Javascript must be enabled to continue!
Evaluasi Persepsi dan Sikap Mahasiswa terhadap Lingkungan Pembelajaran Blended Learning Mata Kuliah Kalkulus Integral Prodi Pendidikan Matematika FMIPA UNJ
View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan menyelidiki persepsi mahasiswa prodi Pendidikan Matematika FMIPA UNJ tentang lingkungan pembelajaran blended learning dan sikap mereka terhadap pembelajaran blended learning pada mata kuliah kalkulus integral. Penelitian ini dilakukan dalam rangka pengembangan lingkungan pembelajaran blended learning yang digunakan dalam pembelajaran saat pandemi Covid-19, dengan menggunakan metode survei terhadap mahasiswa yang sedang mengambil mata kuliah kalkulus integral pada semester ganjil tahun 2020/2021. Lingkungan belajar blended learning mata kuliah kalkulus integral dirancang dengan pola setiap pertemuan memuat kegiatan sinkron dan asinkron yang disajikan dalam Learning Management System (LMS) yang disebut Multi Chanel Learning (MCL). Kegiatan dimulai secara asinkron, yaitu mempelajari materi presentasi sebelum video conference (vicon), dilanjutkan secara sinkron, yaitu melaksanakan vicon menggunakan platform Microsoft Teams disertai tanya jawab dan forum diskusi. Selanjutnya kegiatan pembelajaran kembali bersifat asinkron untuk mengeksplorasi materi dari link website dan link video pembelajaran yang dilanjutkan dengan forum diskusi secara asinkron. Kegiatan terakhir pembelajaran mencakup mengerjakan tugas individu dan evaluasi. Kuesioner persepsi mahasiswa terhadap lingkungan pembelajaran blended learning digunakan untuk menilai persepsi mahasiswa di lima dimensi inti dari lingkungan pembelajaran blended learning, yaitu infrastruktur, akses, interaksi, respon, dan hasil. Sikap mahasiswa terhadap pembelajaran blended learning diukur dengan instrumen sikap dengan skala likert yang meliputi variabel tujuan dan isi materi, proses belajar, dosen dalam pembelajaran, serta upaya eksplorasi materi. Hasil penelitian menunjukkan persepsi mahasiswa terhadap lingkungan pembelajaran blended learning pada mata kuliah kalkulus integral yang menyangkut infrastruktur, akses, interaksi, respon, dan hasil dapat menjadi tempat atau latar yang memungkinkan mereka mengalami proses belajar, serta memperoleh dan membangun pengetahuan. Sikap mahasiswa terhadap lingkungan pembelajaran blended learning pada mata kuliah kalkulus integral berkaitan dengan variabel tujuan dan isi materi, proses, dosen, dan upaya eksplorasi pengetahuan memberikan tingkat kepuasan yang tinggi dengan ketersediaan dan dukungan pembelajaran yang diberikan.
Universitas Negeri Jakarta
Title: Evaluasi Persepsi dan Sikap Mahasiswa terhadap Lingkungan Pembelajaran Blended Learning Mata Kuliah Kalkulus Integral Prodi Pendidikan Matematika FMIPA UNJ
Description:
Penelitian ini bertujuan menyelidiki persepsi mahasiswa prodi Pendidikan Matematika FMIPA UNJ tentang lingkungan pembelajaran blended learning dan sikap mereka terhadap pembelajaran blended learning pada mata kuliah kalkulus integral.
Penelitian ini dilakukan dalam rangka pengembangan lingkungan pembelajaran blended learning yang digunakan dalam pembelajaran saat pandemi Covid-19, dengan menggunakan metode survei terhadap mahasiswa yang sedang mengambil mata kuliah kalkulus integral pada semester ganjil tahun 2020/2021.
Lingkungan belajar blended learning mata kuliah kalkulus integral dirancang dengan pola setiap pertemuan memuat kegiatan sinkron dan asinkron yang disajikan dalam Learning Management System (LMS) yang disebut Multi Chanel Learning (MCL).
Kegiatan dimulai secara asinkron, yaitu mempelajari materi presentasi sebelum video conference (vicon), dilanjutkan secara sinkron, yaitu melaksanakan vicon menggunakan platform Microsoft Teams disertai tanya jawab dan forum diskusi.
Selanjutnya kegiatan pembelajaran kembali bersifat asinkron untuk mengeksplorasi materi dari link website dan link video pembelajaran yang dilanjutkan dengan forum diskusi secara asinkron.
Kegiatan terakhir pembelajaran mencakup mengerjakan tugas individu dan evaluasi.
Kuesioner persepsi mahasiswa terhadap lingkungan pembelajaran blended learning digunakan untuk menilai persepsi mahasiswa di lima dimensi inti dari lingkungan pembelajaran blended learning, yaitu infrastruktur, akses, interaksi, respon, dan hasil.
Sikap mahasiswa terhadap pembelajaran blended learning diukur dengan instrumen sikap dengan skala likert yang meliputi variabel tujuan dan isi materi, proses belajar, dosen dalam pembelajaran, serta upaya eksplorasi materi.
Hasil penelitian menunjukkan persepsi mahasiswa terhadap lingkungan pembelajaran blended learning pada mata kuliah kalkulus integral yang menyangkut infrastruktur, akses, interaksi, respon, dan hasil dapat menjadi tempat atau latar yang memungkinkan mereka mengalami proses belajar, serta memperoleh dan membangun pengetahuan.
Sikap mahasiswa terhadap lingkungan pembelajaran blended learning pada mata kuliah kalkulus integral berkaitan dengan variabel tujuan dan isi materi, proses, dosen, dan upaya eksplorasi pengetahuan memberikan tingkat kepuasan yang tinggi dengan ketersediaan dan dukungan pembelajaran yang diberikan.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING PADA MATA KULIAH FILSAFAT PENDIDIKAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING PADA MATA KULIAH FILSAFAT PENDIDIKAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh blended learning terhadap hasil belajar Mahasiswa Pendidikan Agama Islam Pada Mata kuliah Filsafat Pendidikan di Program S...
Pembelajaran Multiliterasi berbasis Blended Learning bagi Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Tadulako
Pembelajaran Multiliterasi berbasis Blended Learning bagi Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Tadulako
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia memberikan bekal kepada mahasiswa untuk siap mengajar juga siap mendidik anak-anak bangsa, sehingga dalam proses pembelajaranny...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN
PENGEMBANGAN EVALUASI PEMBELAJARAN
Dalam sebuah proses pembelajaran komponen yang turut menentukan keberhasilan sebuah proses adalah evaluasi. Melalui evaluasi orang akan mengetahui sampai sejauh mana penyampaian pe...
Model pembelajaran blended partisipatif kemitraan sekolah dan orangtua
Model pembelajaran blended partisipatif kemitraan sekolah dan orangtua
Partisipasi orangtua dalam menyusun program kemitraan dengan sekolah masih belum optimal, sehingga seringkali orangtua hanya menjadi objek dalam program pendidikan di sekolah. Untu...
DINAMIKA PENDIDIKAN PANCASILA
DINAMIKA PENDIDIKAN PANCASILA
Dalam rangka menyempurnakan perkuliahan pendidikan Pancasila yang digolongkan dalam mata kuliah dasar umum di perguruan tinggi, Dirjen Dikti, menerbitkan SK, Nomor 25/DIKTI/KEP/198...
Implementasi Blended Learning sebagai Alternatif Pembelajaran PAI dalam Materi Salat Jenazah
Implementasi Blended Learning sebagai Alternatif Pembelajaran PAI dalam Materi Salat Jenazah
Abstract.
On this basis, this research is focused on how the implementation of Blended Learning can increase students' attention to the learning process and the faktors that ...

