irigasi Tambak Sei Teras Kalimantan Tengah
Evaluasi Sebaran Salinitas Jaringan Irigasi Tambak Sei Teras Kalimantan Tengah
Daerah Irigasi Tambak (DIT) Sei Teras dimanfaatkan untuk budidaya udang vaname (Litopenaeus vannamei) dan termasuk area pengembangan food estate. Produktivitas DIT Sei Teras masih ...
Pengenalan dan Praktik Konservasi Sumber Daya Genetik bagi Remaja di Lingkungan Kampus Unilak
Pengenalan dan Praktik Konservasi Sumber Daya Genetik bagi Remaja di Lingkungan Kampus Unilak
Indonesia merupakan negara tropis dengan kekayaan sumber daya genetik (plasma nutfah) yang sangat besar. Oleh karena itu, Indonesia termasuk negara dengan megabiodiversity terbesar...
Analisis Sifat Fisik Dedak Padi sebagai Pakan Ternak dari Beberapa Varietas Padi Lokal di Kabupaten Agam Sumatera Barat
Analisis Sifat Fisik Dedak Padi sebagai Pakan Ternak dari Beberapa Varietas Padi Lokal di Kabupaten Agam Sumatera Barat
Salah satu potensi sumber daya pakan lokal di daerah Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat yaitu dedak padi. Dedak padi merupakan hasil sampingan penggilingan padi menjadi beras ...
Eksplorasi Plasma Nutfah Tanaman Pangan di Provinsi Kalimantan Barat
Eksplorasi Plasma Nutfah Tanaman Pangan di Provinsi Kalimantan Barat
<p><strong>Abstract</strong></p><p>West Kalimantan is are area of tropical rain forest with high rainfall more than 3600 millimeter per year. Potentia...

Back to Top