Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Penentuan Lokasi Potensial dan Arahan Pengembangan Kawasan Perdagangan Secara Berkelanjutan Di Kota Masamba

View through CrossRef
Perkembangan perdagangan dan jasa di Kawasan Perkotaan Masamba membentuk pola linier pada jalan-jalan utama. Di samping itu, pada kawasan transisi dan kawasan pinggiran perdagangan dan jasa yang ada tidak begitu berkembang, sehingga orientasi pelayanan harus ke kawasan pusat tersebut dan beban kawasan pusat menjadi berat. Tingginya intensitas kegiatan yang terdapat di sepanjang jalan-jalan utama kawasan menimbulkan tarikan dan bangkitan yang dapat menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya permasalahan transportasi (kemacetan lalu lintas). Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kawasan perdagangan di Kawasan Perkotaan Masamba, 2) menentukan lokasi potensial kawasan perdagangan di Kawasan Perkotaan Masamba, 3) merumuskan arahan pengembangan kawasan perdagangan berkelanjutan di Kawasan Perkotaan Masamba. Data yang digunakan terdiri atas data sekunder meliputi data demografi, sarana perdagangan, jaringan jalan, sarana dan prasarana umum. Pengumpulan data dilakukan dengan survei lapangan, pemetaan, kuisioner, dan wawancara. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda dan analisis spasial berupa grid-based analysis. Hasil penelitian pada analisis regresi menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh secara signifikan terhadap perkembangan kawasan perdagangan di Kawasan Perkotaan Masamba meliputi Demografi (X1), Sarana Umum (X3), dan Kebijakan Pemerintah (X4), sedangkan Aksesibilitas (X2) tidak berpengaruh secara signifikan. Selanjutnya, berdasarkan hasil analisis spasial basis grid diperoleh tiga kategori nilai yaitu Sangat Potensial (Nilai 23-30), Potensial (Nilai 15-22), dan Tidak Potensial (Nilai 7-14), dimana sebagian besar Kawasan Perkotaan Masamba termasuk dalam kategori potensial.
Title: Penentuan Lokasi Potensial dan Arahan Pengembangan Kawasan Perdagangan Secara Berkelanjutan Di Kota Masamba
Description:
Perkembangan perdagangan dan jasa di Kawasan Perkotaan Masamba membentuk pola linier pada jalan-jalan utama.
Di samping itu, pada kawasan transisi dan kawasan pinggiran perdagangan dan jasa yang ada tidak begitu berkembang, sehingga orientasi pelayanan harus ke kawasan pusat tersebut dan beban kawasan pusat menjadi berat.
Tingginya intensitas kegiatan yang terdapat di sepanjang jalan-jalan utama kawasan menimbulkan tarikan dan bangkitan yang dapat menjadi salah satu faktor penyebab terjadinya permasalahan transportasi (kemacetan lalu lintas).
Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan kawasan perdagangan di Kawasan Perkotaan Masamba, 2) menentukan lokasi potensial kawasan perdagangan di Kawasan Perkotaan Masamba, 3) merumuskan arahan pengembangan kawasan perdagangan berkelanjutan di Kawasan Perkotaan Masamba.
Data yang digunakan terdiri atas data sekunder meliputi data demografi, sarana perdagangan, jaringan jalan, sarana dan prasarana umum.
Pengumpulan data dilakukan dengan survei lapangan, pemetaan, kuisioner, dan wawancara.
Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda dan analisis spasial berupa grid-based analysis.
Hasil penelitian pada analisis regresi menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh secara signifikan terhadap perkembangan kawasan perdagangan di Kawasan Perkotaan Masamba meliputi Demografi (X1), Sarana Umum (X3), dan Kebijakan Pemerintah (X4), sedangkan Aksesibilitas (X2) tidak berpengaruh secara signifikan.
Selanjutnya, berdasarkan hasil analisis spasial basis grid diperoleh tiga kategori nilai yaitu Sangat Potensial (Nilai 23-30), Potensial (Nilai 15-22), dan Tidak Potensial (Nilai 7-14), dimana sebagian besar Kawasan Perkotaan Masamba termasuk dalam kategori potensial.

Related Results

Transformasi Stadion Olah Raga KONI di Kawasan Perdagangan Kota Jambi
Transformasi Stadion Olah Raga KONI di Kawasan Perdagangan Kota Jambi
Kota berkembang dari suatu kawasan inti yang meluas ke sekitarnya. Kawasan awal mula ini yang kemudian menjelma menjadi pusat kota. Pada awalnya banyak kota direncanakan dalam skal...
Pemetaan Kawasan Kumuh Menggunakan Metode AHP dan GIS di Kota Tanjungbalai
Pemetaan Kawasan Kumuh Menggunakan Metode AHP dan GIS di Kota Tanjungbalai
Kawasan kumuh yang terjadi di Kota Tanjungbalai dikarenakan salah satunya kurangnya kesadaran masyarakat di Kota Tanjungbalai sehingga sampai saat ini masih banyak lingkungan yang ...
PERKEMBANGAN KOTA-KOTA KECIL DI KABUPATEN BANYUMAS DAN POTENSI PENGUATAN PERANNYA DALAM KETERKAITAN DESA KOTA
PERKEMBANGAN KOTA-KOTA KECIL DI KABUPATEN BANYUMAS DAN POTENSI PENGUATAN PERANNYA DALAM KETERKAITAN DESA KOTA
Kabupaten Banyumas merupakan salah satu kabupaten yang mengalami urbanisasi wilayah yang ditandai oleh perkembangan kawasan perkotaan yang massif di wilayahnya. Pada tahun 2019 kab...
ANALISIS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KOTA BIMA SEBAGAI KOTA TEPIAN AIR (WATER FRONT CITY)
ANALISIS KEBIJAKAN PENGEMBANGAN KOTA BIMA SEBAGAI KOTA TEPIAN AIR (WATER FRONT CITY)
Pengembangan  waterfront  city  adalah  suatu  usaha  penataan  dan  pengembangan bagian atau kawasan kota yang skala kegiatan dan fungsi yang ada sangat beragam dengan inten...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Pengembangan Kawasan Perdesaan Berkelanjutan Berbasis Potensi Pertanian
Pengembangan Kawasan Perdesaan Berkelanjutan Berbasis Potensi Pertanian
Desa Pa’rappunganta memiliki kawasan pedesaan yang luas dan mayoritas petani, tapi belum ada pengembangan kawasan pertanian berkelanjutan. Mewujudkan kawasan perdesaan berkelanju...
KUALITAS WALKABILITY PUSAT KOTA BANYUWANGI
KUALITAS WALKABILITY PUSAT KOTA BANYUWANGI
Banyuwangi lahir dari wilayah Kerajaan Blambangan, kerajaan Hindu terakhir di Jawa. VoC mendirikan pos induk dan dan selanjutnya pada periode kolonial wilayah ini berkembang menjad...

Back to Top