Javascript must be enabled to continue!
Keragaman dan Kekerabatan Macaranga Pulau Bangka
View through CrossRef
Macaranga Thou. (Euphorbiaceae) adalah marga terbesar yang dikenal sebagai perintis pada lahan terganggu akibat pembukaan lahan karena pertambangan, pertanian, dan pemukiman. Tujuan penelitian ini mencatat keragaman dan menganalisis kekerabatan Macaranga di Pulau Bangka serta membandingkannya dengan di kawasan Sundaland. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli - Desember 2018 di empat tipe habitat, yakni: perbukitan, hutan dataran rendah, hutan rawa gambut, dan lahan bukaan, dengan masing-masing di lima desa berbeda. Spesimen diidentifikasi dengan koleksi Herbarium Bangka Belitungense dan Herbarium Bogoriense. Sampel daun untuk uji molekuler menggunakan metode teabag, analisis DNA dengan primer kombinasi ITS4 dan ITS5, dan dianalisis dengan Maximum Likelihood. Lima spesies yang didokumentasikan adalah M. bancana, M. gigantea, M. javanica, M. pruinosa, dan M. trichocarpa. Semua jenis paling banyak tumbuh di hutan dataran rendah dan hutan perbukitan, M. pruinosa hanya ditemukan di hutan rawa gambut. M. bancana dan M. pruinosa memiliki kekerabatan dekat dengan Macaranga di kawasan Semenanjung Malaya, M. trichocarpa dekat dengan jenis di Borneo, sedangkan M. javanica tidak diketahui kedekatannya baik dengan Semenanjung Malaya atau Borneo karena tidak adanya sekuens pembanding. M. gigantea tidak menunjukkan perbedaan genetik yang kuat dengan Semenanjung Malaya atau Borneo.
Universitas Bangka Belitung
Title: Keragaman dan Kekerabatan Macaranga Pulau Bangka
Description:
Macaranga Thou.
(Euphorbiaceae) adalah marga terbesar yang dikenal sebagai perintis pada lahan terganggu akibat pembukaan lahan karena pertambangan, pertanian, dan pemukiman.
Tujuan penelitian ini mencatat keragaman dan menganalisis kekerabatan Macaranga di Pulau Bangka serta membandingkannya dengan di kawasan Sundaland.
Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli - Desember 2018 di empat tipe habitat, yakni: perbukitan, hutan dataran rendah, hutan rawa gambut, dan lahan bukaan, dengan masing-masing di lima desa berbeda.
Spesimen diidentifikasi dengan koleksi Herbarium Bangka Belitungense dan Herbarium Bogoriense.
Sampel daun untuk uji molekuler menggunakan metode teabag, analisis DNA dengan primer kombinasi ITS4 dan ITS5, dan dianalisis dengan Maximum Likelihood.
Lima spesies yang didokumentasikan adalah M.
bancana, M.
gigantea, M.
javanica, M.
pruinosa, dan M.
trichocarpa.
Semua jenis paling banyak tumbuh di hutan dataran rendah dan hutan perbukitan, M.
pruinosa hanya ditemukan di hutan rawa gambut.
M.
bancana dan M.
pruinosa memiliki kekerabatan dekat dengan Macaranga di kawasan Semenanjung Malaya, M.
trichocarpa dekat dengan jenis di Borneo, sedangkan M.
javanica tidak diketahui kedekatannya baik dengan Semenanjung Malaya atau Borneo karena tidak adanya sekuens pembanding.
M.
gigantea tidak menunjukkan perbedaan genetik yang kuat dengan Semenanjung Malaya atau Borneo.
Related Results
Technique de Multiplication Végétative par Bouturage de Macaranga beillei Prain (Euphorbiaceae) à Abidjan, Côte d’Ivoire
Technique de Multiplication Végétative par Bouturage de Macaranga beillei Prain (Euphorbiaceae) à Abidjan, Côte d’Ivoire
Macaranga beillei Prain, est une espèce de la famille des Euphorbiaceae. Elle est vulnerable selon l’UICN, endémique à la Côte d’Ivoire et surtout utilisée en médecine traditionnel...
KEKERABATAN BAHASA OGAN DAN BAHASA JAWA: KAJIAN LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF
KEKERABATAN BAHASA OGAN DAN BAHASA JAWA: KAJIAN LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF
Kekerabatan bahasa berkaitan dengan konsep hubungan atau persamaan antara bahasa-bahasa yang berbeda. Kekerabatan bahasa sering kali diidentifikasi melalui kesamaan struktur tata b...
Macaranga Leave Capsule as on Dysmenorrhea as a Complementary Therapy
Macaranga Leave Capsule as on Dysmenorrhea as a Complementary Therapy
ABSTRACT Background: Dysmenorrhea is a gynaecological complaint due to an imbalance of the hormone progesterone in the blood, which causes pain. Dysmenorrhea can be treated with n...
MODEL DINAMIK TINGKAT KERENTANAN PANTAI PULAU POTERAN DAN GILI LAWAK KABUPATEN SUMENEP MADURA
MODEL DINAMIK TINGKAT KERENTANAN PANTAI PULAU POTERAN DAN GILI LAWAK KABUPATEN SUMENEP MADURA
<div class="WordSection1"><p><em>Pulau Poteran dan Pulau Gili Lawak Kabupaten Sumenep merupakan pulau-pulau kecil yang berada di sebelah barat Pulau Madura dengan...
REGULASI PELAKSANAAN REHABILITASI LINGKUNGAN KASUS PULAU BANGKA
REGULASI PELAKSANAAN REHABILITASI LINGKUNGAN KASUS PULAU BANGKA
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana eksekusi Putusan Peradilan Tata Usaha Negara terkait kasus Pulau Bangka dan bagaimana pertanggungjawaban untuk ...
Technique de Multiplication Végétative par Bouturage de Macaranga beillei Prain (Euphorbiaceae)
Technique de Multiplication Végétative par Bouturage de Macaranga beillei Prain (Euphorbiaceae)
Macaranga beillei Prain, est une espèce de la famille des Euphorbiaceae. Elle est vulnerable selon l’UICN, endémique à la Côte d’Ivoire et surtout utilisée en médecine traditionnel...
Pengaruh Modal Sosial Terhadap Perkembangan Pariwisata di Kepulauan Riau
Pengaruh Modal Sosial Terhadap Perkembangan Pariwisata di Kepulauan Riau
Kepulauan Riau merupakan provinsi yang terdiri dari beberapa pulau diantaranya Pulau Batam, Pulau Bintan dan Pulau Karimun. Modal sosial merupakan serangkaian nilai dan norma infor...
PENGGUNAAN SAPAAN KEKERABATAN BAHASA ACEH DALAM TUTURAN MASYARAKAT KABUPATEN ACEH UTARA
PENGGUNAAN SAPAAN KEKERABATAN BAHASA ACEH DALAM TUTURAN MASYARAKAT KABUPATEN ACEH UTARA
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bentuk sapaan kekerabatan bahasa Aceh dalam tuturan masyarakat Kabupaten Aceh Utara dan (2) penggunaan sapaan kekerabatan...

