Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Blended Learning sebagai Model Pembelajaran Abad 21

View through CrossRef
Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan perkembangan paradigma pembelajaran, konsep pembelajaran berbasis teknologi, dan penerapan blended learning sebagai model pembelajaran abad 21. Proses pembelajaran tak luput dari sentuhan teknologi, khususnya yang berbasis internet. Peserta didik saat ini merupakan generasi milenial dan generasi Z yang sangat akrab dengan teknologi informasi dan komunikasi. Oleh karena itu guru harus mampu menyesuaikan diri dengan karakteristik peserta didik milenial, sehingga tidak bisa lagi mengajar dengan strategi pembelajaran yang standar dan biasa-biasa saja. Guru harus kreatif, mengembangkan beragam strategi, metode, dan model pembelajaran untuk menyajikan kegiatan pembelajaran yang menarik, juga harus mampu memanfaatkan e-learning sebagai alternatif pembelajaran. Namun, baik pembelajaran tatap muka maupun e-learning masing-masing memiliki kelemahan. Blended learning yang memadukan kelebihan pembelajaran tatap muka dan e-learning merupakan pilihan yang tepat. Dalam pembelajaran blended, guru memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, tetapi tetap dapat ‘bersentuhan’ dengan peserta didik melalui pembelajaran tatap muka.  Blended learning mengombinasikan beberapa strategi pembelajaran yaitu kegiatan tatap muka, pembelajaran berbasis komputer secara offline, dan komputer secara online. Blended learning dapat diterapkan tanpa batasan khusus berapa prosentasi tatap muka dan penggunaan teknologi komputer atau internet, dilakukan secara sinkronius atau asinkronius. Dalam merancang desain pembelajaran guru dapat menentukan prosentase pemanfaatan internet baik secara online maupun offline. Hasil dari proses pembelajaran blended learning efektif karena mampu mengatasi kelemahan model pembelajaran tatap muka yang didominasi guru, sekaligus kelemahan pembelajaran secara e-learning yang hanya mengandalkan teknologi komunikasi.
Dinas DIKPORA Daerah Istimewa Yogyakarta
Title: Blended Learning sebagai Model Pembelajaran Abad 21
Description:
Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan perkembangan paradigma pembelajaran, konsep pembelajaran berbasis teknologi, dan penerapan blended learning sebagai model pembelajaran abad 21.
Proses pembelajaran tak luput dari sentuhan teknologi, khususnya yang berbasis internet.
Peserta didik saat ini merupakan generasi milenial dan generasi Z yang sangat akrab dengan teknologi informasi dan komunikasi.
Oleh karena itu guru harus mampu menyesuaikan diri dengan karakteristik peserta didik milenial, sehingga tidak bisa lagi mengajar dengan strategi pembelajaran yang standar dan biasa-biasa saja.
Guru harus kreatif, mengembangkan beragam strategi, metode, dan model pembelajaran untuk menyajikan kegiatan pembelajaran yang menarik, juga harus mampu memanfaatkan e-learning sebagai alternatif pembelajaran.
Namun, baik pembelajaran tatap muka maupun e-learning masing-masing memiliki kelemahan.
Blended learning yang memadukan kelebihan pembelajaran tatap muka dan e-learning merupakan pilihan yang tepat.
Dalam pembelajaran blended, guru memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi, tetapi tetap dapat ‘bersentuhan’ dengan peserta didik melalui pembelajaran tatap muka.
 Blended learning mengombinasikan beberapa strategi pembelajaran yaitu kegiatan tatap muka, pembelajaran berbasis komputer secara offline, dan komputer secara online.
Blended learning dapat diterapkan tanpa batasan khusus berapa prosentasi tatap muka dan penggunaan teknologi komputer atau internet, dilakukan secara sinkronius atau asinkronius.
Dalam merancang desain pembelajaran guru dapat menentukan prosentase pemanfaatan internet baik secara online maupun offline.
Hasil dari proses pembelajaran blended learning efektif karena mampu mengatasi kelemahan model pembelajaran tatap muka yang didominasi guru, sekaligus kelemahan pembelajaran secara e-learning yang hanya mengandalkan teknologi komunikasi.

Related Results

PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING BERBASIS SCHOOLOGY PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING BERBASIS SCHOOLOGY PADA MATA KULIAH PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Abstract.  Islamic Religious Education has a very significant role in bringing about national ideals. Blended learning in the PAI course is one of the efforts made in developing le...
STUDENTS PERCEPTIONS OF THE IMPLEMENTATION OF BLENDED LEARNING METHOD IN ENGLISH LANGUAGE TEACHING (ELT)
STUDENTS PERCEPTIONS OF THE IMPLEMENTATION OF BLENDED LEARNING METHOD IN ENGLISH LANGUAGE TEACHING (ELT)
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi siswa terhadap penerapan blended learning dalam English Language Teaching (ELT). Pelaksanaan blended learning di ELT ...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Implementasi Blended Learning sebagai Alternatif Pembelajaran PAI dalam Materi Salat Jenazah
Implementasi Blended Learning sebagai Alternatif Pembelajaran PAI dalam Materi Salat Jenazah
Abstract. On this basis, this research is focused on how the implementation of Blended Learning can increase students' attention to the learning process and the faktors that ...
Model pembelajaran blended partisipatif kemitraan sekolah dan orangtua
Model pembelajaran blended partisipatif kemitraan sekolah dan orangtua
Partisipasi orangtua dalam menyusun program kemitraan dengan sekolah masih belum optimal, sehingga seringkali orangtua hanya menjadi objek dalam program pendidikan di sekolah. Untu...
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING PADA MATA KULIAH FILSAFAT PENDIDIKAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING PADA MATA KULIAH FILSAFAT PENDIDIKAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh blended learning terhadap hasil belajar Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Pada Mata kuliah Filsafat Pendidikan di Program S...
A framework for investigating blended learning effectiveness
A framework for investigating blended learning effectiveness
Purpose– The move towards “blended learning”, consisting of a combination of online and face-to-face teaching, continues to gain pace in universities around the world. It is import...

Back to Top