Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengembangan Kawasan Perdesaan Berkelanjutan Berbasis Potensi Pertanian

View through CrossRef
Desa Pa’rappunganta memiliki kawasan pedesaan yang luas dan mayoritas petani, tapi belum ada pengembangan kawasan pertanian berkelanjutan. Mewujudkan kawasan perdesaan berkelanjutan perlu mengidentifikasi komoditas unggulan dan membuat stratgi dan arahan pengembangan kawasan perdesaan berkelanjutan. Tujuan penelitian untuk mengetahui komoditas unggulan dan membuat strategi dan arahan pengembangan kawasan perdesaan berkelanjutan di Desa Pa’rappunganta. Waktu penelitian dilaksanakan di bulan Maret sampai Juni 2019. Metode analisis digunakan LQ, Shift Share, Tipologi Klassen dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan komoditas basis adalah tebu dan komoditas unggulan adalah jagung dan cabai. Komoditas Tebu menjadi komoditas agroindustri untuk menyuplai Pabrik Gula Takalar, sedangkan Jagung dan Cabai selain dikonsumsi oleh rumah tangga juga menyuplai daerah lainnya untuk kebutuhan pangan dan hortikultura. Strategi untuk pengembangan Desa Pa’rappunganta sebagai kawasan pertanian berkelanjutan adalah dengan mengembangkan sektor potensial yaitu sektor pertanian (Tebu, Jagung, dan Cabai) karena memiliki sumberdaya lahan yang sesuai.  Arahan pengembangan di Desa Pa’rappunganta yaitu pengembangan kawasan agroindustri berupa penyediaan sarana dan prasarana agroindustri, pemberdayaam masyarakat, mengembangkan komoditas basis dan unggulan untuk meningkatkan nilai ekspor ke luar daerah, melakukan diversifikasi produk pertanian untuk meningkatkan nilai jual, serta pembentukan kelembagaan / komunitas perdesaan berkelanjutan.
STTNAS is Sekolah Tinggi Teknologi Nasional
Title: Pengembangan Kawasan Perdesaan Berkelanjutan Berbasis Potensi Pertanian
Description:
Desa Pa’rappunganta memiliki kawasan pedesaan yang luas dan mayoritas petani, tapi belum ada pengembangan kawasan pertanian berkelanjutan.
Mewujudkan kawasan perdesaan berkelanjutan perlu mengidentifikasi komoditas unggulan dan membuat stratgi dan arahan pengembangan kawasan perdesaan berkelanjutan.
Tujuan penelitian untuk mengetahui komoditas unggulan dan membuat strategi dan arahan pengembangan kawasan perdesaan berkelanjutan di Desa Pa’rappunganta.
Waktu penelitian dilaksanakan di bulan Maret sampai Juni 2019.
Metode analisis digunakan LQ, Shift Share, Tipologi Klassen dan analisis SWOT.
Hasil penelitian menunjukkan komoditas basis adalah tebu dan komoditas unggulan adalah jagung dan cabai.
Komoditas Tebu menjadi komoditas agroindustri untuk menyuplai Pabrik Gula Takalar, sedangkan Jagung dan Cabai selain dikonsumsi oleh rumah tangga juga menyuplai daerah lainnya untuk kebutuhan pangan dan hortikultura.
Strategi untuk pengembangan Desa Pa’rappunganta sebagai kawasan pertanian berkelanjutan adalah dengan mengembangkan sektor potensial yaitu sektor pertanian (Tebu, Jagung, dan Cabai) karena memiliki sumberdaya lahan yang sesuai.
  Arahan pengembangan di Desa Pa’rappunganta yaitu pengembangan kawasan agroindustri berupa penyediaan sarana dan prasarana agroindustri, pemberdayaam masyarakat, mengembangkan komoditas basis dan unggulan untuk meningkatkan nilai ekspor ke luar daerah, melakukan diversifikasi produk pertanian untuk meningkatkan nilai jual, serta pembentukan kelembagaan / komunitas perdesaan berkelanjutan.

Related Results

Implikasi Hukum Agraria Terhadap Pengembangan Perdesaan
Implikasi Hukum Agraria Terhadap Pengembangan Perdesaan
Pengembangan perdesaan merupakan suatu aspek penting dalam mencapai pembangunan yang berkelanjutan. Hukum agraria, sebagai hukum yang mengatur hubungan antara manusia dengan tanah,...
PERKEMBANGAN KOTA-KOTA KECIL DI KABUPATEN BANYUMAS DAN POTENSI PENGUATAN PERANNYA DALAM KETERKAITAN DESA KOTA
PERKEMBANGAN KOTA-KOTA KECIL DI KABUPATEN BANYUMAS DAN POTENSI PENGUATAN PERANNYA DALAM KETERKAITAN DESA KOTA
Kabupaten Banyumas merupakan salah satu kabupaten yang mengalami urbanisasi wilayah yang ditandai oleh perkembangan kawasan perkotaan yang massif di wilayahnya. Pada tahun 2019 kab...
Pemetaan Kawasan Kumuh Menggunakan Metode AHP dan GIS di Kota Tanjungbalai
Pemetaan Kawasan Kumuh Menggunakan Metode AHP dan GIS di Kota Tanjungbalai
Kawasan kumuh yang terjadi di Kota Tanjungbalai dikarenakan salah satunya kurangnya kesadaran masyarakat di Kota Tanjungbalai sehingga sampai saat ini masih banyak lingkungan yang ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Transformasi Stadion Olah Raga KONI di Kawasan Perdagangan Kota Jambi
Transformasi Stadion Olah Raga KONI di Kawasan Perdagangan Kota Jambi
Kota berkembang dari suatu kawasan inti yang meluas ke sekitarnya. Kawasan awal mula ini yang kemudian menjelma menjadi pusat kota. Pada awalnya banyak kota direncanakan dalam skal...
Analisis Potensi Pengembangan Kawasan Perumahan dan Permukiman di Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor
Analisis Potensi Pengembangan Kawasan Perumahan dan Permukiman di Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor
ABSTRAK Pertumbuhan penduduk di perkotaan meningkatkan kebutuhan akan lahan. Kabupaten Bogor melalui RTRW 2016-2036 mengembangkan pusat-pusat kegiatan. Kecamatan Cigudeg mempunyai...
Creating New Rural Communitas: The Case of China Taiwan’s Rural Regeneration
Creating New Rural Communitas: The Case of China Taiwan’s Rural Regeneration
Traditional sociological theory explains that a rural community is an enclosed unit. China’s fast modernization and urbanization, however, display a rather different phenomenon, wh...

Back to Top