Javascript must be enabled to continue!
KECERDASARAN SUPRARASIONAL: KONSEP ULI AL-ABSHÂR, ULI AN-NUHÂ DAN ULI AL-ALBÂB DALAM ALQURAN PERSPEKTIF JALALUDDIN
View through CrossRef
Diskusi terkait kecerdasan merupakan topik yang menarik dalam dunia pendidikan, khususnya psikologi pendidikan. Di antara ahli yang berbicara tentang kecerdasan dengan sangat detail dan komprehensif dari sudut pandang psikologi umum dan psikologi pendidikan Islam adalah Jalaluddin. Tujuan kajian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana konsep Uli al-Abshar, Uli an-Nuha dan Uli al-Albab dalam Alquran perspektif Jalaluddin. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kepustakaan dengan teknik analisis isi sebagai prosedur analisisnya. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan kecerdasan yang hakiki menurut Jalaluddin adalah kecerdasan hati, yaitu tingkat kemampuan memahami. Proses penanaman nilai tauhid yang suci sejak awal akan sangat mempengaruhi terhadap produk akal manusia. Proses tersebut akan menghasilkan akal yang cerdas dan hati yang suci. Sinergitas keduanya akan berpengaruh kuat terhadap pembentukan kecerdasan suprarasional. Dalam Alquran konsep kecerdasan manusia selalu dikaitkan dengan nilai-nilai spiritual yang bersumber dari nilai kesucian fitrah yang ada dalam diri manusia. Menurut Jalaluddin, informasi Alquran yang mengacu kepada kecerdasan ini terkandung dalam tiga konsep utama, yakni: Uli al-Abshar, Uli an-Nuha dan Uli al-Albab. Ketiganya dapat dimaknai sebagai orang yang berakal sehat disertai dengan hati yang bersih, selalu dikaitkan dengan nilai-nilai spiritual yang bersumber dari fitrah. Secara teoritis penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menambah khazanah keilmuan dalam disiplin ilmu psikologi khususnya pada tema kecerdasan. Secara praktis penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pelaku pendidikan baik guru maupun orang tua untuk dapat mengembangkan aspek kecerdasan suprarasional anak sebagai prioritas utama guna melahirkan generasi yang memiliki akal yang cerdas dan hati yang bersih sesuai dengan fitrahnya.
Sekolah Tinggi Ilmu Qur an Amuntai
Title: KECERDASARAN SUPRARASIONAL: KONSEP ULI AL-ABSHÂR, ULI AN-NUHÂ DAN ULI AL-ALBÂB DALAM ALQURAN PERSPEKTIF JALALUDDIN
Description:
Diskusi terkait kecerdasan merupakan topik yang menarik dalam dunia pendidikan, khususnya psikologi pendidikan.
Di antara ahli yang berbicara tentang kecerdasan dengan sangat detail dan komprehensif dari sudut pandang psikologi umum dan psikologi pendidikan Islam adalah Jalaluddin.
Tujuan kajian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana konsep Uli al-Abshar, Uli an-Nuha dan Uli al-Albab dalam Alquran perspektif Jalaluddin.
Metode yang digunakan adalah metode penelitian kepustakaan dengan teknik analisis isi sebagai prosedur analisisnya.
Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan kecerdasan yang hakiki menurut Jalaluddin adalah kecerdasan hati, yaitu tingkat kemampuan memahami.
Proses penanaman nilai tauhid yang suci sejak awal akan sangat mempengaruhi terhadap produk akal manusia.
Proses tersebut akan menghasilkan akal yang cerdas dan hati yang suci.
Sinergitas keduanya akan berpengaruh kuat terhadap pembentukan kecerdasan suprarasional.
Dalam Alquran konsep kecerdasan manusia selalu dikaitkan dengan nilai-nilai spiritual yang bersumber dari nilai kesucian fitrah yang ada dalam diri manusia.
Menurut Jalaluddin, informasi Alquran yang mengacu kepada kecerdasan ini terkandung dalam tiga konsep utama, yakni: Uli al-Abshar, Uli an-Nuha dan Uli al-Albab.
Ketiganya dapat dimaknai sebagai orang yang berakal sehat disertai dengan hati yang bersih, selalu dikaitkan dengan nilai-nilai spiritual yang bersumber dari fitrah.
Secara teoritis penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam menambah khazanah keilmuan dalam disiplin ilmu psikologi khususnya pada tema kecerdasan.
Secara praktis penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi pelaku pendidikan baik guru maupun orang tua untuk dapat mengembangkan aspek kecerdasan suprarasional anak sebagai prioritas utama guna melahirkan generasi yang memiliki akal yang cerdas dan hati yang bersih sesuai dengan fitrahnya.
Related Results
Konsep Ulul dalam Al-Qur'an (Al-Bab, Nuha, Azmi, Abshar)
Konsep Ulul dalam Al-Qur'an (Al-Bab, Nuha, Azmi, Abshar)
Al-Qur’an merupakan salah satu wahyu Allah, yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Saw, melalui perantara malaikat Jibril A.S. Pada Al-Qur’an, terdapat kebaikan sebagai jalan yang ha...
DINAMIKA PSIKOLOGIS MAHASISWA PENGHAFAL ALQURAN (Sebuah Studi Fenomenologis)
DINAMIKA PSIKOLOGIS MAHASISWA PENGHAFAL ALQURAN (Sebuah Studi Fenomenologis)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan memahami dinamika psikologis pada mahasiswa penghafal Alquran. Metode penelitian yang digunakan ialah metode kualitatif dengan pe...
IDRIS SIREGAR ANALISIS PEMIKIRAN MUHAMMAD SYAHRUR DALAM KAJIAN HADIS
IDRIS SIREGAR ANALISIS PEMIKIRAN MUHAMMAD SYAHRUR DALAM KAJIAN HADIS
ABSTRACT
Alquran and Hadith is the source for Islamic teachings. This statement is in line with the e...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Pemerolehan Bahasa Dalam Perspektif Psikolinguistik Dan Alquran
Pemerolehan Bahasa Dalam Perspektif Psikolinguistik Dan Alquran
Pemerolehan bahasa merupakan proses yang dialami manusia dalam perkembangan bahasanya. Pemerolehan ini bersifat alami.Pokok masalah dalam artikel ini adalah 1) Bagaimana teori peme...
PROBLEMA NASKH DALAM ALQURAN (KRITIK HASBI ASH-SHIDDIQIEY TERHADAP KAJIAN NASKH)
PROBLEMA NASKH DALAM ALQURAN (KRITIK HASBI ASH-SHIDDIQIEY TERHADAP KAJIAN NASKH)
Naskh-mansūkh merupakan salah satu ilmu dari beberapa ilmu Alquran yang dapat dijadikan sebagai ‘alat’ untuk memahami pesan-pesan wahyu Alquran. Naskh-mansūkh merupakan salah satu ...
KONTRIBUSI PENDEKATAN SEMANTIK PADA PERKEMBANGAN PENELITIAN ALQURAN (STUDI PADA SKRIPSI MAHASISWA PRODI ILMU ALQURAN DAN TAFSIR FAKULTAS USHULUDDIN UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG)
KONTRIBUSI PENDEKATAN SEMANTIK PADA PERKEMBANGAN PENELITIAN ALQURAN (STUDI PADA SKRIPSI MAHASISWA PRODI ILMU ALQURAN DAN TAFSIR FAKULTAS USHULUDDIN UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG)
Artikel ini memfokuskan pada kontribusi kajian sematik pada perkembangan penelitian ilmu Alquran dan tafsir terutama pada pencarian makna kata tertentu dalam ayat Alquran di Prodi ...

