Javascript must be enabled to continue!
IDENTIFIKASI JENIS TANAMAN SEBAGAI BAHAN BAKU PRODUKSI OLEH-OLEH DI CV ARJUNA FLORA BATU MALANG
View through CrossRef
Tanaman merupakan tumbuhan yang dirawat atau dipelihara pada suatu media untuk mengambil manfaat atau dipanen ketika sampai waktu tertentu. CV Arjuna Flora merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang agribisnis tanaman hias dan produksi oleh-oleh khas Batu Malang. Tanaman yang dibudidayakan CV Arjuna Flora sangat banyak maka dibutuhkan identifikasi jenis tanaman sebagai bahan baku produksi oleh-oleh. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tanaman sebagai bahan baku produksi oleh- oleh di CV Arjuna Flora Batu. Metode penelitian yang digunakan yaitu survey. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar wawancara semi terstruktur dan lembar catatan lapangan. Penentuan responden yang diwawancara dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini ditemukan sebanyak 8 jenis tanaman sebagai bahan baku produksi oleh- oleh di CV Arjuna Flora Batu Malang yaitu tanaman buah apel (Malus Domestica), tanaman buah nanas (Ananas Comosus), tanaman tanaman buah salak (Salacca Zalacca), tanaman buah durian (Durio Zibethinus), tanaman buah pisang (Musa Paradisiaca), tanaman buah nangka (Artocarpus Heterophyllus), tanaman buah jeruk nipis (Citrus Aurantifolia Swingle), dan tanaman kentang (Solanum Tuberosum).
Title: IDENTIFIKASI JENIS TANAMAN SEBAGAI BAHAN BAKU PRODUKSI OLEH-OLEH DI CV ARJUNA FLORA BATU MALANG
Description:
Tanaman merupakan tumbuhan yang dirawat atau dipelihara pada suatu media untuk mengambil manfaat atau dipanen ketika sampai waktu tertentu.
CV Arjuna Flora merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang agribisnis tanaman hias dan produksi oleh-oleh khas Batu Malang.
Tanaman yang dibudidayakan CV Arjuna Flora sangat banyak maka dibutuhkan identifikasi jenis tanaman sebagai bahan baku produksi oleh-oleh.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tanaman sebagai bahan baku produksi oleh- oleh di CV Arjuna Flora Batu.
Metode penelitian yang digunakan yaitu survey.
Teknik pengumpulan data menggunakan lembar wawancara semi terstruktur dan lembar catatan lapangan.
Penentuan responden yang diwawancara dengan teknik purposive sampling.
Hasil penelitian ini ditemukan sebanyak 8 jenis tanaman sebagai bahan baku produksi oleh- oleh di CV Arjuna Flora Batu Malang yaitu tanaman buah apel (Malus Domestica), tanaman buah nanas (Ananas Comosus), tanaman tanaman buah salak (Salacca Zalacca), tanaman buah durian (Durio Zibethinus), tanaman buah pisang (Musa Paradisiaca), tanaman buah nangka (Artocarpus Heterophyllus), tanaman buah jeruk nipis (Citrus Aurantifolia Swingle), dan tanaman kentang (Solanum Tuberosum).
Related Results
APLIKASI PROGRAM LINIER DALAM PEMBELIAN BAHAN BAKU
APLIKASI PROGRAM LINIER DALAM PEMBELIAN BAHAN BAKU
Pengambilan keputusan pembelian bahan baku merupakan salah satu aspek yang penting guna kelancaran produksi. Kesalahan dalam merencanakan kebutuhan bahan baku berakibat pada p...
APLIKASI PROGRAM LINIER DALAM PEMBELIAN BAHAN BAKU
APLIKASI PROGRAM LINIER DALAM PEMBELIAN BAHAN BAKU
Pengambilan keputusan pembelian bahan baku merupakan salah satu aspek yang penting guna kelancaran produksi. Kesalahan dalam merencanakan kebutuhan bahan baku berakibat pada p...
ANALISA SISTEM PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA INDUSTRI BINTANG PRIMA ACEH BESAR
ANALISA SISTEM PERSEDIAAN BAHAN BAKU PADA INDUSTRI BINTANG PRIMA ACEH BESAR
Perencanaan persediaan bahan baku merupakan salah satu peranan yang sangat penting dalam dunia industri untuk meningkatkan permintaan pasar. Sebuah perencanaan produksi akan berjal...
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESRTIKA MODIFIKASI VESPA ROSOK BONDOWOSO
NILAI ESTETIKA VESPA MODIFIKASI KOMUNITAS VESPA BONDOWOSO Syarief Abdurahman Arrahim1, I Wayan Sudiarta2, I Gst Ngr. Sura Ardana31,2,3Program Studi Pendidikan Seni RupaFakultas Ba...
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU OPTIMAL PADA USAHA DAGANG TEMPE BOGAR DI PALOPO
ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU OPTIMAL PADA USAHA DAGANG TEMPE BOGAR DI PALOPO
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa jumlah kuantitas pembelian bahan baku yang optimal, jumlah persediaan pengaman bahan baku, waktu pesanan kembali bahan baku, jumlah...
BATU PUN: ARKEOLOGI DAN MITOS DAYAK LUNDAYEH DI LEMBAH KURID DI KRAYAN, NUNUKAN
BATU PUN: ARKEOLOGI DAN MITOS DAYAK LUNDAYEH DI LEMBAH KURID DI KRAYAN, NUNUKAN
Tradisi megalitik di kawasan Krayan telah berkembang seiring dengan perubahan zaman. Salah satunya adalah Batu Pun yang berada di lembah Kurid, di Nunukan. Tampaknya masyarakat Lun...
Pengaruh Penambahan Batu Cadas Terhadap Agregat Kasar Untuk Pengujian Kuat Tekan pada Beton
Pengaruh Penambahan Batu Cadas Terhadap Agregat Kasar Untuk Pengujian Kuat Tekan pada Beton
: Batu cadas (batu trass) adalah batuan yang telah mengalami perubahan komposisi kimia yang di sebabkan oleh pelapukan dan pengaruh kondisi air bawah tanah. Bahan galian ini berwar...

