Javascript must be enabled to continue!
ISLAM DAN KESETARAAN GENDER
View through CrossRef
Pada dasarnya semua orang sepakat bahwa perempuan dan laki-laki berbeda. Namun, gender bukanlah jenis kelamin laki-laki dan perempuan sebagai pemberian Tuhan. Gender lebih ditekankan pada perbedaan peranan dan fungsi yang ada dan dibuat oleh masyarakat. Dalam realitas kehidupan telah terjadi perbedaan peran sosial laki-laki dan perempuan yang melahirkan perbedaan status sosial di masyarakat, dimana laki-laki lebih diunggulkan dari perempuan melalui konstruksi sosial. Perbedaan gender antara laki-laki dan perempuan ditentukan oleh sejumlah faktor yang ikut membentuk, yang kemudian disosialisasikan, diperkuat, bahkan dibentuk melalui sosial atau kultural, dilanggengkan oleh interpretasi agama dan mitos-mitos. Perbedaan jenis kelamin sering dipergunakan masyarakat untuk membentuk pembagian peran (kerja) laki-laki dan perempuan atas dasar perbedaan tersebut. Akibatnya terjadilah pembagian peran gender yaitu peran domestik dan peran publik. Peran domestik cenderung tidak menghasilkan uang, kekuasaan, dan pengaruh. Peran ini lebih banyak diserahkan kepada kaum perempuan, sedangkan peran publik yang menghasilkan uang, kekuasaan dan pengaruh diserahkan kepada kaum laki-laki. Akibat pembagian kerja yang tidak seimbang melahirkan ketimpangan peran laki-laki dan perempuan yang berakibat ketidakadilan gender yang merugikan perempuan
Title: ISLAM DAN KESETARAAN GENDER
Description:
Pada dasarnya semua orang sepakat bahwa perempuan dan laki-laki berbeda.
Namun, gender bukanlah jenis kelamin laki-laki dan perempuan sebagai pemberian Tuhan.
Gender lebih ditekankan pada perbedaan peranan dan fungsi yang ada dan dibuat oleh masyarakat.
Dalam realitas kehidupan telah terjadi perbedaan peran sosial laki-laki dan perempuan yang melahirkan perbedaan status sosial di masyarakat, dimana laki-laki lebih diunggulkan dari perempuan melalui konstruksi sosial.
Perbedaan gender antara laki-laki dan perempuan ditentukan oleh sejumlah faktor yang ikut membentuk, yang kemudian disosialisasikan, diperkuat, bahkan dibentuk melalui sosial atau kultural, dilanggengkan oleh interpretasi agama dan mitos-mitos.
Perbedaan jenis kelamin sering dipergunakan masyarakat untuk membentuk pembagian peran (kerja) laki-laki dan perempuan atas dasar perbedaan tersebut.
Akibatnya terjadilah pembagian peran gender yaitu peran domestik dan peran publik.
Peran domestik cenderung tidak menghasilkan uang, kekuasaan, dan pengaruh.
Peran ini lebih banyak diserahkan kepada kaum perempuan, sedangkan peran publik yang menghasilkan uang, kekuasaan dan pengaruh diserahkan kepada kaum laki-laki.
Akibat pembagian kerja yang tidak seimbang melahirkan ketimpangan peran laki-laki dan perempuan yang berakibat ketidakadilan gender yang merugikan perempuan.
Related Results
KRITIK WACANA TAFSIR ATAS TEOLOGI KESETARAAN GENDER RIFFAT HASSAN
KRITIK WACANA TAFSIR ATAS TEOLOGI KESETARAAN GENDER RIFFAT HASSAN
Abstract: This article discuss about how theology construct worked by Riffat Hassan to realize gender equality and how the implication caused from gender equality and how the relat...
Nilai Nilai Kesetaraan Gender dalam Pengelolaan Pembelajaran PAI di SD 05 Binanga Dua Labuhanbatu Selatan
Nilai Nilai Kesetaraan Gender dalam Pengelolaan Pembelajaran PAI di SD 05 Binanga Dua Labuhanbatu Selatan
Penelitian ini mengkaji penerapan nilai-nilai kesetaraan gender dalam pengelolaan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SD 05 Binanga Dua. Pokok masalah yang diangkat adalah...
Sosialisasi kesetaraan gender dalam olahraga bolavoli
Sosialisasi kesetaraan gender dalam olahraga bolavoli
Perjuangan persamaan gender sampai saat ini terus berlanjut, masih menjadi permasalahan yang penting untuk dikampanyekan kepada khalayak dalam hal ini pelatih olahraga bolavoli. Tu...
TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DAN ISU KESENJANGAN GENDER DI INDONESIA
TUJUAN PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN DAN ISU KESENJANGAN GENDER DI INDONESIA
Kesetaraan gender merupakan aspek penting dalam agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Berbagai upaya untuk mencapai kesetaraan gender saat ini masih dihadapkan dengan berbagai p...
IMPLEMENTATION OF THE VALUES OF GENDER EQUALITY IN ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION MATERIALS IN STAI ALHIKMAH JAKARTA
IMPLEMENTATION OF THE VALUES OF GENDER EQUALITY IN ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION MATERIALS IN STAI ALHIKMAH JAKARTA
AbstractThis study aims to describe the implementation of Islamic educational values based on gender equality at STAI ALHIKMAH Jakarta. This research includes field research with r...
EKSISTENSI KESETARAAN GENDER DI RUANG PUBLIK DALAM PERSPEKTIF ISLAM
EKSISTENSI KESETARAAN GENDER DI RUANG PUBLIK DALAM PERSPEKTIF ISLAM
Penelitian ini membahas tentang keberadaan kesetaraan gender di ruang publik dalam perspektif Islam. Isu-isu gender dalam perspektif Islam semakin menarik minat banyak orang. banya...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KONDISI KESETARAAN GENDER DI INDONESIA
KONDISI KESETARAAN GENDER DI INDONESIA
Kesetaraan gender di masa masa sekarang memang perlu perhatian dari berbagai pihak. Gender tidak hanya selalu mengenai jenis kelamin, namun lebih pada fungsi dalam kehidupan sosial...

