Javascript must be enabled to continue!
Pembelajaran PKN Berbasis Role Play Learning sebagai Upaya Meningkatkan Sikap Anti-Kekerasan
View through CrossRef
Kasus kekerasan dan perundungan di sekolah dasar terus meningkat dan menjadi alarm serius bagi dunia pendidikan, terutama dalam hal kegagalan pembelajaran karakter yang seharusnya ditanamkan sejak dini. Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), yang idealnya menjadi media internalisasi nilai moral, demokrasi, dan kemanusiaan, masih diajarkan secara kognitif dan normatif, sehingga tidak menyentuh aspek afektif siswa secara mendalam. Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah kesenjangan antara nilai-nilai ideal PKn dan realitas perilaku siswa yang masih menunjukkan kecenderungan agresif, khususnya pada jenjang kelas tinggi sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas metode Role Play Learning dalam meningkatkan sikap anti-kekerasan dan anti-perundungan siswa kelas VI. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one-shot case study, melibatkan 27 siswa tanpa kelompok kontrol. Perlakuan berupa pembelajaran PKn melalui simulasi peran diberikan, lalu dilakukan pengukuran sikap menggunakan angket berbasis domain afektif Bloom. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan peningkatan sikap positif siswa terhadap nilai-nilai anti-kekerasan, dengan rata-rata skor total 51,4 dari 60. Ketiga aspek yang diukur kesadaran, empati, dan komitmen menunjukkan kategori tinggi, meskipun empati masih menjadi aspek yang paling lemah. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode role play mampu mendorong siswa mengalami, merasakan, dan memahami nilai-nilai kemanusiaan secara lebih otentik dibanding metode konvensional. Penelitian ini merekomendasikan adopsi pembelajaran berbasis pengalaman ke dalam kurikulum PKn untuk mendorong pembentukan karakter siswa yang lebih kontekstual dan berdampak jangka panjang.
Universitas Pendidikan Ganesha
Title: Pembelajaran PKN Berbasis Role Play Learning sebagai Upaya Meningkatkan Sikap Anti-Kekerasan
Description:
Kasus kekerasan dan perundungan di sekolah dasar terus meningkat dan menjadi alarm serius bagi dunia pendidikan, terutama dalam hal kegagalan pembelajaran karakter yang seharusnya ditanamkan sejak dini.
Pendidikan Kewarganegaraan (PKn), yang idealnya menjadi media internalisasi nilai moral, demokrasi, dan kemanusiaan, masih diajarkan secara kognitif dan normatif, sehingga tidak menyentuh aspek afektif siswa secara mendalam.
Permasalahan utama yang diangkat dalam penelitian ini adalah kesenjangan antara nilai-nilai ideal PKn dan realitas perilaku siswa yang masih menunjukkan kecenderungan agresif, khususnya pada jenjang kelas tinggi sekolah dasar.
Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas metode Role Play Learning dalam meningkatkan sikap anti-kekerasan dan anti-perundungan siswa kelas VI.
Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one-shot case study, melibatkan 27 siswa tanpa kelompok kontrol.
Perlakuan berupa pembelajaran PKn melalui simulasi peran diberikan, lalu dilakukan pengukuran sikap menggunakan angket berbasis domain afektif Bloom.
Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kuantitatif.
Hasil analisis menunjukkan peningkatan sikap positif siswa terhadap nilai-nilai anti-kekerasan, dengan rata-rata skor total 51,4 dari 60.
Ketiga aspek yang diukur kesadaran, empati, dan komitmen menunjukkan kategori tinggi, meskipun empati masih menjadi aspek yang paling lemah.
Temuan ini mengindikasikan bahwa metode role play mampu mendorong siswa mengalami, merasakan, dan memahami nilai-nilai kemanusiaan secara lebih otentik dibanding metode konvensional.
Penelitian ini merekomendasikan adopsi pembelajaran berbasis pengalaman ke dalam kurikulum PKn untuk mendorong pembentukan karakter siswa yang lebih kontekstual dan berdampak jangka panjang.
Related Results
“Jika Ditampar Pipi Kanan, Beri Pipi Kiri”: Pacifisme Kristen sebagai Wujud Iman dalam Pendamaian (Reconciliation) dan Perdamaian (Peace)
“Jika Ditampar Pipi Kanan, Beri Pipi Kiri”: Pacifisme Kristen sebagai Wujud Iman dalam Pendamaian (Reconciliation) dan Perdamaian (Peace)
Perlawanan tanpa kekerasan sering dikaitkan dengan istilah pacifisme. Istilah pacifisme berasal dari bahasa Latin yaitu paci- yang berarti “perdamaian” dan –ficus yang berarti “mem...
Penerapan Teknik Bertanya Dalam Pembelajaran PKn Berbasis Masalah Sosial Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa
Penerapan Teknik Bertanya Dalam Pembelajaran PKn Berbasis Masalah Sosial Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa
Mata pelajaran PKn merupakan salah satu bidang sosial yang mempunyai peranan yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Proses pembelajaran di sekolah dap...
Cometary Physics Laboratory: spectrophotometric experiments
Cometary Physics Laboratory: spectrophotometric experiments
<p><strong><span dir="ltr" role="presentation">1. Introduction</span></strong&...
MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM MENERAPKAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING) MELALUI WORKSHOP
MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU DALAM MENERAPKAN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK (PROJECT BASED LEARNING) MELALUI WORKSHOP
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi profesional guru dalam menerapkan Pembelajaran berbasis proyek (project based learning) melalui workshop di SMP Negeri 43 Med...
Urgensi Perlindungan Anak dari Kejahatan Seksual dalam Perspektif Hukum Adat di Kabupaten Buleleng
Urgensi Perlindungan Anak dari Kejahatan Seksual dalam Perspektif Hukum Adat di Kabupaten Buleleng
Berbagai motif kejahatan seksual berkembang dalam dua dekade ini. Berkembangnya teknologi informasi serta arus globalisasi menambah kembali deretan modus operandi baru dalam kejaha...
Pengembangan Kurikulum PAUD Berbasis Alam
Pengembangan Kurikulum PAUD Berbasis Alam
Pembelajaran di dalam kelas (indoor) menjadi salah satu model pembelajaran yangsudah lumrah di kalangan masyarakat dari zaman dulu hingga sekarang. Padahalpembelajaran bisa dilakuk...
Kekerasan dalam Novel Dari Dalam Kubur Karya Soe Tjen Marching: Perspektif Johan Galtung
Kekerasan dalam Novel Dari Dalam Kubur Karya Soe Tjen Marching: Perspektif Johan Galtung
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kekerasan yang terdapat dalam novel Dari Dalam Kubur karya Soe Tjen Marching menggunakan perspektif Johan Galtung. Tujuan dilakukannya penel...
Blended Learning sebagai Model Pembelajaran Abad 21
Blended Learning sebagai Model Pembelajaran Abad 21
Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan perkembangan paradigma pembelajaran, konsep pembelajaran berbasis teknologi, dan penerapan blended learning sebagai model pembelajaran abad 21...

