Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

GAMBARAN PENGETAHUAN GURU TENTANG MANAJEMEN BENCANA KABUT ASAP OLEH GURU PAUD

View through CrossRef
The purpose of this research is to know the teacher's knowledge  on the disaster management of haze by Early childhood education teachers in Sail Pekanbaru district. This research uses a descriptive method with a quantitative approach. Based on research conducted by researchers conducted in Sail Pekanbaru Sub-district consisting of 47 subjects consisting of 8 PAUD institutions, it was concluded that the teachers in the Sail district have a very good knowledge in the disaster management of haze. Based on the results of knowledge research teachers by Early childhood education Se-Kecamatan Sail as a whole, is a percentage of 82.71% consisting of three indicators namely: knowing, understanding and implementing/application. As for each indicator has a percentage, the indicator knows 85.11%, the indicator understands 83.69% and apply/application with a percentage of 81.34%. Data collection technique that is done through primary data is done directly by researchers by using poll test. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan guru tentang manajemen bencana kabut asap oleh guru PAUD Se-Kecamatan Sail Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti yang dilakukan di Kecamatan Sail Pekanbaru yang terdiri dari 47 subyek yang terdiri dari 8 lembaga PAUD, maka diperoleh kesimpulan bahwa guru PAUD Se-Kecamatan Sail memiliki pengetahuan yang sangat baik dalam hal manajemen bencana kabut asap. Berdasarkan hasil penelitian pengetahuan guru PAUD Se-Kecamatan Sail secara keseluruhan yaitu mendapat persentase 82,71% yang terdiri dari tiga indikator yaitu: mengetahui, memahami dan menerapkan/aplikasi. Adapun setiap indikator memiliki persentase, indikator mengetahui 85,11%, indikator memahami 83,69% dan menerapkan/aplikasi dengan persentase 81,34%. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu melalui data primer yaitu dilakukan secara langsung oleh peneliti dengan menggunakan tes angket.
Title: GAMBARAN PENGETAHUAN GURU TENTANG MANAJEMEN BENCANA KABUT ASAP OLEH GURU PAUD
Description:
The purpose of this research is to know the teacher's knowledge  on the disaster management of haze by Early childhood education teachers in Sail Pekanbaru district.
This research uses a descriptive method with a quantitative approach.
Based on research conducted by researchers conducted in Sail Pekanbaru Sub-district consisting of 47 subjects consisting of 8 PAUD institutions, it was concluded that the teachers in the Sail district have a very good knowledge in the disaster management of haze.
Based on the results of knowledge research teachers by Early childhood education Se-Kecamatan Sail as a whole, is a percentage of 82.
71% consisting of three indicators namely: knowing, understanding and implementing/application.
As for each indicator has a percentage, the indicator knows 85.
11%, the indicator understands 83.
69% and apply/application with a percentage of 81.
34%.
Data collection technique that is done through primary data is done directly by researchers by using poll test.
 Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengetahuan guru tentang manajemen bencana kabut asap oleh guru PAUD Se-Kecamatan Sail Pekanbaru.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh peneliti yang dilakukan di Kecamatan Sail Pekanbaru yang terdiri dari 47 subyek yang terdiri dari 8 lembaga PAUD, maka diperoleh kesimpulan bahwa guru PAUD Se-Kecamatan Sail memiliki pengetahuan yang sangat baik dalam hal manajemen bencana kabut asap.
Berdasarkan hasil penelitian pengetahuan guru PAUD Se-Kecamatan Sail secara keseluruhan yaitu mendapat persentase 82,71% yang terdiri dari tiga indikator yaitu: mengetahui, memahami dan menerapkan/aplikasi.
Adapun setiap indikator memiliki persentase, indikator mengetahui 85,11%, indikator memahami 83,69% dan menerapkan/aplikasi dengan persentase 81,34%.
Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu melalui data primer yaitu dilakukan secara langsung oleh peneliti dengan menggunakan tes angket.

Related Results

PEMBERDAYAAN TUTOR BKB DAN GURU PAUD MELALUI KETERAMPILAN STORYTELLING
PEMBERDAYAAN TUTOR BKB DAN GURU PAUD MELALUI KETERAMPILAN STORYTELLING
<p class="AbstractTitle"><strong>Abstrak</strong></p><p><em>Storytelling adalah sebuah teknik atau kemampuan untuk menceritakan sebuah kisah, pe...
Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Penyuluhan Mitigasi Bencana pada Masyarakat Pulau Pramuka
Pulau Pramuka adalah salah satu pulau di Kepulauan Seribu, yang terletak di sebelah utara Jakarta, Kepulauan Seribu terdiri dari sekitar 110 pulau, Pulau Pramuka adalah pulau terbe...
PENINGKATAN KUALITAS PAUD FLAMBOYAN RW 01 MERJOSARI KOTA MALANG MELALUI PENGADAAN ALAT PENUNJANG BELAJAR
PENINGKATAN KUALITAS PAUD FLAMBOYAN RW 01 MERJOSARI KOTA MALANG MELALUI PENGADAAN ALAT PENUNJANG BELAJAR
Paud Flamboyan RW 01 Merjosari Kota Malang merupakan PAUD yang berada dibawah binaan RW 01 Merjosari Kota Malang. Permasalahan yang dihadapi adalah tidak adanya sarana atau alat pe...
Kabut Sebuah Imajinasi Penciptaan Film
Kabut Sebuah Imajinasi Penciptaan Film
Intuisi dan imajinasi adalah sesuatu yang tidak bisa dirancang, kedatanganya secara tiba-tiba diterima oleh seorang seniman. Kabut sebagai objek  dirasa memiliki kencenderungan mey...
Pengendalian Kebakaran Hutan dan Pengelolaan Air Berbasis Masyarakat (CBFiWM)
Pengendalian Kebakaran Hutan dan Pengelolaan Air Berbasis Masyarakat (CBFiWM)
Informasi yang menyesatkan tentang kebakaran hutan dan masalah kabut asap disebabkan oleh kurangnya upaya penelitian berbasis sains dan studi tentang kebakaran hutan/pembakaran ter...
EDUKASI KONSEP TAGANA (TANGGAP SIAP BENCANA) UNTUK ANAK USIA SEKOLAH DI DAERAH RAWAN BENCANA KABUPATEN SOLOK SELATAN SUMATERA BARAT
EDUKASI KONSEP TAGANA (TANGGAP SIAP BENCANA) UNTUK ANAK USIA SEKOLAH DI DAERAH RAWAN BENCANA KABUPATEN SOLOK SELATAN SUMATERA BARAT
Kesiapan dan pencegahan terhadap bencana alam merupakan salah satu faktor dalam mengurangi dampak kerugian serta korban. Bencana adalah suatu rangkaian peristiwa mengganggu, merusa...
Evaluasi Program PAUD Holistik Integratif dengan Model CIPP di PAUD Eunike Lobalain
Evaluasi Program PAUD Holistik Integratif dengan Model CIPP di PAUD Eunike Lobalain
Tujuan dari  penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauhmana penerapan program layanan PAUD HI pada  Pendidikan Anak Usia Dini Eunike Lobalain di Kabupaten Rote Ndao serta untuk ...
SOSIALISASI STANDAR OPRASIONAL PROSEDUR (SOP) TANGGAP DARURAT DALAM MANAJEMEN BENCANA DI SEKOLAH
SOSIALISASI STANDAR OPRASIONAL PROSEDUR (SOP) TANGGAP DARURAT DALAM MANAJEMEN BENCANA DI SEKOLAH
Abstrak Bencana tanah longsor dapat mengakibatkan ancaman serius bagi masyarakat yang dapat menjadi situasi darurat bencana. Situasi darurat bencana ialah suatu peristiwa ata...

Back to Top