Javascript must be enabled to continue!
EVALUASI PEMENUHAN STANDAR TEKNIS FASILITAS PEJALAN KAKI PADA KAWASAN KUANINO KUPANG
View through CrossRef
Kawasan Kuanino di Kota Kupang merupakan daerah yang padat akan aktivitas perdagangan barang dan jasa. Kemudahan akan akses terhadap kawasan ini didukung oleh berbagai fasilitas prasarana transportasi yang ada. Satu hal yang menjadi perhatian adalah akses terhadap prasarana fasilitas pejalan kaki yang sering mendapatkan prioritas terakhir dalam pengembangan prasarana transportasi jalan. Fasilitas pejalan kaki dapat dikatakan sudah baik apabila memenuhi standar teknis perencanaan yang mengakomodir semua kalangan masyarakat termasuk kaum disabilitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pemenuhan fasilitas pejalan kaki yang ada terhadap standar teknis pelayanan minimal berdasarkan ketentuan dan pedoman yang berlaku. Metode penelitian menggunakan evaluasi kondisi eksisting fasilitas pejalan kaki terhadap standar kriteria fasilitas pejalan kaki Berdasarkan aspek kriteria menurut Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 03/PRT/M/2014. Hasil peneltian menunjukan aspek keamanan (beda tingg dan ubin pemandu kaum difasbel), aksesibilitas (gangguan pada trotoar), konektivitas (fasilitas penyeberangan) dan penunjang masih belum memnuhi kriteria standar teknis, sehingga perlu adanya perbaikan fasilitas pejalan kaki pada Jl. Jend. Sudirman (Kuanino) dengan basis model 3E yaitu rekayasa (engineering), edukasi (education) dan penindakan (enforcement).
Title: EVALUASI PEMENUHAN STANDAR TEKNIS FASILITAS PEJALAN KAKI PADA KAWASAN KUANINO KUPANG
Description:
Kawasan Kuanino di Kota Kupang merupakan daerah yang padat akan aktivitas perdagangan barang dan jasa.
Kemudahan akan akses terhadap kawasan ini didukung oleh berbagai fasilitas prasarana transportasi yang ada.
Satu hal yang menjadi perhatian adalah akses terhadap prasarana fasilitas pejalan kaki yang sering mendapatkan prioritas terakhir dalam pengembangan prasarana transportasi jalan.
Fasilitas pejalan kaki dapat dikatakan sudah baik apabila memenuhi standar teknis perencanaan yang mengakomodir semua kalangan masyarakat termasuk kaum disabilitas.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pemenuhan fasilitas pejalan kaki yang ada terhadap standar teknis pelayanan minimal berdasarkan ketentuan dan pedoman yang berlaku.
Metode penelitian menggunakan evaluasi kondisi eksisting fasilitas pejalan kaki terhadap standar kriteria fasilitas pejalan kaki Berdasarkan aspek kriteria menurut Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No.
03/PRT/M/2014.
Hasil peneltian menunjukan aspek keamanan (beda tingg dan ubin pemandu kaum difasbel), aksesibilitas (gangguan pada trotoar), konektivitas (fasilitas penyeberangan) dan penunjang masih belum memnuhi kriteria standar teknis, sehingga perlu adanya perbaikan fasilitas pejalan kaki pada Jl.
Jend.
Sudirman (Kuanino) dengan basis model 3E yaitu rekayasa (engineering), edukasi (education) dan penindakan (enforcement).
Related Results
Keterpaduan Penataan Jalur Pejalan Kaki Di Jl. Urip Sumoharjo Dan Jl. Prof. Herman Yohanes Yogyakarta
Keterpaduan Penataan Jalur Pejalan Kaki Di Jl. Urip Sumoharjo Dan Jl. Prof. Herman Yohanes Yogyakarta
Jalur pejalan kaki pada Kawasan Jl. Urip Sumoharjo dan Jl. Prof. Herman Yohanes saat ini beralih dari fungsi yang seharusnya digunakan untuk pejalan kaki akan tetapi justru menjadi...
ANALISIS TINGKAT PELAYANAN FASILITAS PEJALAN KAKI PADA TROTOAR JALAN AHMAD YANI KOTA BEKASI
ANALISIS TINGKAT PELAYANAN FASILITAS PEJALAN KAKI PADA TROTOAR JALAN AHMAD YANI KOTA BEKASI
Kota Bekasi dimana terdapat banyak tempat pembelanjaan salah satunya yaitu Mall Giant Mega Bekasi di Jalan Ahmad Yani yang terletak di pusat kota. Banyaknya aktifitas yang dilakuka...
Tinjauan Yuridis Terhadap Penyalahgunaan Fungsi Penyeberangan Pejalan Kaki Sebagai Ajang Pagelaran Busana
Tinjauan Yuridis Terhadap Penyalahgunaan Fungsi Penyeberangan Pejalan Kaki Sebagai Ajang Pagelaran Busana
Penyeberangan pejalan kaki telah diatur Berdasarkan UU No dana. 22 tahun 2009 perihal lalu lintas dan angkutan jalan(UU LLAJ). Fungsi penyebrangan Jalan bagi pejalan kaki yang awal...
PENATAAN JALUR PEJALAN KAKI BERDASARKAN AKTIVITAS PENGGUNA KORIDOR PADA KORIDOR SEI RAMPAH
PENATAAN JALUR PEJALAN KAKI BERDASARKAN AKTIVITAS PENGGUNA KORIDOR PADA KORIDOR SEI RAMPAH
Koridor Sei Rampah yang terletak di jalan arteri lintas Sumatera merupakan penunjang kehidupan sosial dan ekonomi yang ditandai dengan aktivitas yang cukup tinggi. Bangunan di sepa...
PERBANDINGAN SENSITIFITAS KAKI ANTARA SENAM KAKI MENGGUNAKAN KORAN DAN KELERENG PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II
PERBANDINGAN SENSITIFITAS KAKI ANTARA SENAM KAKI MENGGUNAKAN KORAN DAN KELERENG PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II
ABSTRACT
Diabetic foot exercise aims to help improving blood circulation, strengthen the small muscles of the feet and prevent foot deformities. Reduced sensitivity o...
EVALUASI KONSEP RAMAH PEJALAN KAKI PADA PEDESTRIAN MALIOBORO DENGAN PENDEKATAN KONSEP WALKABILITY
EVALUASI KONSEP RAMAH PEJALAN KAKI PADA PEDESTRIAN MALIOBORO DENGAN PENDEKATAN KONSEP WALKABILITY
Abstract: Malioboro Pedestrian is located in the tourist area of Malioboro, which has been arranged by the Yogyakarta Regional Government. The arrangement carried out applies the c...
Safety Level Of Pedestrian In Urban Area
Safety Level Of Pedestrian In Urban Area
There are other road users who have high rates involvement as victims of accidents, namely vulnerable road users such as pedestrians. The study concern to find out the safety level...
Pengetahuan pencegahan kaki diabetik penderita diabetes melitus berpengaruh terhadap perawatan kaki
Pengetahuan pencegahan kaki diabetik penderita diabetes melitus berpengaruh terhadap perawatan kaki
Latar Belakang: Komplikasi yang sering terjadi pada penderita diabetes melitus salah satunya kaki diabetik. Masalah kaki diabetik memerlukan waktu dan biaya cukup banyak. Pencegah...

