Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

IDENTIFIKASI KUALITAS AIR TANAH DANGKAL DI SEKITAR TPA SUNGAI RAYA

View through CrossRef
ABSTRAKSalah satu dampak yang dihasilkan dari aktivitas di TPA adalah air lindi. Lindi merupakan cairan yang dihasilkan dari dekomposisi sampah yang bercampur dengan air hujan. Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sungai Raya terletak di Desa Kuala Dua Kabupaten Kubu Raya. TPA Sungai Raya beroperasi dengan sistem open dumping. Open Dumping merupakan pengelolaan sampah dengan cara membiarkan sampah dan ditumpuk pada suatu lapangan terbuka Sistem ini dapat memberikan dampak terhadap lingkungan, salah satunya pencemaran air yang disebabkan oleh air lindi yang tidak terkelola dengan baik. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengidentifikasi kualitas air tanah di sekitar TPA dan untuk mengetahui pengaruh jarak TPA terhadap kualitas air di sekitar TPA Sungai Raya. Pengambilan sampel dilakukan pada 3 wilayah disekitar TPA yaitu wilayah A sebanyak 6 titik sampel, wilayah B sebanyak 6 titik sampel dan wilayah C sebanyak 6 titik sampel. Total titik sampel yang digunakan sebanyak 18 titik dengan masing-masing jarak 10 meter tiap antar titik. Metode yang digunakan yaitu melalui pendekatan observasi, analisis hasil laboratorium dan uji statistik dengan minitab (Uji Mann Whitney). Standar baku mutu air yang digunakan yaitu standar baku mutu air kelas II PP No.82 Tahun 2001 yang diperuntukkan untuk kegiatan MCK (Mandi,cuci,kakus). Hasil yang diperoleh menyatakan bahwa pada wilayah A nilai konsentrasi tertinggi berada pada titik A1 yang merupakan titik terdekat dengan tumpukkan sampah pada TPA yaitu dengan nilai konsentrasi COD, Pb Cd dan total coliform berturut-turut sebesar  718,7 mg/l; 0,03 mg/l; 0,04 mg/l; dan 4300 MPN/100ml, sedangkan nilai konsentrasi terendah berada pada titik A6 yang merupakan titik dengan jarak 50 meter dari titik A1 dengan nilai konsentrasi COD, Pb Cd dan total coliform berturut-turut sebesar  114,5 mg/l; 0,01 mg/l; 0,000 mg/l; dan 2850 MPN/100 ml. Pada wilayah B nilai kosentrasi tertinggi berada pada titik B1 yang merupakan titik terdekat dengan tumpukkan sampah pada TPA dengan nilai konsentrasi COD, Pb Cd dan total coliform berturut-turut sebesar  699,0 mg/l; 0,03 mg/l; 0,02 mg/l; dan 3750 MPN/100ml, sedangkan nilai konsentrasi terendah berada pada titik B6 yang merupakan titik dengan jarak 50 meter dari titik B1 dengan nilai konsentrasi COD, Pb Cd dan total coliform berturut-turut sebesar  62,5 mg/l; 0,00 mg/l; 0,000 mg/l; dan 2650 MPN/100 ml. Wilayah C nilai kosentrasi tertinggi berada pada titik C1 yang merupakan titik terdekat dengan tumpukkan sampah pada TPA dengan nilai konsentrasi COD, Pb Cd dan total coliform berturut-turut sebesar  700,3 mg/l; 0,03 mg/l; 0,03 mg/l; dan 4950 MPN/100ml, sedangkan nilai konsentrasi terendah berada pada titik C6 yang merupakan titik dengan jarak 50 meter dari titik C1 dengan nilai konsentrasi COD, Pb Cd dan total coliform berturut-turut sebesar  125,2 mg/l; 0,01 mg/l; 0,000 mg/l; dan 3800 MPN/100 ml. Nilai konsentrasi rata-rata COD dan total coliform pada tiap titik berada di atas baku mutu air kelas II PP No.82 Tahun 2001, sedangkan nilai konsentrasi rata-rata Pb berada dibawah ambang batas baku mutu air kelas II PP No.82 Tahun 2001 dan nilai CD pada titik yang berada didalam TPA berada di atas ambang batas baku mutu air kelas II PP No.82 Tahun 2001, serta nilai Cd yang berada diluar TPA  bernilai dibawah ambang batas baku mutu air kelas II PP No.82 Tahun 2001. Hasil uji statistik Mann Whitney menunjukkan nilai signifikan > 0,05. Angka tersebut mengindikasikan bahwa terdapat perbedaan yang nyata (signifikan) antara jarak TPA terhadap kualitas air tanah dangkal di sekitar TPA Sungai Raya. Berdasarkan hasil analisis, terdapat pengaruh jarak TPA terhadap kualitas air tanah dangkal disekitar TPA Sungai Raya, yang ditunjukkan dengan semakin jauh dari TPA, nilai kualitas air tanah dangkal semakin membaik.Kata Kunci :Air Lindi, Kualitas air tanah dangkal, TPA
Title: IDENTIFIKASI KUALITAS AIR TANAH DANGKAL DI SEKITAR TPA SUNGAI RAYA
Description:
ABSTRAKSalah satu dampak yang dihasilkan dari aktivitas di TPA adalah air lindi.
Lindi merupakan cairan yang dihasilkan dari dekomposisi sampah yang bercampur dengan air hujan.
Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sungai Raya terletak di Desa Kuala Dua Kabupaten Kubu Raya.
TPA Sungai Raya beroperasi dengan sistem open dumping.
Open Dumping merupakan pengelolaan sampah dengan cara membiarkan sampah dan ditumpuk pada suatu lapangan terbuka Sistem ini dapat memberikan dampak terhadap lingkungan, salah satunya pencemaran air yang disebabkan oleh air lindi yang tidak terkelola dengan baik.
Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengidentifikasi kualitas air tanah di sekitar TPA dan untuk mengetahui pengaruh jarak TPA terhadap kualitas air di sekitar TPA Sungai Raya.
Pengambilan sampel dilakukan pada 3 wilayah disekitar TPA yaitu wilayah A sebanyak 6 titik sampel, wilayah B sebanyak 6 titik sampel dan wilayah C sebanyak 6 titik sampel.
Total titik sampel yang digunakan sebanyak 18 titik dengan masing-masing jarak 10 meter tiap antar titik.
Metode yang digunakan yaitu melalui pendekatan observasi, analisis hasil laboratorium dan uji statistik dengan minitab (Uji Mann Whitney).
Standar baku mutu air yang digunakan yaitu standar baku mutu air kelas II PP No.
82 Tahun 2001 yang diperuntukkan untuk kegiatan MCK (Mandi,cuci,kakus).
Hasil yang diperoleh menyatakan bahwa pada wilayah A nilai konsentrasi tertinggi berada pada titik A1 yang merupakan titik terdekat dengan tumpukkan sampah pada TPA yaitu dengan nilai konsentrasi COD, Pb Cd dan total coliform berturut-turut sebesar  718,7 mg/l; 0,03 mg/l; 0,04 mg/l; dan 4300 MPN/100ml, sedangkan nilai konsentrasi terendah berada pada titik A6 yang merupakan titik dengan jarak 50 meter dari titik A1 dengan nilai konsentrasi COD, Pb Cd dan total coliform berturut-turut sebesar  114,5 mg/l; 0,01 mg/l; 0,000 mg/l; dan 2850 MPN/100 ml.
Pada wilayah B nilai kosentrasi tertinggi berada pada titik B1 yang merupakan titik terdekat dengan tumpukkan sampah pada TPA dengan nilai konsentrasi COD, Pb Cd dan total coliform berturut-turut sebesar  699,0 mg/l; 0,03 mg/l; 0,02 mg/l; dan 3750 MPN/100ml, sedangkan nilai konsentrasi terendah berada pada titik B6 yang merupakan titik dengan jarak 50 meter dari titik B1 dengan nilai konsentrasi COD, Pb Cd dan total coliform berturut-turut sebesar  62,5 mg/l; 0,00 mg/l; 0,000 mg/l; dan 2650 MPN/100 ml.
Wilayah C nilai kosentrasi tertinggi berada pada titik C1 yang merupakan titik terdekat dengan tumpukkan sampah pada TPA dengan nilai konsentrasi COD, Pb Cd dan total coliform berturut-turut sebesar  700,3 mg/l; 0,03 mg/l; 0,03 mg/l; dan 4950 MPN/100ml, sedangkan nilai konsentrasi terendah berada pada titik C6 yang merupakan titik dengan jarak 50 meter dari titik C1 dengan nilai konsentrasi COD, Pb Cd dan total coliform berturut-turut sebesar  125,2 mg/l; 0,01 mg/l; 0,000 mg/l; dan 3800 MPN/100 ml.
Nilai konsentrasi rata-rata COD dan total coliform pada tiap titik berada di atas baku mutu air kelas II PP No.
82 Tahun 2001, sedangkan nilai konsentrasi rata-rata Pb berada dibawah ambang batas baku mutu air kelas II PP No.
82 Tahun 2001 dan nilai CD pada titik yang berada didalam TPA berada di atas ambang batas baku mutu air kelas II PP No.
82 Tahun 2001, serta nilai Cd yang berada diluar TPA  bernilai dibawah ambang batas baku mutu air kelas II PP No.
82 Tahun 2001.
Hasil uji statistik Mann Whitney menunjukkan nilai signifikan > 0,05.
Angka tersebut mengindikasikan bahwa terdapat perbedaan yang nyata (signifikan) antara jarak TPA terhadap kualitas air tanah dangkal di sekitar TPA Sungai Raya.
Berdasarkan hasil analisis, terdapat pengaruh jarak TPA terhadap kualitas air tanah dangkal disekitar TPA Sungai Raya, yang ditunjukkan dengan semakin jauh dari TPA, nilai kualitas air tanah dangkal semakin membaik.
Kata Kunci :Air Lindi, Kualitas air tanah dangkal, TPA.

Related Results

pariwisata
pariwisata
Secara khusus, keunikan kota banjarmasin yakni kota yang puitis dengan sebutan kota seribu sungai. Posisi kota banjarmasin di kelilingi sungai-sungai besar yang sangat vital fungsi...
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
DAMPAK PENCEMARAN TANAH DAN LANGKAH PENCEGAHAN
Tanah merupakan bagian penting dalam menunjang kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Seperti kita ketahui rantai makanan bermula dari tumbuhan. Manusia, hewan hidup dari tumbuhan. ...
Analisis Persebaran Lindi Tempat Pemerosesan Akhir (Tpa) Puuwatu
Analisis Persebaran Lindi Tempat Pemerosesan Akhir (Tpa) Puuwatu
The purpose of this study was (1) to determine the amount of leachate discharge at the Puuwatu Landfill (TPA), (2) to analyze the quality of leachate effluent and surface groundwat...
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
POTENSI INDIKATIF CADANGAN AIR TANAH DI KABUPATEN BANGLI
Wilayah pada Kabupaten Bangli merupakan kawasan kabupaten yang tanpa memiliki kawasan pantai serta sebagian besar wilayahnya berada pada daratan tinggi dan hanya sebagian kecil wil...
Identifikasi Pola Aliran Air Tanah di Wilayah Sekitar Aliran Sungai Jilu
Identifikasi Pola Aliran Air Tanah di Wilayah Sekitar Aliran Sungai Jilu
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi pola aliran air tanah di wilayah sekitar aliran Sungai Jilu sepanjang 7 km yang melintas di wilayah Kecamatan Pakis Ka...
PRINSIP PENENTUAN KAPASITAS DUKUNG FONDASI DANGKAL BERDASARKAN METODE ANALITIK RASIONAL
PRINSIP PENENTUAN KAPASITAS DUKUNG FONDASI DANGKAL BERDASARKAN METODE ANALITIK RASIONAL
AbstrakMetode analitik rasional penentuan kapasitas dukung fondasi dangkal yaitu persamaan kapasitas dukung fondasi dangkal dari Terzaghi, Meyerhof, Hansen, dan Vesic. Penelitian i...
Strategi Pengendalian Pencemaran Industri untuk Pengelolaan Mutu Air Sungai dan Tanah di DAS Diwak, Jawa Tengah
Strategi Pengendalian Pencemaran Industri untuk Pengelolaan Mutu Air Sungai dan Tanah di DAS Diwak, Jawa Tengah
Pencemaran Sungai Diwak akibat aktivitas industri berdampak terhadap penurunan kualitas air sungai dan tanah, dibuktikan dengan adanya temuan tanaman pertanian abnormal. Penelitian...

Back to Top