Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

IDRIS SIREGAR ANALISIS PEMIKIRAN MUHAMMAD SYAHRUR DALAM KAJIAN HADIS

View through CrossRef
ABSTRACT                                                                   Alquran and Hadith is the source for Islamic teachings. This statement is in line with the explanation that the Qur'an is the first main source before the hadith of the Prophet SAW. The study of hadith can be carried out comprehensively in Islamic studies. In history, the crown of Islamic-based knowledge has been mastered by the science of Alquran and hadith, this statement was expressed by Yusuf al-Qardhawi, asserting that Alquran and hadith can turn into masdar and Tsaqafah Islamiyah, this can be seen from the many works of scholars Alquran and hadith. As a masdar in Islamic law, Alquran and hadith continues to be developed to find the right understanding and according to the times, so that Alquran and hadith scholars continue to make efforts in understanding. One of the modern intellectuals who tries to see the side ofAlqurana and hadith that is contrary to the majority of scholars, namely Muhammad Shahrur, who in his book as-Sunnah ar-Rasuliyah wa as-Sunnah an-Nabawiyah offers some very controversial ideas, and are often sentenced as heretical by scholars. conservative.                                                                                                                                                                                                                                                                                        ABSTRAK   Alquran dan Hadis merupakan sumber pokok bagi ajaran Islam. Pernyataan ini senada dengan penjelasan bahwa Alquran adalah sumber pokok pertama sebelum hadis Nabi SAW. Pengkajian hadis dapat dilakukan secara komprehensif dalam Islamic studies. Dalam sejarah, mahkota ilmu yang berbasis Islam pernah dikuasai ilmu Alqurran dan hadis, statement ini diungkapkan oleh Yusuf al-Qardhawi, menegaskan bahwa Alquran dan hadis dapat berubah menjadi masdar dan Tsaqafah Islamiyah, hal ini terlihat dari banyaknya karya ulama dalam kajian Alquran dan hadis. Sebagai masdar dalam hukum islam, Alquran dan hadis terus dikembangakan untuk mencari pemahaman yang tepat dan sesuai jaman, sehingga para ulama terus melakukan upaya-upaya dalam memahaminya. Salah satu intelektual modern yang mencoba melihat sisi Alquran dan hadis yang berseberangan dengan mayoritas ulama yaitu Muhammad syahrur, yang dalam bukunya as-Sunnah ar-Rasuliyah wa as-Sunnah an-Nabawiyah menawarkan beberapa buah pikirannya yang sangat kontroversial, bahkan sering divonis sebagai aliran sesat oleh ulama konservatif.    
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal
Title: IDRIS SIREGAR ANALISIS PEMIKIRAN MUHAMMAD SYAHRUR DALAM KAJIAN HADIS
Description:
ABSTRACT                                                                   Alquran and Hadith is the source for Islamic teachings.
This statement is in line with the explanation that the Qur'an is the first main source before the hadith of the Prophet SAW.
The study of hadith can be carried out comprehensively in Islamic studies.
In history, the crown of Islamic-based knowledge has been mastered by the science of Alquran and hadith, this statement was expressed by Yusuf al-Qardhawi, asserting that Alquran and hadith can turn into masdar and Tsaqafah Islamiyah, this can be seen from the many works of scholars Alquran and hadith.
As a masdar in Islamic law, Alquran and hadith continues to be developed to find the right understanding and according to the times, so that Alquran and hadith scholars continue to make efforts in understanding.
One of the modern intellectuals who tries to see the side ofAlqurana and hadith that is contrary to the majority of scholars, namely Muhammad Shahrur, who in his book as-Sunnah ar-Rasuliyah wa as-Sunnah an-Nabawiyah offers some very controversial ideas, and are often sentenced as heretical by scholars.
conservative.
                                                                                                                                                                                                                                                                                       ABSTRAK   Alquran dan Hadis merupakan sumber pokok bagi ajaran Islam.
Pernyataan ini senada dengan penjelasan bahwa Alquran adalah sumber pokok pertama sebelum hadis Nabi SAW.
Pengkajian hadis dapat dilakukan secara komprehensif dalam Islamic studies.
Dalam sejarah, mahkota ilmu yang berbasis Islam pernah dikuasai ilmu Alqurran dan hadis, statement ini diungkapkan oleh Yusuf al-Qardhawi, menegaskan bahwa Alquran dan hadis dapat berubah menjadi masdar dan Tsaqafah Islamiyah, hal ini terlihat dari banyaknya karya ulama dalam kajian Alquran dan hadis.
Sebagai masdar dalam hukum islam, Alquran dan hadis terus dikembangakan untuk mencari pemahaman yang tepat dan sesuai jaman, sehingga para ulama terus melakukan upaya-upaya dalam memahaminya.
Salah satu intelektual modern yang mencoba melihat sisi Alquran dan hadis yang berseberangan dengan mayoritas ulama yaitu Muhammad syahrur, yang dalam bukunya as-Sunnah ar-Rasuliyah wa as-Sunnah an-Nabawiyah menawarkan beberapa buah pikirannya yang sangat kontroversial, bahkan sering divonis sebagai aliran sesat oleh ulama konservatif.
   .

Related Results

PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
PENYELESAIAN HADIS MUKHTALIF TENTANG PENYAKIT YANG TERTULAR, JUNUB DAN ZIARAH KUBUR
Hadis merupakan sumber utama pedoman hidup setelah al-Qur’an. Berdasarkan faktanya tidak semua hadis bersumber dari Rasulullah, pasal ini dilihat dari konteks sejarah perkembangann...
Kontribusi Ali Mustafa Yaqub (1952-2016) dalam Dinamika Kajian Hadis di Indonesia
Kontribusi Ali Mustafa Yaqub (1952-2016) dalam Dinamika Kajian Hadis di Indonesia
<p>Artikel ini akan membahas tentang kontribusi Ali Mustafa Yaqub dalam dinamika kajian hadis di Indonesia. Ia adalah salah seorang pakar di bidang hadis. Hadis-hadis yang di...
Metode Penelitian Fiqh al-Hadis
Metode Penelitian Fiqh al-Hadis
Hadis Nabi dalam hierarki sumber hukum Islam berada pada kedudukan kedua selepas al-Quran. Hadis berfungsi untuk menjelaskan, menafsirkan apa yang terkandung dalam al-Qur...
HERMENEUTIKA MUHAMMAD SYAHRUR (Telaah tentang Teori Hudud)
HERMENEUTIKA MUHAMMAD SYAHRUR (Telaah tentang Teori Hudud)
<p align="center"><strong>Abstrak</strong></p><p>Kajian ini bertujuan untuk memahami hermeneutika Muhammad Syahrur yang dikenal dengan teori <em>...
PROGRAM TAHFIZ HADIS DI PONDOK PESANTREN AL FALAH PUTERI BANJARBARU
PROGRAM TAHFIZ HADIS DI PONDOK PESANTREN AL FALAH PUTERI BANJARBARU
Abstract: The Tahfiz Hadis program is one of the extracurricular programs carried out at the Al Falah Puteri Islamic Boarding School Banjarbaru. This program was formed because of ...
EPISTEMOLOGI KRITIK HADIS
EPISTEMOLOGI KRITIK HADIS
Hadis disepakati sebagai sumber ajaran Islam kedua setelah al-Qur’an. Namun, untuk dapat menjadikannya sebagai dasar ajaran, hadis harus melewati uji naqd al-hadis dan fiqh al-hadi...
METODE MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI DALAM MENDAIFKAN HADIS: TELAAH KITAB DAIF SUNAN ABU DAUD
METODE MUHAMMAD NASHIRUDDIN AL-ALBANI DALAM MENDAIFKAN HADIS: TELAAH KITAB DAIF SUNAN ABU DAUD
Sunan Abu Dawud merupakan salah satu dari enam kitab hadis utama dalam tradisi hadis Sunni. Kitab ini disusun oleh Imam Abu Dawud Sulaiman bin al-Ash'ath al-Sijistani pada abad ke-...
WACANA SAINTIFIK HADIS DALAM KONSTRUKSI KESAHIHAN HADIS
WACANA SAINTIFIK HADIS DALAM KONSTRUKSI KESAHIHAN HADIS
Penelitian ini bermaksud menjelaskan penelitian hadis menurut standar prosedur ilmiah penelitian hadis yang disebut saintifik hadis. Wacana saintifik hadis dalam konstruksi kesahih...

Back to Top