Javascript must be enabled to continue!
FIKIH NAZAR MENURUT MAZHAB SYAFI’I DAN MAZHAB MALIKI (Studi Kasus Pelepasan Nazar di Desa Balang Lompoa Kabupaten Jeneponto)
View through CrossRef
Abstrak artikel ini membahas tentang proses Pelepasan Nazar pada pemakaman aggalarrang tanginunga jene’ Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan, kemudian terdapat Rumusan Masalah yakni Bagaimana Menurut Hukum Islam tentang pelepasan Nazar, Bagaimana Tata Cara pelepasan Nazar di pemakaman di Desa Balang Lompoa Kabupaten Jeneponto, Bagaimana Menurut Mazhab Syafi’I dan Mazhab Maliki tentang Nazar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif (filed research) atau penelitian lapangan yakni mencari secara langsung, sedangkan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Syar’I, dan sosiologis. Adapun penggumpulan data yang digunakan dengan caa wawancara yaitu, Juru kunci serta penjaga makam, perziarah makam. Sedangkan metode penggelolaan data melalui beberapa tahap sehingga menghasilkan data yang lebih akurat, yakni identifikasi data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pelepasan Nazar di makam gallarang tangginunga jene’ sebab Masyarakat yang datang untuk bernazar di makam gallarang tangginunga jene’ berkeyakinan bahwa jika bernazar dimakam doa dan harapan yang dipanjatkan akan cepat dikabulkan karena makam merupakan salah satu karaeng yang ada di Kabupaten Jeneponto . serta perziarah beranggapan bahwa jika bernazar dapat membantu menyelesa ikan suatu maslaah bagi kehidupanya.Kata Kunci :Fikih; Nazar; Mazhab Syafi’i dan Maliki.Abstrack This article discusses the process of releasing Nazar in the funeral aggalarrang tanginunga jene 'in Jeneponto Regency, South Sulawesi Province, then there is a Problem Formulation namely How According to Islamic Law about the release of Nazar, How is the Procedure for releasing Nazar in a funeral in Balang Lompoa Village, Jeneponto Regency, How According to the Syafi School of Law 'I and the Maliki School of Nazarism. This study uses a qualitative method (filed research) or field research that is looking directly, while the approach used in this study is the Syar'I approach, and sociological. As for the collection of data used by caa interviews, namely, key keeper and guardian of the tomb, pilgrimage tomb. While data management methods go through several stages so as to produce more accurate data, namely dataidentification, data reduction and conclusion drawing. The results of this study indicate that the process of releasing Nazar in the tomb of gallarang Tangginunga Jenene 'because the people who come to vow at the tomb of gallarang Tangginunga Jenene' believe that if the vow is buried in prayer and the hope that is offered will be quickly granted because the tomb is one of the karaeng in the district of Jeneponto .and pilgrims assume that if vows can help resolve fish a problem for their lives.Keywords : Fiqh; Nazar; Syafi'I School and Maliki School.
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Title: FIKIH NAZAR MENURUT MAZHAB SYAFI’I DAN MAZHAB MALIKI (Studi Kasus Pelepasan Nazar di Desa Balang Lompoa Kabupaten Jeneponto)
Description:
Abstrak artikel ini membahas tentang proses Pelepasan Nazar pada pemakaman aggalarrang tanginunga jene’ Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan, kemudian terdapat Rumusan Masalah yakni Bagaimana Menurut Hukum Islam tentang pelepasan Nazar, Bagaimana Tata Cara pelepasan Nazar di pemakaman di Desa Balang Lompoa Kabupaten Jeneponto, Bagaimana Menurut Mazhab Syafi’I dan Mazhab Maliki tentang Nazar.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif (filed research) atau penelitian lapangan yakni mencari secara langsung, sedangkan pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Syar’I, dan sosiologis.
Adapun penggumpulan data yang digunakan dengan caa wawancara yaitu, Juru kunci serta penjaga makam, perziarah makam.
Sedangkan metode penggelolaan data melalui beberapa tahap sehingga menghasilkan data yang lebih akurat, yakni identifikasi data, reduksi data dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa proses pelepasan Nazar di makam gallarang tangginunga jene’ sebab Masyarakat yang datang untuk bernazar di makam gallarang tangginunga jene’ berkeyakinan bahwa jika bernazar dimakam doa dan harapan yang dipanjatkan akan cepat dikabulkan karena makam merupakan salah satu karaeng yang ada di Kabupaten Jeneponto .
serta perziarah beranggapan bahwa jika bernazar dapat membantu menyelesa ikan suatu maslaah bagi kehidupanya.
Kata Kunci :Fikih; Nazar; Mazhab Syafi’i dan Maliki.
Abstrack This article discusses the process of releasing Nazar in the funeral aggalarrang tanginunga jene 'in Jeneponto Regency, South Sulawesi Province, then there is a Problem Formulation namely How According to Islamic Law about the release of Nazar, How is the Procedure for releasing Nazar in a funeral in Balang Lompoa Village, Jeneponto Regency, How According to the Syafi School of Law 'I and the Maliki School of Nazarism.
This study uses a qualitative method (filed research) or field research that is looking directly, while the approach used in this study is the Syar'I approach, and sociological.
As for the collection of data used by caa interviews, namely, key keeper and guardian of the tomb, pilgrimage tomb.
While data management methods go through several stages so as to produce more accurate data, namely dataidentification, data reduction and conclusion drawing.
The results of this study indicate that the process of releasing Nazar in the tomb of gallarang Tangginunga Jenene 'because the people who come to vow at the tomb of gallarang Tangginunga Jenene' believe that if the vow is buried in prayer and the hope that is offered will be quickly granted because the tomb is one of the karaeng in the district of Jeneponto .
and pilgrims assume that if vows can help resolve fish a problem for their lives.
Keywords : Fiqh; Nazar; Syafi'I School and Maliki School.
Related Results
Hukum Sujud Syukur Tanpa Berwudu menurut Mazhab Maliki dan Mazhab Syafi’i
Hukum Sujud Syukur Tanpa Berwudu menurut Mazhab Maliki dan Mazhab Syafi’i
Abstract
As we know, prostration is a part that cannot be left behind in worshiping Allah Swt. With that, every prostration that we make in prayer contains something of the power ...
Hukum Bermain Catur Menurut Mazhab Syafi’i dan Mazhab Maliki
Hukum Bermain Catur Menurut Mazhab Syafi’i dan Mazhab Maliki
Abstract: This article discusses the laws of playing chess according to the Syafi'i and Maliki schools. This research is library research and qualitative. Data were collected throu...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Sejarah Pemikiran Empat Ulama Mazhab
Sejarah Pemikiran Empat Ulama Mazhab
Sejarah pemikiran empat ulama mazhab Hanafi, Maliki, Syafi’i, dan Hanbali merupakan warisan intelektual yang signifikan dalam hukum Islam. Pemikiran mereka mencerminkan upaya meres...
Hukum Berbekam Bagi Orang Yang Berpuasa Perspektif Mazhab Syafi’i Dan Mazhab Hambali
Hukum Berbekam Bagi Orang Yang Berpuasa Perspektif Mazhab Syafi’i Dan Mazhab Hambali
Abstract
Fasting is an obligation for a mature Muslim as an expression of the fear of a servant of God, some things can cancel fasting such as eating, drinking, putting something ...
Kearifan Lokal, Fasilitas Ruang Terbuka Hijau dan Fasilitas Nelayan di Desa Nelayan Pantai Bahari
Kearifan Lokal, Fasilitas Ruang Terbuka Hijau dan Fasilitas Nelayan di Desa Nelayan Pantai Bahari
Pantai Bahari adalah salah satu kelurahan di Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan, Indonesia. Bangkala merupakan wilayah Kabupaten Jeneponto. Sedang kab. Jenep...
Murtad Sebelum Baliqh dan Kaitannya Dengan Kewarisan Dalam Pendangan Ulama Fiqh
Murtad Sebelum Baliqh dan Kaitannya Dengan Kewarisan Dalam Pendangan Ulama Fiqh
Tulisan ini menjelaskan tentang pandangan ulama fiqh mengenai murtad sebelum baliqh dan kaitannya dengan kewarisan harta kekayaan yang ditinggalkan oleh ahli warisnya. Dalam hal in...
Tahlilan di Mata Ulama Empat Mazhab: Pendekatan dan Perspektif Keilmuan
Tahlilan di Mata Ulama Empat Mazhab: Pendekatan dan Perspektif Keilmuan
Tahlilan merupakan masalah yang kerap diperdebatkan di antara kaum muslimin terutama pada zaman modern ini. Para ulama empat mazhab yaitu Mazhab Hanafi, Mazhab Maliki, Mazhab Syafi...

