Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PRINSIP PENENTUAN KAPASITAS DUKUNG FONDASI DANGKAL BERDASARKAN METODE ANALITIK RASIONAL

View through CrossRef
AbstrakMetode analitik rasional penentuan kapasitas dukung fondasi dangkal yaitu persamaan kapasitas dukung fondasi dangkal dari Terzaghi, Meyerhof, Hansen, dan Vesic. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji prinsip penggunaan keempat persamaan tersebut agar tidak terjadi kesalahan penggunaan dalam perancangan fondasi dangkal. Penelitian ini dilakukan dengan studi literatur terhadap penelitian dari Terzaghi (1943), Meyerhof (1955), Hansen (1970), dan Vesic (1975). Penelitian ini dilakukan dengan memperbandingkan keempat persamaan tersebut sekaligus hingga menghasilkan prinsip penggunaan persamaan kapasitas dukung fondasi dangkal yang sesuai, berdasarkan kondisi yang ada di lapangan. Penggunaan keempat persamaan tersebut pada penelitian ini yaitu pada kondisi fondasi plane strain (regangan pada arah z = 0), dasar fondasi kasar, dan kondisi tanah homogen. Lokasi muka air tanah mempengaruhi nilai parameter kuat geser tanah yang digunakan dengan menyesuaikan jenis tanah, jenis tes laboratorium, dan analisis stabilitas kritis. Dari penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat 4 (empat) prinsip penggunaan persamaan kapasitas dukung fondasi dangkal dimana kondisi pembeda di lapangan yaitu perbandingan kedalaman fondasi terhadap lebar fondasi (maksimal 4 (empat)), kondisi pembebanan, jenis tanah, dan faktor fondasi dangkal yang diperhitungkan. Kondisi pembebanan antara lain beban vertikal, beban miring, beban eksentris (momen), dan beban horizontal. Selanjutnya, jenis tanah antara lain tanah lempung kaku dan pasir padat dengan keruntuhan geser umum dan tanah lempung konsistensi medium dan pasir kepadatan medium dengan keruntuhan geser lokal. Terakhir, faktor fondasi dangkal yang diperhitungkan antara lain faktor bentuk fondasi, kedalaman fondasi, kemiringan beban, kemiringan dar fondasi, dan kemiringan permukaan tanah.Kata Kunci: Kapasitas Dukung Fondasi Dangkal, Metode Analitik Rasional, Terzaghi, Meyerhof, Hansen, Vesic AbstractThe rational analytical method for determining the bearing capacity of shallow foundations is the shallow foundation bearing capacity equation of Terzaghi, Meyerhof, Hansen, and Vesic. This study aims to examine the principles of using the four equations so that there are no misuses in designing shallow foundations. This research was conducted by means of a literature study on research from Terzaghi (1943), Meyerhof (1955), Hansen (1970), and Vesic (1975). This research was conducted by comparing the four equations at once to produce the principle of using the appropriate shallow foundation bearing capacity equation, based on the conditions in the field. The use of these four equations in this study is on plane strain foundation conditions (strain in the z direction = 0), rough foundation base, and homogeneous soil conditions. The location of the groundwater table affects the value of the soil shear strength parameter used by adjusting the soil type, type of laboratory test, and analysis of critical stability. This study concludes that there are 4 (four) principles of using the shallow foundation bearing capacity equation where the differentiating conditions in the field are the ratio of foundation depth to foundation width (maximum 4 (four)), loading conditions, soil type, and shallow foundation factors are taken into account. Loading conditions include vertical loads, inclined loads, eccentric loads (moments), and horizontal loads. Furthermore, soil types include stiff clay and dense sand with general shear failure and medium consistency clay and medium density sand with local shear failure. Finally, the shallow foundation factors that are taken into account include the foundation shape factor, foundation depth, load slope, foundation slope, and ground surface slope.Keywords: Bearing Capacity of Shallow Foundation, Rational Analytic Method, Terzaghi, Meyerhof, Hansen, Vesic 
Title: PRINSIP PENENTUAN KAPASITAS DUKUNG FONDASI DANGKAL BERDASARKAN METODE ANALITIK RASIONAL
Description:
AbstrakMetode analitik rasional penentuan kapasitas dukung fondasi dangkal yaitu persamaan kapasitas dukung fondasi dangkal dari Terzaghi, Meyerhof, Hansen, dan Vesic.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji prinsip penggunaan keempat persamaan tersebut agar tidak terjadi kesalahan penggunaan dalam perancangan fondasi dangkal.
Penelitian ini dilakukan dengan studi literatur terhadap penelitian dari Terzaghi (1943), Meyerhof (1955), Hansen (1970), dan Vesic (1975).
Penelitian ini dilakukan dengan memperbandingkan keempat persamaan tersebut sekaligus hingga menghasilkan prinsip penggunaan persamaan kapasitas dukung fondasi dangkal yang sesuai, berdasarkan kondisi yang ada di lapangan.
Penggunaan keempat persamaan tersebut pada penelitian ini yaitu pada kondisi fondasi plane strain (regangan pada arah z = 0), dasar fondasi kasar, dan kondisi tanah homogen.
Lokasi muka air tanah mempengaruhi nilai parameter kuat geser tanah yang digunakan dengan menyesuaikan jenis tanah, jenis tes laboratorium, dan analisis stabilitas kritis.
Dari penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat 4 (empat) prinsip penggunaan persamaan kapasitas dukung fondasi dangkal dimana kondisi pembeda di lapangan yaitu perbandingan kedalaman fondasi terhadap lebar fondasi (maksimal 4 (empat)), kondisi pembebanan, jenis tanah, dan faktor fondasi dangkal yang diperhitungkan.
Kondisi pembebanan antara lain beban vertikal, beban miring, beban eksentris (momen), dan beban horizontal.
Selanjutnya, jenis tanah antara lain tanah lempung kaku dan pasir padat dengan keruntuhan geser umum dan tanah lempung konsistensi medium dan pasir kepadatan medium dengan keruntuhan geser lokal.
Terakhir, faktor fondasi dangkal yang diperhitungkan antara lain faktor bentuk fondasi, kedalaman fondasi, kemiringan beban, kemiringan dar fondasi, dan kemiringan permukaan tanah.
Kata Kunci: Kapasitas Dukung Fondasi Dangkal, Metode Analitik Rasional, Terzaghi, Meyerhof, Hansen, Vesic AbstractThe rational analytical method for determining the bearing capacity of shallow foundations is the shallow foundation bearing capacity equation of Terzaghi, Meyerhof, Hansen, and Vesic.
This study aims to examine the principles of using the four equations so that there are no misuses in designing shallow foundations.
This research was conducted by means of a literature study on research from Terzaghi (1943), Meyerhof (1955), Hansen (1970), and Vesic (1975).
This research was conducted by comparing the four equations at once to produce the principle of using the appropriate shallow foundation bearing capacity equation, based on the conditions in the field.
The use of these four equations in this study is on plane strain foundation conditions (strain in the z direction = 0), rough foundation base, and homogeneous soil conditions.
The location of the groundwater table affects the value of the soil shear strength parameter used by adjusting the soil type, type of laboratory test, and analysis of critical stability.
This study concludes that there are 4 (four) principles of using the shallow foundation bearing capacity equation where the differentiating conditions in the field are the ratio of foundation depth to foundation width (maximum 4 (four)), loading conditions, soil type, and shallow foundation factors are taken into account.
Loading conditions include vertical loads, inclined loads, eccentric loads (moments), and horizontal loads.
Furthermore, soil types include stiff clay and dense sand with general shear failure and medium consistency clay and medium density sand with local shear failure.
Finally, the shallow foundation factors that are taken into account include the foundation shape factor, foundation depth, load slope, foundation slope, and ground surface slope.
Keywords: Bearing Capacity of Shallow Foundation, Rational Analytic Method, Terzaghi, Meyerhof, Hansen, Vesic .

Related Results

PENGARUH VARIASI JUMLAH CERUCUK PADA FONDASI PELAT BETON BERCERUCUK
PENGARUH VARIASI JUMLAH CERUCUK PADA FONDASI PELAT BETON BERCERUCUK
Sebagian besar wilayah Kalimantan Barat terdiri atas tanah lunak yang kurang baik untuk pembangunan sarana fisik. Para ahli konstruksi di Kalimantan Barat telah mengembangkan siste...
Kapasitas Daya Dukung Pondasi Dangkal dengan Teori Terzaghi dan Mayerhof
Kapasitas Daya Dukung Pondasi Dangkal dengan Teori Terzaghi dan Mayerhof
Pondasi merupakan elemen penting dalam proses konstruksi bangunan yang bertugas untuk menyalurkan dan mendistribusikan beban dari struktur bangunan ke tanah dibawahnya. Pondasi dan...
RASIO DAYA DUKUNG TIANG RENCANA TERHADAP DAYA DUKUNG TIANG AKTUAL
RASIO DAYA DUKUNG TIANG RENCANA TERHADAP DAYA DUKUNG TIANG AKTUAL
Prediksi daya dukung tiang rencana dari beberapa metode statis dan dinamis sering ditemui tidak sesuai denga daya dukung aktual di lapangan. Daya dukung tiang rencana tersebut haru...
Prinsip-prinsip Penggembalaan Yesus dalam Injil Matius
Prinsip-prinsip Penggembalaan Yesus dalam Injil Matius
Tujuan artikel ini adalah agar setiap gembala mengetahui tentang prinsip-prinsip penggembalaan Yesus dalam Injil Matius yang dapat diterapkan dalam pelayanan penggembalaan masa kin...
ANALISIS KAPASITAS DUKUNG TIANG TUNGGAL BERDASARKAN DATA KALENDERING
ANALISIS KAPASITAS DUKUNG TIANG TUNGGAL BERDASARKAN DATA KALENDERING
Fondasi tiang digunakan untuk mendukung bangunan, bila lapisan tanah kuat terletak sangat dalam. Kapasitas dukung tiang perlu dianalisis untuk menentukan seberapa kemampuan tiang d...
ANALISIS LONGSORAN JALAN PATTIMURA SAMARINDA
ANALISIS LONGSORAN JALAN PATTIMURA SAMARINDA
Analisis daya dukung fondasi untuk lonsoran yang dimaksudkan adalah fondasi yang sesuai berdasarkan kedalaman lapisan tanah keras pendukung fondasi. Berdasarkan penentuan jenis fon...
ANALISIS EFISIENSI TIANG UJUNG PADA FONDASI TIANG BOR DI PROYEK GADING SERPONG
ANALISIS EFISIENSI TIANG UJUNG PADA FONDASI TIANG BOR DI PROYEK GADING SERPONG
The foundation is a building structure that is below ground level to support the load above it. So the foundation selection must be adjusted to the load used and the carrying capac...
Analisis Daya Dukung Tiang Bor Dengan Alat Pile Driving Analyzer Test Pada Variasi Diameter Tiang
Analisis Daya Dukung Tiang Bor Dengan Alat Pile Driving Analyzer Test Pada Variasi Diameter Tiang
Pile driving analyzer test atau disebut juga pengujian tiang dinamik, merupakan alat untuk mengetahui kapasitas daya dukung fondasi tiang pancang maupun fondasi bore pile. Dalam ha...

Back to Top