Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Hubungan Tingkat Stres dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Tingkat Akhir

View through CrossRef
Hambatan, tantangan, dan kendala harus dihadapi oleh mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan tinggi salah satunya dengan mengerjakan tugas akhir. Pengelolaan waktu merupakan salah satu permasalahan yang dialami mahasiswa selama masa studi. salah satu faktor psikologis yang dialami mahasiswa adalah stress. Kesulitan itu membuat mahasiswa sering putus asa dan menyebabkan mahasiswa tidak dapat menyelesaikan studinya tepat waktu. Hal ini membuat mahasiswa menjadi ansietas, stres bahkan depresi yang pada akhirnya dapat menyebabkan gangguan pada dirinya sendiri seperti gangguan tidur seperti insomnia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat stress dengan kualitas tidur pada mahasiswa tingkat akhir di Universitas Bale Bandung. Desain penelitian ini adalah Analitik korelasional dengan metode cross sectional. Populasi semua mahasiswa tingkat akhir di Universitas. Sampel dalam penelitian ini yaitu mahasiswa tingkat akhir sebanyak 32 orang. Instrument penelitian ini menggunakan lembar kuesioner dan uji statistik menggunakan uji koefisien Rank Spearman. Hasil penelitian hampir dari setengahnya responden (50,10%) dengan tingkat stress sedang. Hampir setengahnya responden (54,86%) mengalami kualitas tidur buruk. Uji Rank Spearman menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Tingkat stress dengan kualitas tidur pada mahasiswa/I tingkat akhir di Universitas. Peneliti menyarankan kepada institusi agar melakukan upaya pencegahan stres dalam penyusunan skripsi. Institusi menganjurkan orang tua mahasiswa lebih memberikan dukungan dan motivasi serta memfasilitasi sarana dan prasarana pada mahasiswa penyusun tugas skripsi.
Title: Hubungan Tingkat Stres dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Tingkat Akhir
Description:
Hambatan, tantangan, dan kendala harus dihadapi oleh mahasiswa dalam menyelesaikan pendidikan tinggi salah satunya dengan mengerjakan tugas akhir.
Pengelolaan waktu merupakan salah satu permasalahan yang dialami mahasiswa selama masa studi.
salah satu faktor psikologis yang dialami mahasiswa adalah stress.
Kesulitan itu membuat mahasiswa sering putus asa dan menyebabkan mahasiswa tidak dapat menyelesaikan studinya tepat waktu.
Hal ini membuat mahasiswa menjadi ansietas, stres bahkan depresi yang pada akhirnya dapat menyebabkan gangguan pada dirinya sendiri seperti gangguan tidur seperti insomnia.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat stress dengan kualitas tidur pada mahasiswa tingkat akhir di Universitas Bale Bandung.
Desain penelitian ini adalah Analitik korelasional dengan metode cross sectional.
Populasi semua mahasiswa tingkat akhir di Universitas.
Sampel dalam penelitian ini yaitu mahasiswa tingkat akhir sebanyak 32 orang.
Instrument penelitian ini menggunakan lembar kuesioner dan uji statistik menggunakan uji koefisien Rank Spearman.
Hasil penelitian hampir dari setengahnya responden (50,10%) dengan tingkat stress sedang.
Hampir setengahnya responden (54,86%) mengalami kualitas tidur buruk.
Uji Rank Spearman menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara Tingkat stress dengan kualitas tidur pada mahasiswa/I tingkat akhir di Universitas.
Peneliti menyarankan kepada institusi agar melakukan upaya pencegahan stres dalam penyusunan skripsi.
Institusi menganjurkan orang tua mahasiswa lebih memberikan dukungan dan motivasi serta memfasilitasi sarana dan prasarana pada mahasiswa penyusun tugas skripsi.

Related Results

Hubungan Antara Tingkat Stress Dengan Kualitas Tidur Pada Mahaiswa ITSK Dr Rs Soepraoen
Hubungan Antara Tingkat Stress Dengan Kualitas Tidur Pada Mahaiswa ITSK Dr Rs Soepraoen
Latar Belakang: Mahasiswa berada pada fase dewasa awal yang ditandai dengan berbagai tuntutan akademik dan penyesuaian sosial. Beban akademik yang tinggi, jadwal perkuliahan yang p...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Hubungan Kebiasaan Tidur dengan Pencapaian Akademik Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2019-2021
Hubungan Kebiasaan Tidur dengan Pencapaian Akademik Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Angkatan 2019-2021
ABSTRACT Medical students are a subgroup of the general population who are prone to sleep deprivation, possibly due to high learning intensity, clinical tasks including night shift...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KUALTAS TIDUR PADA PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG HEMODIALISA
HUBUNGAN TINGKAT STRES DENGAN KUALTAS TIDUR PADA PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG HEMODIALISA
Abstrak Latar Belakang : Pasien penyakit ginjal kronik (PGK) yang menjalani terapi hemodialisa cenderung mengalami stres karena perubahan gaya hidup, keterbatasan aktivitas, serta...
Hubungan Asupan Lemak Dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Di Wilayah Sukoharjo
Hubungan Asupan Lemak Dengan Kualitas Tidur Pada Mahasiswa Di Wilayah Sukoharjo
Mahasiswa sering mengalami gangguan tidur akibat aktivitas yang padat, yang dapat meningkatkan konsumsi makanan pada malam hari. Kualitas tidur yang buruk berdampak pada kesehatan ...
Hubungan Tingkat Stres dan Sleep Hygiene dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Kedokteran
Hubungan Tingkat Stres dan Sleep Hygiene dengan Kualitas Tidur pada Mahasiswa Kedokteran
Latar Belakang: Mahasiswa kedokteran merupakan kelompok yang rentan terhadap kualitas tidur yang buruk dan dianggap memiliki tingkat stres yang tinggi dibandingkan dengan mahasiswa...

Back to Top