Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

MODAL SOSIO-POLITIK KEMENANGAN CALEG PEREMPUAN PADA PEMILU 2024 (Studi Kasus atas Terpilihnya Maria Roswita Mea Laki di Dapil III Nagekeo)

View through CrossRef
Penelitian ini berjudul Modal Sosio-Politik Kemenangan Caleg Perempuan pada Pemilu 2024 (Studi Kasus atas Terpilihnya Maria Roswita Mea Laki di Dapil III Nagekeo). Rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini adalah Bagaimanakah Modal Sosio-Politik Caleg Perempuan pada Pemilu 2024 Studi Kasus atas Terpilihnya Maria Roswita Mea Laki di Dapil III Nagekeo. Teori yang digunakan oleh peneliti dalam memecahkan masalah penelitian adalah modal politik, modal sosial dan modal ekonomi. Sumber data primer adalah para informan sedangkan data sekunder adalah dokumen-dokumen yang berkaitan dengan variabel penelitian. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi.Tahap analisa data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, tahap penarikan kesimpulan lalu dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1). Modal politik yang dimiliki Maria Roswita Mea Laki berupa dukungan strategis dari mosalaki sebagai pemimpin adat yang dihormati menjadi kunci kemenangan Maria Roswita Mea Laki dalam Pemilihan Legislatif 2024 di Dapil III Kabupaten Nagekeo. Mosalaki tidak hanya memberikan legitimasi adat yang memperkuat penerimaan masyarakat, tetapi juga aktif mengorganisir dukungan melalui pertemuan adat, komunikasi langsung, dan penyediaan fasilitas kampanye yang bernilai budaya. Peran ini, didukung oleh tim sukses yang solid dan inklusif, berhasil menjangkau berbagai segmen masyarakat melalui pendekatan adat, kegiatan sosial, dan interaksi langsung. Dengan mengokohkan hubungan emosional dan kepercayaan masyarakat, kampanye Maria Roswita menjadi sarana penguatan nilai-nilai tradisional sekaligus mewujudkan aspirasi bersama, yang berujung pada kemenangan signifikan. (2) Modal sosial yang dimiliki Maria Roswita Mea Laki berupa eran besar ayahnya, Urbanus Laki, yang memiliki hubungan sosial kuat melalui kegiatan adat, sosial, dan pemuda, memperkuat kepercayaan masyarakat dan memperluas dukungan dari kelompok seperti mosalaki, Kelompok Tani Hobonaku, dan klub sepakbola Pelopor FC (3) Modal ekonomi yang dimiliki Maria Roswita Mea Laki berupa Dana sebesar Rp 400 juta dari Urbanus Laki mendukung kampanye yang efektif melalui alat peraga, transportasi, dan pertemuan tatap muka, yang mempererat hubungan emosional dengan masyarakat dan memperkuat kepercayaan pemilih. Berdasarkan hasil analisis diatas, penulis menyimpulkan bahwa kemenangan Maria Roswita Mea Laki di Dapil III Nagekeo Dalam Pemilu Legislatif 2024 tidak terlepas dari pengaruh modal politik, modal sosial dan modal ekonomi.
Title: MODAL SOSIO-POLITIK KEMENANGAN CALEG PEREMPUAN PADA PEMILU 2024 (Studi Kasus atas Terpilihnya Maria Roswita Mea Laki di Dapil III Nagekeo)
Description:
Penelitian ini berjudul Modal Sosio-Politik Kemenangan Caleg Perempuan pada Pemilu 2024 (Studi Kasus atas Terpilihnya Maria Roswita Mea Laki di Dapil III Nagekeo).
Rumusan masalah dalam penulisan skripsi ini adalah Bagaimanakah Modal Sosio-Politik Caleg Perempuan pada Pemilu 2024 Studi Kasus atas Terpilihnya Maria Roswita Mea Laki di Dapil III Nagekeo.
Teori yang digunakan oleh peneliti dalam memecahkan masalah penelitian adalah modal politik, modal sosial dan modal ekonomi.
Sumber data primer adalah para informan sedangkan data sekunder adalah dokumen-dokumen yang berkaitan dengan variabel penelitian.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi.
Tahap analisa data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, tahap penarikan kesimpulan lalu dianalisis secara deskriptif kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1).
Modal politik yang dimiliki Maria Roswita Mea Laki berupa dukungan strategis dari mosalaki sebagai pemimpin adat yang dihormati menjadi kunci kemenangan Maria Roswita Mea Laki dalam Pemilihan Legislatif 2024 di Dapil III Kabupaten Nagekeo.
Mosalaki tidak hanya memberikan legitimasi adat yang memperkuat penerimaan masyarakat, tetapi juga aktif mengorganisir dukungan melalui pertemuan adat, komunikasi langsung, dan penyediaan fasilitas kampanye yang bernilai budaya.
Peran ini, didukung oleh tim sukses yang solid dan inklusif, berhasil menjangkau berbagai segmen masyarakat melalui pendekatan adat, kegiatan sosial, dan interaksi langsung.
Dengan mengokohkan hubungan emosional dan kepercayaan masyarakat, kampanye Maria Roswita menjadi sarana penguatan nilai-nilai tradisional sekaligus mewujudkan aspirasi bersama, yang berujung pada kemenangan signifikan.
(2) Modal sosial yang dimiliki Maria Roswita Mea Laki berupa eran besar ayahnya, Urbanus Laki, yang memiliki hubungan sosial kuat melalui kegiatan adat, sosial, dan pemuda, memperkuat kepercayaan masyarakat dan memperluas dukungan dari kelompok seperti mosalaki, Kelompok Tani Hobonaku, dan klub sepakbola Pelopor FC (3) Modal ekonomi yang dimiliki Maria Roswita Mea Laki berupa Dana sebesar Rp 400 juta dari Urbanus Laki mendukung kampanye yang efektif melalui alat peraga, transportasi, dan pertemuan tatap muka, yang mempererat hubungan emosional dengan masyarakat dan memperkuat kepercayaan pemilih.
Berdasarkan hasil analisis diatas, penulis menyimpulkan bahwa kemenangan Maria Roswita Mea Laki di Dapil III Nagekeo Dalam Pemilu Legislatif 2024 tidak terlepas dari pengaruh modal politik, modal sosial dan modal ekonomi.

Related Results

resume hukum tatanegara
resume hukum tatanegara
Resume partai politik dan pemilihan umum“Partai politik dan sistem pemilu” Partai politik dan sistem pemilu saling berkaitan satu sama lain. Partai politik tanpa sistem pemilu yang...
MENYOAL KUALITAS CALEG PEREMPUAN MENJELANG PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024 DI ACEH
MENYOAL KUALITAS CALEG PEREMPUAN MENJELANG PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024 DI ACEH
ABSTRACT Women's political guarantees in the general elections have not met the 30% quota. This is in terms of the fulfillment of the selected women's quota. The dominance of poli...
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM PENYELENGGARAAN PEMILU LANGSUNG DI INDONESIA
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK DALAM PENYELENGGARAAN PEMILU LANGSUNG DI INDONESIA
Penelitian ini mendeskripsikan pelayanan publik oleh penyelenggara pemilu sejak dilaksanakannya pemilu pertama di negeri ini, dengan mempelajari berbagai dokumen terkait sebagai da...
resume hukum tatanegara
resume hukum tatanegara
Resume Tentang Pemilihan Umum dan Partai Politik1. Pemilihan UmumPeluang dan tantangan pemilu serentak 2019 dalam perspektif politikINTISARIPemilihan Umum 2019 adalah pemilihan leg...
URGENSI PENGATURAN TINDAK PIDANA PEMILU ELEKTRONIK PADA PELAKSANAAN PEMILU 2024
URGENSI PENGATURAN TINDAK PIDANA PEMILU ELEKTRONIK PADA PELAKSANAAN PEMILU 2024
Pemanfaatan teknologi pada pelaksanaan Pemilu 2024 perlu didukung pengaturan tindak pidana pemilu elektronik. Tindak pidana pemilu elektronik merupakan ancaman pidana terhadap tind...
Bagaimana Perempuan Mempersepsi Satu Sama Lain dalam Posisi Berkuasa: Studi Kasus Pemilu Legislatif
Bagaimana Perempuan Mempersepsi Satu Sama Lain dalam Posisi Berkuasa: Studi Kasus Pemilu Legislatif
Keterwakilan perempuan di parlemen didorong dalam pemilihan umum legislatif di Indonesia, yang mencakup pemilihan umum untuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daera...
PROBLEMATIKA DAN STRATEGI PENANGANAN POLITIK UANG PEMILU SERENTAK 2019 DI INDONESIA
PROBLEMATIKA DAN STRATEGI PENANGANAN POLITIK UANG PEMILU SERENTAK 2019 DI INDONESIA
Pemilu serantak Tahun 2019 meninggalkan permasalahan akut yang berdampak pada kritisnya nilai demokrasi di Indonesia. Realitas menunjukan terdapat banyak pelanggaran yang menyumban...
ISLAM DAN KESETARAAN GENDER
ISLAM DAN KESETARAAN GENDER
Pada dasarnya semua orang sepakat bahwa perempuan dan laki-laki berbeda.  Namun, gender bukanlah jenis kelamin laki-laki dan perempuan sebagai pemberian Tuhan. Gender lebih ditekan...

Back to Top