Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

CANDI MUARO JAMBI : KAJIAN CERITA RAKYAT, ARKEOLOGI, DAN PARIWISATA

View through CrossRef
Abstract               Muaro Jambi Temple is a cultural heritage of the Buddhist era of the Malay kingdom which has value for the people of Muaro Jambi Village. From Muaro Jambi Temple, various kinds of archeological and tourism studies emerged, including the folklore that developed around Muaro Jambi Temple, Muaro Jambi Village. Folklore is a work and part of cultural wealth owned by a society. Born folklore aims to shape the character of the community that is taught to the next generation through verbal conveyed by the ancestors, usually contained values and norms of life. Besides folklore can attract tourists to visit an area that involves special objects such as one of the Muaro Jambi temples in Muaro Jambi Village, Jambi Province. Archaeological findings at Muaro Jambi Temple will provide repertoire of local and international folklore and tourism activities. This research is a descriptive study using a qualitative design. The method used in the form of interviews, observation and documentation. The data used in the form of folklore in the village of Muaro Jambi obtained from interviews with community leaders in Muaro Jambi Village which are related to the Muaro Jambi Temple. As well as archaeological findings and tourism data.Keywords: Muaro Jambi Temple, Folklore, Tourism, Archeology AbstrakCandi Muaro Jambi merupakan peninggalan budaya zaman kerajaan Melayu masa Budha yang memiliki nilai bagi masyarakat Desa Muaro Jambi. Dari Candi Muaro Jambi muncul berbagai macam kajian arkeologi dan pariwisata termasuk di dalamnya terdapat cerita rakyat yang berkembang di sekitar Candi Muaro Jambi yaitu Desa Muaro Jambi. Cerita Rakyat merupakan suatu hasil karya dan bagian dari kekayaan budaya yang dimiliki oleh suatu masyarakat. Cerita rakyat lahir bertujuan untuk membentuk karakter masyarakat yang di ajarkan ke generasi selanjutnya melalui lisan yang di sampaikan oleh nenek moyang, biasanya terkandung nilai dan norma kehidupan. Selain itu cerita rakyat dapat menarik wisatawan untuk berkunjung ke suatu daerah yang melibatkan objek-objek khusus seperti salah satunya Candi Muaro Jambi yang ada di Desa Muaro Jambi Provinsi Jambi. Temuan-temuan arkeologi di Candi Muaro Jambi akan memberikan khasanah cerita rakyat dan kegiatan pariwisata lokal maupun mancanegara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan rancangan kualitatif. Metode yang digunakan berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Data yang digunakan berupa cerita rakyat di Desa Muaro Jambi yang didapat dari hasil wawancara dengan tokoh masyarakat di Desa Muaro Jambi yang ada keterkaitannya dengan Candi Muaro Jambi. Serta data-data temuan arkeologi dan data pariwisata. Kata Kunci: Candi Muaro Jambi, Cerita Rakyat, Pariwisata, Arkeologi 
Title: CANDI MUARO JAMBI : KAJIAN CERITA RAKYAT, ARKEOLOGI, DAN PARIWISATA
Description:
Abstract               Muaro Jambi Temple is a cultural heritage of the Buddhist era of the Malay kingdom which has value for the people of Muaro Jambi Village.
From Muaro Jambi Temple, various kinds of archeological and tourism studies emerged, including the folklore that developed around Muaro Jambi Temple, Muaro Jambi Village.
Folklore is a work and part of cultural wealth owned by a society.
Born folklore aims to shape the character of the community that is taught to the next generation through verbal conveyed by the ancestors, usually contained values and norms of life.
Besides folklore can attract tourists to visit an area that involves special objects such as one of the Muaro Jambi temples in Muaro Jambi Village, Jambi Province.
Archaeological findings at Muaro Jambi Temple will provide repertoire of local and international folklore and tourism activities.
This research is a descriptive study using a qualitative design.
The method used in the form of interviews, observation and documentation.
The data used in the form of folklore in the village of Muaro Jambi obtained from interviews with community leaders in Muaro Jambi Village which are related to the Muaro Jambi Temple.
As well as archaeological findings and tourism data.
Keywords: Muaro Jambi Temple, Folklore, Tourism, Archeology AbstrakCandi Muaro Jambi merupakan peninggalan budaya zaman kerajaan Melayu masa Budha yang memiliki nilai bagi masyarakat Desa Muaro Jambi.
Dari Candi Muaro Jambi muncul berbagai macam kajian arkeologi dan pariwisata termasuk di dalamnya terdapat cerita rakyat yang berkembang di sekitar Candi Muaro Jambi yaitu Desa Muaro Jambi.
Cerita Rakyat merupakan suatu hasil karya dan bagian dari kekayaan budaya yang dimiliki oleh suatu masyarakat.
Cerita rakyat lahir bertujuan untuk membentuk karakter masyarakat yang di ajarkan ke generasi selanjutnya melalui lisan yang di sampaikan oleh nenek moyang, biasanya terkandung nilai dan norma kehidupan.
Selain itu cerita rakyat dapat menarik wisatawan untuk berkunjung ke suatu daerah yang melibatkan objek-objek khusus seperti salah satunya Candi Muaro Jambi yang ada di Desa Muaro Jambi Provinsi Jambi.
Temuan-temuan arkeologi di Candi Muaro Jambi akan memberikan khasanah cerita rakyat dan kegiatan pariwisata lokal maupun mancanegara.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan menggunakan rancangan kualitatif.
Metode yang digunakan berupa wawancara, observasi dan dokumentasi.
Data yang digunakan berupa cerita rakyat di Desa Muaro Jambi yang didapat dari hasil wawancara dengan tokoh masyarakat di Desa Muaro Jambi yang ada keterkaitannya dengan Candi Muaro Jambi.
Serta data-data temuan arkeologi dan data pariwisata.
 Kata Kunci: Candi Muaro Jambi, Cerita Rakyat, Pariwisata, Arkeologi .

Related Results

Ornamen dan Nilai-Nilai Karakter Cerita Pancatantra pada Relief Candi Mendut dan Candi Sojiwan
Ornamen dan Nilai-Nilai Karakter Cerita Pancatantra pada Relief Candi Mendut dan Candi Sojiwan
Penelitian ini didasarkan pada cerita bertema pañcatantra di Candi Mendut dan Candi Sojiwan yang mengandung nilai moral luhur dalam membentuk karakter seseorang, namun belum dimanf...
1 Ornamen dan Nilai-Nilai Karakter Cerita Pancatantra pada Relief Candi Mendut dan Candi Sojiwan
1 Ornamen dan Nilai-Nilai Karakter Cerita Pancatantra pada Relief Candi Mendut dan Candi Sojiwan
Penelitian ini didasarkan pada cerita bertema pañcatantra di Candi Mendut dan Candi Sojiwan yang mengandung nilai moral luhur dalam membentuk karakter seseorang, namun belum dimanf...
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERITA RAKYAT ACEH BESAR
ANALISIS GAYA BAHASA DALAM CERITA RAKYAT ACEH BESAR
Penelitian ini membahas tentang analisis gaya bahasa dalam cerita rakyat Aceh Besar. Rumusan masalah penelitian ini adalah apa saja jenis-jenis gaya bahasa yang terdapat dalam ceri...
Pemanfaatan Cerita Rakyat Sumbawa Sebagai Bahan Literasi Siswa Sekolah Dasar
Pemanfaatan Cerita Rakyat Sumbawa Sebagai Bahan Literasi Siswa Sekolah Dasar
Cerita rakyat Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Barat merupakan cerita rakyat yang tumbuh dan berkembang secara lisan dan menyebar secara turun temurun dari generasi ke generasi beri...
Potensi Dan Strategi Pengembangan Ekowisata Danau Tangkas Di Desa Tanjung Lanjut Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi
Potensi Dan Strategi Pengembangan Ekowisata Danau Tangkas Di Desa Tanjung Lanjut Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi
ABSTRACT The background of this research is that one of the tourist destinations in Muaro Jambi Regency which offers a natural feel is Tangkas Lake Ecotorisme. This nature tour is ...
Identifikasi Cerita Rakyat Sumbawa
Identifikasi Cerita Rakyat Sumbawa
Selama ini pemerintah tampaknya hanya berusaha untuk memajukan kebudayaan nasional. Padahal pemerintah diharapkan juga menggali dan memperkenalkan kekayaan khasanah kebudayaan loka...
Stabilitas Struktur Candi Mendut
Stabilitas Struktur Candi Mendut
Kajian Stabilitas Struktur Candi Mendut ini sangat penting guna mengevaluasi kondisi stabilitas struktur bangunan Candi Mendut sehingga kelestariannya akan terjaga. Berbagai kegiat...
Intertextual Study in Comparative Literature: Folklore of Oedipus and Folklore of Sangkuriang
Intertextual Study in Comparative Literature: Folklore of Oedipus and Folklore of Sangkuriang
The purpose of this research is to identify intertextual study in comparative literature of Oedipus folklore and Sangkuriang folklore. The intertextual study of comparative literat...

Back to Top