Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGUKURAN KEPADATAN IKAN TERUMBU SECARA EX SITU DENGAN METODE AKUSTIK

View through CrossRef
Pendugaan kelimpahan ikan terumbu secara akustik masih jarang dilakukan karena tingginya keanekaragaman jenis dalam suatu agregasi sehingga sulit membedakan nilai hambur balik akustik tiap jenis ikan. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis hubungan kepadatan ikan Abudefduf saxatilis, Scolopsis lineatus dan Chaetodon trifasciatus terhadap perubahan nilai volume backscattering strength (Sv) kemudian menganalisis tingkat kesesuaian pendugaan kepadatan ikan secara akustik dengan kepadatan ikan sebenarnya melalui pengukuran secara ex situ. Metode yang digunakan adalah metode kurungan untuk pengukuran akustik secara ex situ. Alat yang digunakan dalam pengukuran akustik adalah Echosounder Simrad EK-15 frekuensi 200 kHz. Hasil penelitian menunjukkan nilai hambur balik akustik ketiga ikan terumbu memiliki hubungan yang sangat tinggi dengan kepadatan ikan. Peningkatan kepadatan ikan ikan terumbu akan meningkatkan nilai hambur balik akustik secara linier. Pendugaan kepadatan ikan secara akustik menunjukkan bahwa ikan Abudefduf saxatilis dan ikan Scolopsis lineatus menghasilkan dugaan kepadatan ikan yang sama secara statistik dengan kepadatan ikan yang sebenarnya, sedangkan ikan Chaetodon trifasciatus menghasilkan dugaan kepadatan ikan yang berbeda dan cenderung lebih kecil dari kepadatan ikan yang sebenarnya.MEASUREMENT OF REEF FISH DENSITY USING EX SITU ACOUSTIC METHODS. Estimation of reef fish abundance using acoustic method is still rarely done. High diversity of species in an aggregation impacts on the difficult to distinguish the backscatter value for each species. Therefore, this research was proposed to analyze the relationship of fish density of Abudefduf saxatilis, Scolopsis lineatus and Chaetodon trifasciatus for the changing of volume backscattering strength value, then to analyze the conformity of estimate coral fish density comparing with actual reef fish density through ex situ acoustical measurements. Cage method was used in this research for ex situ acoustical measurement using Echosounder Simirad EK-15 200 kHz. The result showed that the acoustic backscattering value of three species had a high relationship with fish density. The density of Abudefduf saxatilis and Scolopsis Lineatus were statistically similar to the actual fish density, while the density of Chaetodon trifasciatus was different and tend smaller than the actual fish density.
Badan Penerbitan Fakultas Pertanian (BPFP) Universitas Bengkulu
Title: PENGUKURAN KEPADATAN IKAN TERUMBU SECARA EX SITU DENGAN METODE AKUSTIK
Description:
Pendugaan kelimpahan ikan terumbu secara akustik masih jarang dilakukan karena tingginya keanekaragaman jenis dalam suatu agregasi sehingga sulit membedakan nilai hambur balik akustik tiap jenis ikan.
Oleh karena itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis hubungan kepadatan ikan Abudefduf saxatilis, Scolopsis lineatus dan Chaetodon trifasciatus terhadap perubahan nilai volume backscattering strength (Sv) kemudian menganalisis tingkat kesesuaian pendugaan kepadatan ikan secara akustik dengan kepadatan ikan sebenarnya melalui pengukuran secara ex situ.
Metode yang digunakan adalah metode kurungan untuk pengukuran akustik secara ex situ.
Alat yang digunakan dalam pengukuran akustik adalah Echosounder Simrad EK-15 frekuensi 200 kHz.
Hasil penelitian menunjukkan nilai hambur balik akustik ketiga ikan terumbu memiliki hubungan yang sangat tinggi dengan kepadatan ikan.
Peningkatan kepadatan ikan ikan terumbu akan meningkatkan nilai hambur balik akustik secara linier.
Pendugaan kepadatan ikan secara akustik menunjukkan bahwa ikan Abudefduf saxatilis dan ikan Scolopsis lineatus menghasilkan dugaan kepadatan ikan yang sama secara statistik dengan kepadatan ikan yang sebenarnya, sedangkan ikan Chaetodon trifasciatus menghasilkan dugaan kepadatan ikan yang berbeda dan cenderung lebih kecil dari kepadatan ikan yang sebenarnya.
MEASUREMENT OF REEF FISH DENSITY USING EX SITU ACOUSTIC METHODS.
Estimation of reef fish abundance using acoustic method is still rarely done.
High diversity of species in an aggregation impacts on the difficult to distinguish the backscatter value for each species.
Therefore, this research was proposed to analyze the relationship of fish density of Abudefduf saxatilis, Scolopsis lineatus and Chaetodon trifasciatus for the changing of volume backscattering strength value, then to analyze the conformity of estimate coral fish density comparing with actual reef fish density through ex situ acoustical measurements.
Cage method was used in this research for ex situ acoustical measurement using Echosounder Simirad EK-15 200 kHz.
The result showed that the acoustic backscattering value of three species had a high relationship with fish density.
The density of Abudefduf saxatilis and Scolopsis Lineatus were statistically similar to the actual fish density, while the density of Chaetodon trifasciatus was different and tend smaller than the actual fish density.

Related Results

AKUSTIK DIBANDINGKAN DENGAN DENSITAS IKAN: KOMBINASI METODE AKTIF DAN PASIF
AKUSTIK DIBANDINGKAN DENGAN DENSITAS IKAN: KOMBINASI METODE AKTIF DAN PASIF
Akustik perikanan memiliki dua pembagian utama yaitu akustik aktif dan pasif. Berbagai penelitian akustik dengan metode aktif telah dilakukan untuk mengkaji hubungan antara akustik...
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
Pengolahan Ikan di Kabupaten Bantaeng
UKM Melati dan UKM Sipatujui adalah dua mitra yang bergerak dalam bidang pengolahan ikan di Kabupaten Bantaeng. Kedua mitra selama ini hanya mengembangkan kerupuk amplang dan bakso...
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Margin Pemasaran Ikan di Kecamatan Insana Utara Kabupaten Timor Tengah Utara
Penelitian bertujuan untuk mengetahui 1) fungsi-fungsi pemasaran yang dilakukan nelayan dan pedagang perantara; 2) saluran pemasaran ikan; dan 3) margin pemasaran ikan. Metode anal...
Pengenalan Ekosistem Terumbu Karang Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA STKIP Al Maksum Langkat
Pengenalan Ekosistem Terumbu Karang Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA STKIP Al Maksum Langkat
Tujuan dari pada pengabdian ini adalah untuk mengenalkan ekosistem terumbu karang kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA STKIP Al Maksum Langkat.Terumbu karang merupakan sal...
Pengantar Akustik Kelautan
Pengantar Akustik Kelautan
Buku "Pengantar Akustik Kelautan" adalah referensi dasar yang dirancang untuk mahasiswa, peneliti, dan praktisi di bidang kelautan yang ingin memahami dasar-dasar ilmu akustik kela...
ANALISIS PERUBAHAN PROTEIN IKAN SELAMA PENGOLAHAN DENGAN PENGGARAMAN
ANALISIS PERUBAHAN PROTEIN IKAN SELAMA PENGOLAHAN DENGAN PENGGARAMAN
Indonesia Sejauh ini, belum ada studi terkait pengaruh tahapan proses pengolahan ikan tradisional di Indonesia terhadap perubahan profil bobot molekul serta alergenisitasnya. Tujua...
STUDY OF CORAL REEF FISH IN RELATION TO LIVE CORAL REEF COVER IN THE TUING MARINE PROTECTED AREA, BANGKA, INDONESIA
STUDY OF CORAL REEF FISH IN RELATION TO LIVE CORAL REEF COVER IN THE TUING MARINE PROTECTED AREA, BANGKA, INDONESIA
Terumbu karang berperan penting sebagai habitat laut, tetapi terancam oleh perubahan iklim dan aktivitas manusia. Kawasan Konservasi Laut Tuing, yang masih memiliki ekosistem terum...

Back to Top