Javascript must be enabled to continue!
PEMBUATAN POLYBAG ORGANIK SEBAGAI TEMPAT MEDIA PEMBIBITAN DARI AMPAS TEBU (Saccharum officinarum)
View through CrossRef
Penelitian ini dilakukan di rumah kaca Fakultas Pertanian Universitas Samudra. Penelitian ini dimulai pada bulan Juli-September 2017. Tujuan penelitian ini membuat kantong tanam organik (polybag organik) dari bahan utama limbah tebu. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial. Adapun susunan perlakuannya G1 : 100% ampas tebu, 0% pelepah tebu, G2 : 75% ampas tebu, 25% pelepah tebu, G3 : 50% ampas tebu, 50% pelepah tebu. Untuk kelenturan polybag organik maka diperlukan penambahan NaOH sebanyak 20 gram. Hasil analisis data secara statistik menunjukkan bahwa penggunaan berbagai komposisi limbah tebu untuk membuat polybag organik menunjukkan pengaruh nyata terhadap parameter ketebalan, pH, kadar air, massa, rasio C/N, dan daya serap air polybag organik. Polybag organik yang tebal adalah 1.42 cm terdapat pada perlakuan G2, pH polybag organik yang baik adalah 10.21 terdapat pada perlakuan G1, kadar air polybag organik yang baik adalah 29.62% terdapat pada perlakuan G2, massa polybag organik yang baik adalah 182.98 gr terdapat pada perlakuan G1, dan rasio C/N polybag organik yang baik adalah 18.47 terdapat pada perlakuan G1
Title: PEMBUATAN POLYBAG ORGANIK SEBAGAI TEMPAT MEDIA PEMBIBITAN DARI AMPAS TEBU (Saccharum officinarum)
Description:
Penelitian ini dilakukan di rumah kaca Fakultas Pertanian Universitas Samudra.
Penelitian ini dimulai pada bulan Juli-September 2017.
Tujuan penelitian ini membuat kantong tanam organik (polybag organik) dari bahan utama limbah tebu.
Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial.
Adapun susunan perlakuannya G1 : 100% ampas tebu, 0% pelepah tebu, G2 : 75% ampas tebu, 25% pelepah tebu, G3 : 50% ampas tebu, 50% pelepah tebu.
Untuk kelenturan polybag organik maka diperlukan penambahan NaOH sebanyak 20 gram.
Hasil analisis data secara statistik menunjukkan bahwa penggunaan berbagai komposisi limbah tebu untuk membuat polybag organik menunjukkan pengaruh nyata terhadap parameter ketebalan, pH, kadar air, massa, rasio C/N, dan daya serap air polybag organik.
Polybag organik yang tebal adalah 1.
42 cm terdapat pada perlakuan G2, pH polybag organik yang baik adalah 10.
21 terdapat pada perlakuan G1, kadar air polybag organik yang baik adalah 29.
62% terdapat pada perlakuan G2, massa polybag organik yang baik adalah 182.
98 gr terdapat pada perlakuan G1, dan rasio C/N polybag organik yang baik adalah 18.
47 terdapat pada perlakuan G1.
Related Results
PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
PENGARUH AMELIORAN DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH GAMBUT
Bawang merah (Allium ascalonicum L.) merupakan komoditas sayuran yang memiliki nilai ekonomis tinggi, baik ditinjau dari sisi pemenuhan untuk konsumsi nasional, sebagai sumber peng...
KARAKTERISTIK BIOBRIKET AMPAS TEBU PT.MADUBARU PG MADUKISMO YOGYAKARTA
KARAKTERISTIK BIOBRIKET AMPAS TEBU PT.MADUBARU PG MADUKISMO YOGYAKARTA
Sebagai salah satu usaha untuk meminimalisir limbah ampas tebu dan tetes tebu (molase) di PT.Madubaru PG.Madukismo Kecamatan Kasihan Bantul Yogyakarta, dibutuhkan penanganan dan pe...
Efek Lama Pemeraman Silase Ampas Tebu (Saccharum officinarium L.) dengan Penambahan Urea dan Kapur (Ca(OH)2) Terhadap Kualitas Nutrisi
Efek Lama Pemeraman Silase Ampas Tebu (Saccharum officinarium L.) dengan Penambahan Urea dan Kapur (Ca(OH)2) Terhadap Kualitas Nutrisi
ABSTRAK. Besarnya limbah ampas tebu yang dihasilkan belum mampu dimanfaatkan oleh masyarakat sehingga ampas tebu yang dihasilkan sering kali dibuang dan diabaikan. Pembakaran ampas...
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME PADA PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK P DI TANAH GAMBUT
RESPON PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KEDELAI EDAMAME PADA PEMBERIAN BIOCHAR SEKAM PADI DAN PUPUK P DI TANAH GAMBUT
Tanaman edamame (Glycine max (L.) Merill) merupakan tanaman multiguna yang memiliki peluang cukup besar untuk dikembangkan di Indonesia. Optimalisasi lahan gambut untuk areal produ...
Perancangan Desain Produk Alat Pemeras Tebu Elektrik dengan Menggunakan Metode Quality Deployment(QFD)
Perancangan Desain Produk Alat Pemeras Tebu Elektrik dengan Menggunakan Metode Quality Deployment(QFD)
Tebu merupakan tanaman yang mengandung sari gula. Alat pemeras tebu adalah sebuah alat yang berfungsi untuk memisahkan antara sari tebu dengan ampas tebu. Cara kerja mesin pemeras ...
Potensi Pemanfaatan Ampas Tebu sebagai Bahan Baku Pakan Ikan
Potensi Pemanfaatan Ampas Tebu sebagai Bahan Baku Pakan Ikan
Ampas tebu merupakan salah satu produk samping yang dihasilkan oleh industri gula dan belum dimanfaatkan secara optimal. Ampas tebu yang dihasilkan oleh proses produksi gula mencap...
Potensi Pemanfaatan Ampas Tebu sebagai Bahan Baku Pakan Ikan
Potensi Pemanfaatan Ampas Tebu sebagai Bahan Baku Pakan Ikan
Ampas tebu merupakan salah satu produk samping yang dihasilkan oleh industri gula dan belum dimanfaatkan secara optimal. Ampas tebu yang dihasilkan oleh proses produksi gula mencap...
PENGARUH SERAT TEBU TERHADAP SIFAT MEKANIS
PENGARUH SERAT TEBU TERHADAP SIFAT MEKANIS
Populasi manusia saat ini yang semakin meningkat tiap tahunnya mengakibatkan meningkatnya jumlah kebutuhan pangan dan papan. Dua kebutuhan tersebut sebenarnya dapat dimanfaatkan de...

