Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Media Realia dalam Pembelajaran Menulis Carita Pondok

View through CrossRef
Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat siswa dalam pembelajaran menulis cerita pendek. Hal ini dapat terlihat dari kurangnya kemampuan siswa dalam menulis cerita pendek. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan 1) kemampuan menulis cerita pendek siswa sebelum dan sesudah menggunakan Media Realia; 2) kemampuan menulis cerita pendek siswa sebelum dan sesudah tidak menggunakan Media Realia 3) peningakatan kemampuan menulis cerita pendek siswa sebelum dan sesudah menggunakan Media Realia; 4) perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis cerita pendek siswa yang menggunakan Media Realia dan yang tidak menggunakan Media. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen murni (True Experimental Design). Hasil dari penelitian ini adalah 1) kemampuan menulis cerita pendek siswa sebelum menggunakan Media Realia termasuk ke dalam kategori belum mampu (rata-rata 70, 29; KKM ≥ 75), sesudah menggunakan media Realia masuk ke dalam kategori mampu (rata-rata 78,41; KKM ≥ 75); 2) kemampuan menulis cerita pendek siswa sebelum tidak menggunakan Media Realia masuk ke dalam kategori belum mampu (rata-rata 64,14 ; KKM ≥ 75), sesudah tidak menggunakan media Realia masuk ke dalam kategori belum mampu (rata-rata 71,28 KKM ≥ 75); 3) Adanya peningakatan kemampuan menulis cerita pendek siswa sebelum menggunakan media Realia (70,29) dan sesudah menggunakan Media Realia (78,41); 4) adanya perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis cerita pendek siswa yang menggunakan Media Realia dan tidak menggunakan Media Realia hal ini berarti bahwa H0 ditolah dan Ha diterima. Jadi, dapat disimpulkan bahwa Media Realia efektif digunakan dalam pembelajaran menulis cerita pendek.Kata kunci: cerita pendek, Media Realia, menulis. Abstract: This research is motivated by the lack of student interest in literacy. This can be seen from the lack of students' ability to get ideas for writing short stories. The purpose of this study is to describe 1) the ability to write short stories of students before and after using Realia media; 2) the ability to write short stories before and after students do not use Realia media; 3) an increase in the ability to write short stories of students before and after using Realia media; and 4) measuring the comparison of students' ability to write short stories using Realia media and those not using Realia media. The results of this study are 1) the data obtained from this study after the test of the nature of the data, has a normal (P0,05) and homogeneous (P0,05); 2) the results of hypothesis testing using the t-test show that the ability to write short stories of students who use Realia media P=0,000 (P0,05=significant) and the ability to write short stories of students who do not use Realia media P=0,000 (P0.05=significant); 3) There is an improvement in the ability to write short stories of students before using Realia media (70,29) and after using Realia media (78,41); 4) there is a significant difference between the ability to write short stories of students who use Realia media and those who do not use Realia media. So, it can be concluded that Realia media is effective in learning to write short stories.Keywords: Media Realia, short story, writing.
Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
Title: Media Realia dalam Pembelajaran Menulis Carita Pondok
Description:
Abstrak: Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya minat siswa dalam pembelajaran menulis cerita pendek.
Hal ini dapat terlihat dari kurangnya kemampuan siswa dalam menulis cerita pendek.
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan 1) kemampuan menulis cerita pendek siswa sebelum dan sesudah menggunakan Media Realia; 2) kemampuan menulis cerita pendek siswa sebelum dan sesudah tidak menggunakan Media Realia 3) peningakatan kemampuan menulis cerita pendek siswa sebelum dan sesudah menggunakan Media Realia; 4) perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis cerita pendek siswa yang menggunakan Media Realia dan yang tidak menggunakan Media.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen murni (True Experimental Design).
Hasil dari penelitian ini adalah 1) kemampuan menulis cerita pendek siswa sebelum menggunakan Media Realia termasuk ke dalam kategori belum mampu (rata-rata 70, 29; KKM ≥ 75), sesudah menggunakan media Realia masuk ke dalam kategori mampu (rata-rata 78,41; KKM ≥ 75); 2) kemampuan menulis cerita pendek siswa sebelum tidak menggunakan Media Realia masuk ke dalam kategori belum mampu (rata-rata 64,14 ; KKM ≥ 75), sesudah tidak menggunakan media Realia masuk ke dalam kategori belum mampu (rata-rata 71,28 KKM ≥ 75); 3) Adanya peningakatan kemampuan menulis cerita pendek siswa sebelum menggunakan media Realia (70,29) dan sesudah menggunakan Media Realia (78,41); 4) adanya perbedaan yang signifikan antara kemampuan menulis cerita pendek siswa yang menggunakan Media Realia dan tidak menggunakan Media Realia hal ini berarti bahwa H0 ditolah dan Ha diterima.
Jadi, dapat disimpulkan bahwa Media Realia efektif digunakan dalam pembelajaran menulis cerita pendek.
Kata kunci: cerita pendek, Media Realia, menulis.
 Abstract: This research is motivated by the lack of student interest in literacy.
This can be seen from the lack of students' ability to get ideas for writing short stories.
The purpose of this study is to describe 1) the ability to write short stories of students before and after using Realia media; 2) the ability to write short stories before and after students do not use Realia media; 3) an increase in the ability to write short stories of students before and after using Realia media; and 4) measuring the comparison of students' ability to write short stories using Realia media and those not using Realia media.
The results of this study are 1) the data obtained from this study after the test of the nature of the data, has a normal (P0,05) and homogeneous (P0,05); 2) the results of hypothesis testing using the t-test show that the ability to write short stories of students who use Realia media P=0,000 (P0,05=significant) and the ability to write short stories of students who do not use Realia media P=0,000 (P0.
05=significant); 3) There is an improvement in the ability to write short stories of students before using Realia media (70,29) and after using Realia media (78,41); 4) there is a significant difference between the ability to write short stories of students who use Realia media and those who do not use Realia media.
So, it can be concluded that Realia media is effective in learning to write short stories.
Keywords: Media Realia, short story, writing.

Related Results

MENULIS KOMUNIKATIF (Pembelajaran Bahasa Indonesia Ragam Teknik)
MENULIS KOMUNIKATIF (Pembelajaran Bahasa Indonesia Ragam Teknik)
Berdasarkan hasil analisis temuan data penelitian di atas, maka dapat diambil beberapa kesimpulan pokok sebagai berikut:1. Cara mengembangkan pembelajaran menulis komunikatif  MKW...
KAJIAN NILAI BUDAYA DALAM CARITA PANTUN SAWUNG GALING
KAJIAN NILAI BUDAYA DALAM CARITA PANTUN SAWUNG GALING
AbstrakBangsa Indonesia adalah bangsa sejuta ragam budaya. Salah satunya kesenian Carita Pantun, kesenian ini tumbuhkembang pada masyarakat Sunda di Provinsi Jawa Barat dan Banten....
Pembelajaran Menulis Karangan Deskripsi Menggunakan Media Gambar
Pembelajaran Menulis Karangan Deskripsi Menggunakan Media Gambar
Keterampilan menulis merupakan kegiatan yang tidak terpisahkan dari kegiatan belajar mengajar siswa di sekolah. Kegiatan menulis menjadikan siswa aktif dalam kegiatan pembelajaran ...
MEMBANGUN KARAKTER SISWA MELALUI KEGIATAN MEMBACA DAN MENULIS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
MEMBANGUN KARAKTER SISWA MELALUI KEGIATAN MEMBACA DAN MENULIS DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA
ABSTRAK: Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik agar menjadi pribadi yang berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi posi...
Manajemen Strategik Pembelajaran Pondok Pesantren dalam Mewujudkan Generasi yang Berakhlaqul Karimah
Manajemen Strategik Pembelajaran Pondok Pesantren dalam Mewujudkan Generasi yang Berakhlaqul Karimah
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pondok pesantren dalam mewujudkan generasi yang berakhlakul karimah. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan manajemen strategi...
Integrasi Model Pendidikan Pondok Pesantren Salaf Dan Khalaf (Studi Kasus di Pondok Pesantren Irsyadul Anam Yogyakarta)
Integrasi Model Pendidikan Pondok Pesantren Salaf Dan Khalaf (Studi Kasus di Pondok Pesantren Irsyadul Anam Yogyakarta)
Penelitian lapangan ini menggunakan pendekatan pendekatan Ilmu Pendidikan Islam dan Fenomenologi dalam mengkaji integrasi model pendidikan pondok pesantren salaf dan khalaf di Pond...

Back to Top