Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

TAN MALAKA: PARTAI MURBA DAN REVOLUSI KEMERDEKAAN INDONESIA 1945-1949

View through CrossRef
Tan Malaka merupakan salah satu tokoh yang berperan penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Tan Malaka menuntut kemerdekaan seutuhnya dan memilih melakukan revolusi fisik daripada harus bekerja sama dengan Belanda. Untuk mencapai kemerdekaan seutuhnya yang dimaksud, banyak hal yang dilakukannya, salah satunya mendirikan partai Murba. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui peran Tan Malaka dalam Partai Murba dan perjuangannya selama revolusi kemerdekaan Indonesia tahun 1948–1949. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah metode penelitian sejarah, yang terdiri dari pemilihan topik, heuristik atau pengumpulan sumber, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian ini adalah Tan Malaka menilai perjanjian Linggarjati dan Renville lebih menguntungkan Belanda daripada Indonesia. Oleh karena itu, ia mendirikan Partai Murba pada 7 November 1948. Dalam Partai Murba, Tan Malaka tidak menempati jabatan formal. namun, pemikirannya mampu mempengaruhi partai tersebut. Partai Murba merupakan gabungan dari Partai Rakyat, Partai Rakyat jelata, dan Partai Buruh Bebas Indonesia. Mereka memiliki pokok perjuangan melawan fasisme, imperialisme, dan kapitalisme.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian masyarakat Universitas Jambi
Title: TAN MALAKA: PARTAI MURBA DAN REVOLUSI KEMERDEKAAN INDONESIA 1945-1949
Description:
Tan Malaka merupakan salah satu tokoh yang berperan penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.
Tan Malaka menuntut kemerdekaan seutuhnya dan memilih melakukan revolusi fisik daripada harus bekerja sama dengan Belanda.
Untuk mencapai kemerdekaan seutuhnya yang dimaksud, banyak hal yang dilakukannya, salah satunya mendirikan partai Murba.
Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui peran Tan Malaka dalam Partai Murba dan perjuangannya selama revolusi kemerdekaan Indonesia tahun 1948–1949.
Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah metode penelitian sejarah, yang terdiri dari pemilihan topik, heuristik atau pengumpulan sumber, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi.
Hasil penelitian ini adalah Tan Malaka menilai perjanjian Linggarjati dan Renville lebih menguntungkan Belanda daripada Indonesia.
Oleh karena itu, ia mendirikan Partai Murba pada 7 November 1948.
Dalam Partai Murba, Tan Malaka tidak menempati jabatan formal.
namun, pemikirannya mampu mempengaruhi partai tersebut.
Partai Murba merupakan gabungan dari Partai Rakyat, Partai Rakyat jelata, dan Partai Buruh Bebas Indonesia.
Mereka memiliki pokok perjuangan melawan fasisme, imperialisme, dan kapitalisme.

Related Results

resume hukum tatanegara
resume hukum tatanegara
PARTAI POLITIK DAN PEMILIHAN UMUM (PEMILU)1. Partai PolitikA. Sejarah Partai Politik di Indonesia.Partai politik pertama-tama lahir di negara-negara Eropa Barat. Pada mulanya perke...
Usaha Perjuangan Pahlawan Datuk Ibrahim Tan Malaka dazlam Mencapai Pembebasan Nasional Indonesia Tahun 1919-1949
Usaha Perjuangan Pahlawan Datuk Ibrahim Tan Malaka dazlam Mencapai Pembebasan Nasional Indonesia Tahun 1919-1949
Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui kondisi Nusantara pada masa pergerakan nasional, (2) untuk mengetahui bagaimana riwayat hidup Datuk Ibrahim Tan Malaka dan (3) unt...
PENGATURAN PARTAI POLITIK DI INDONESIA
PENGATURAN PARTAI POLITIK DI INDONESIA
Partai politik adalah organisasi yang bersifat nasional dan dibentuk oleh sekelompok warga Negara Indonesia secara sukarela atas dasar kesamaan kehendak dan cita-cita untuk memperj...
Langkah “Merah” Pemikiran Pendidikan Tan Malaka, 1919-1921
Langkah “Merah” Pemikiran Pendidikan Tan Malaka, 1919-1921
The historiography of Tan Malaka, which has been frequently found, discusses his personality as a revolutionary figure, living from one prison to another. The consistency of Tan Ma...
Politik Hukum Penguatan Partai Politik Untuk Mewujudkan Produk Hukum Yang Demokratis
Politik Hukum Penguatan Partai Politik Untuk Mewujudkan Produk Hukum Yang Demokratis
Partai politik sebagai sarana penyerap, penghimpun, dan penyalur aspirasi politik masyarakat dalam merumuskan dan menetapkan kebijakan negara. seringkali partai politik bertindak d...
STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK DALAM PENCITRAAN PARTAI POLITIK DAN CALON LEGISLATIF PADA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024 Di KABUPATEN BANYUWANGI
STRATEGI KOMUNIKASI POLITIK DALAM PENCITRAAN PARTAI POLITIK DAN CALON LEGISLATIF PADA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024 Di KABUPATEN BANYUWANGI
Pembentukan citra partai dalam kajian ini diambil pada studi kasus penelitian Strategi komunikasi politik yang dilakukan oleh Partai dan calon legislatif dalam menjelang  kontestas...
Institusionalisasi Partai Golongan Karya Pasca Reformasi
Institusionalisasi Partai Golongan Karya Pasca Reformasi
Konsolidasi demokrasi di Indonesia termasuk di Daerah Nusa Tenggara Timur diindikasi oleh kinerja ekonomi dan politik dalam rezim demokrasi, hubungan sipil – militer dan pelembagaa...
Sistem Informasi Berbasis Website Untuk Promosi Pariwisata Di Kabupaten Malaka
Sistem Informasi Berbasis Website Untuk Promosi Pariwisata Di Kabupaten Malaka
Kabupaten Malaka memiliki potensi wisata yang sangat menarik untuk dieksplorasi. Keindahan alam khas Malaka yang masih terjaga menjadikannya destinasi wisata yang memiliki daya tar...

Back to Top