Javascript must be enabled to continue!
Transformasi Stadion Olah Raga KONI di Kawasan Perdagangan Kota Jambi
View through CrossRef
Kota berkembang dari suatu kawasan inti yang meluas ke sekitarnya. Kawasan awal mula ini yang kemudian menjelma menjadi pusat kota. Pada awalnya banyak kota direncanakan dalam skala kecil, sehingga pada kawasan tersebut dipersiapkan fasilitas-fasilitas perkotaan yang lengkap, termasuk fasilitas sosial dan rekreasi yang di antaranya merupakan fasilitas olah raga. Ketika suatu kota berkembang pesat dan terjadi perubahan peruntukan, bisa terjadi suatu fasilitas yang dalam hal ini fasilitas olah raga berupa stadion menjadi berada di tengah-tengah kawasan perdagangan yang berkembang pesat. Dalam situasi demikian, maka muncul permasalahan tentang fungsi stadion tersebut. Secara ekonomi muncul tuntutan agar aset stadion dialihfungsikan menjadi sarana yang memiliki nilai ekonomi selaras dengan peningkatan nilai lahan dan properti di sekitarnya. Kasus tersebut juga terjadi pada Stadion Koni di Kota Jambi. Dimana di samping permasalahan terkait keberadaannya di kawasan strategis ekonomi, juga dengan masih dibutuhkannya stadion ini oleh warga, selain untuk fungsi olah raga, juga sebagai sarana aktivitas sosial. Hal ini mengingat keterbatasan ruang publik di Kota Jambi. Ditambah lagi dengan kondisi penurunan vitalitas kawasan yang diperlihatkan dengan banyaknya underutilized propertiy di sekitar kawasan. Hal lain adalah masih ada area permukiman pada kawasan dan di lingkungan sekitarnya. Bagaimana mempertemukan beragam tuntutan tersebut pada kawasan stadion yang keberadaannya bagi warga kota juga sudah melekat sebagai identitas kawasan. Dan bagaimana stadion tersebut bisa bertransformasi secara fungsi untuk memenuhi kebutuhan programatik yang baru dalam permasalahan kawasan yang ada. Untuk itu dilakukan suatu kajian deskriptif kualitatif dengan melihat morfologi kawasan saat ini dan potensi proyeksi pengembangan kawasan Stadion Koni tersebut di masa depan. Kajian literatur juga dilakukan untuk mendapatkan landasan teori yang bisa dipergunakan. Selain itu, juga dilakukan kajian preseden pada permasalahan yang serupa. Selanjutnya dari simpulan kajian di atas, dirumuskan suatu model desain arsitetur yang bisa memenuhi dan menjawab permasalahan yang ada. Dari penelitian yang dilakukan, ditemukan desain kawasan mixed use yang dapat memenuhi beragam tuntutan untuk menyelesaikan permasalahan kawasan. Selain itu, juga diusulkan suatu solusi terkait transformasi permukiman yang ada pada kawasan. Secara arsitektur dirancang untuk bisa menyelaraskan dengan nilai ekonomi lahan dengan desain bangunan vertikal namun memberikan gradasi skala yang memberi penghargaan pada skala kawasan hunian sekitar dan tentunya pada aspek sosial humanisme-nya. Secara fungsi arsitekturnya selaras dengan pendekatan mixed use kawasan bersifat terbuka dan mengakomodir tuntutan ragam programatik kebutuhan.
Title: Transformasi Stadion Olah Raga KONI di Kawasan Perdagangan Kota Jambi
Description:
Kota berkembang dari suatu kawasan inti yang meluas ke sekitarnya.
Kawasan awal mula ini yang kemudian menjelma menjadi pusat kota.
Pada awalnya banyak kota direncanakan dalam skala kecil, sehingga pada kawasan tersebut dipersiapkan fasilitas-fasilitas perkotaan yang lengkap, termasuk fasilitas sosial dan rekreasi yang di antaranya merupakan fasilitas olah raga.
Ketika suatu kota berkembang pesat dan terjadi perubahan peruntukan, bisa terjadi suatu fasilitas yang dalam hal ini fasilitas olah raga berupa stadion menjadi berada di tengah-tengah kawasan perdagangan yang berkembang pesat.
Dalam situasi demikian, maka muncul permasalahan tentang fungsi stadion tersebut.
Secara ekonomi muncul tuntutan agar aset stadion dialihfungsikan menjadi sarana yang memiliki nilai ekonomi selaras dengan peningkatan nilai lahan dan properti di sekitarnya.
Kasus tersebut juga terjadi pada Stadion Koni di Kota Jambi.
Dimana di samping permasalahan terkait keberadaannya di kawasan strategis ekonomi, juga dengan masih dibutuhkannya stadion ini oleh warga, selain untuk fungsi olah raga, juga sebagai sarana aktivitas sosial.
Hal ini mengingat keterbatasan ruang publik di Kota Jambi.
Ditambah lagi dengan kondisi penurunan vitalitas kawasan yang diperlihatkan dengan banyaknya underutilized propertiy di sekitar kawasan.
Hal lain adalah masih ada area permukiman pada kawasan dan di lingkungan sekitarnya.
Bagaimana mempertemukan beragam tuntutan tersebut pada kawasan stadion yang keberadaannya bagi warga kota juga sudah melekat sebagai identitas kawasan.
Dan bagaimana stadion tersebut bisa bertransformasi secara fungsi untuk memenuhi kebutuhan programatik yang baru dalam permasalahan kawasan yang ada.
Untuk itu dilakukan suatu kajian deskriptif kualitatif dengan melihat morfologi kawasan saat ini dan potensi proyeksi pengembangan kawasan Stadion Koni tersebut di masa depan.
Kajian literatur juga dilakukan untuk mendapatkan landasan teori yang bisa dipergunakan.
Selain itu, juga dilakukan kajian preseden pada permasalahan yang serupa.
Selanjutnya dari simpulan kajian di atas, dirumuskan suatu model desain arsitetur yang bisa memenuhi dan menjawab permasalahan yang ada.
Dari penelitian yang dilakukan, ditemukan desain kawasan mixed use yang dapat memenuhi beragam tuntutan untuk menyelesaikan permasalahan kawasan.
Selain itu, juga diusulkan suatu solusi terkait transformasi permukiman yang ada pada kawasan.
Secara arsitektur dirancang untuk bisa menyelaraskan dengan nilai ekonomi lahan dengan desain bangunan vertikal namun memberikan gradasi skala yang memberi penghargaan pada skala kawasan hunian sekitar dan tentunya pada aspek sosial humanisme-nya.
Secara fungsi arsitekturnya selaras dengan pendekatan mixed use kawasan bersifat terbuka dan mengakomodir tuntutan ragam programatik kebutuhan.
Related Results
EVALUASI ELEMEN LANSKAP DALAM MEWUJUDKAN IDENTITAS KAWASAN STADION PATRIOT CANDRABHAGA KOTA BEKASI
EVALUASI ELEMEN LANSKAP DALAM MEWUJUDKAN IDENTITAS KAWASAN STADION PATRIOT CANDRABHAGA KOTA BEKASI
Ruang publik merupakan area yang berfungsi untuk menampung aktivitas masyarakat baik secara individu maupun berkelompok. Kawasan stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi merupakan p...
Kesesuaian Komponen Fisik Taman Kota dalam Mendukung Penerapan Konsep Kota Berkelanjutan di Kota Surakarta: Studi Kasus Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari
Kesesuaian Komponen Fisik Taman Kota dalam Mendukung Penerapan Konsep Kota Berkelanjutan di Kota Surakarta: Studi Kasus Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari
<p><em>Kota Surakarta </em><em>memiliki visi </em><em>menjaga keseimbangan kebutuhan lahan dan daya tampung lingkungan dengan pertumbuhan pendud...
Perancangan Sistem Buka Tutup Atap Stadion Otomatis Berbasis Mikrokontroler ATMEGA 328P
Perancangan Sistem Buka Tutup Atap Stadion Otomatis Berbasis Mikrokontroler ATMEGA 328P
Sistem pembukaan atap saat ini masih menggunakan sistem manual, sehingga kurang efisien, dengan memanfaatkan teknologi yang semakin berkembang dibuatlah alat otomatisasi untuk memp...
HASIL PEMBANGUNAN OLAHRAGA DI KOTA JAMBI DITINJAU DARI SPORT DEVELOPMENT INDEX
HASIL PEMBANGUNAN OLAHRAGA DI KOTA JAMBI DITINJAU DARI SPORT DEVELOPMENT INDEX
Penelitian ini dilatarbelakangi permasalahan yaitu belum diketahuinya pembangunan olahraga Kota Jambi ditinjau dari Sport Development Index (SDI). Keempat aspek SDI akan membantu m...
Penentuan Lokasi Potensial dan Arahan Pengembangan Kawasan Perdagangan Secara Berkelanjutan Di Kota Masamba
Penentuan Lokasi Potensial dan Arahan Pengembangan Kawasan Perdagangan Secara Berkelanjutan Di Kota Masamba
Perkembangan perdagangan dan jasa di Kawasan Perkotaan Masamba membentuk pola linier pada jalan-jalan utama. Di samping itu, pada kawasan transisi dan kawasan pinggiran perdagangan...
PERKEMBANGAN KOTA-KOTA KECIL DI KABUPATEN BANYUMAS DAN POTENSI PENGUATAN PERANNYA DALAM KETERKAITAN DESA KOTA
PERKEMBANGAN KOTA-KOTA KECIL DI KABUPATEN BANYUMAS DAN POTENSI PENGUATAN PERANNYA DALAM KETERKAITAN DESA KOTA
Kabupaten Banyumas merupakan salah satu kabupaten yang mengalami urbanisasi wilayah yang ditandai oleh perkembangan kawasan perkotaan yang massif di wilayahnya. Pada tahun 2019 kab...
Pemetaan Kawasan Kumuh Menggunakan Metode AHP dan GIS di Kota Tanjungbalai
Pemetaan Kawasan Kumuh Menggunakan Metode AHP dan GIS di Kota Tanjungbalai
Kawasan kumuh yang terjadi di Kota Tanjungbalai dikarenakan salah satunya kurangnya kesadaran masyarakat di Kota Tanjungbalai sehingga sampai saat ini masih banyak lingkungan yang ...
Perubahan Fungsi Bangunan Di Koridor Jalan Sirajudin-Banjarsari Akibat Keberadaan Kawasan Pendidikan Di Kelurahan Tembalang Semarang Jawa Tengah
Perubahan Fungsi Bangunan Di Koridor Jalan Sirajudin-Banjarsari Akibat Keberadaan Kawasan Pendidikan Di Kelurahan Tembalang Semarang Jawa Tengah
<span style="color: #444444; font-family: HelveticaNeue, 'Helvetica Neue', Helvetica, Arial, sans-serif; font-size: 11.9px; line-height: 21px;">Kawasan Tembalang diperuntukka...

