Javascript must be enabled to continue!
Kajian Penerapan Indikator Pembangunan Berkelanjutan Perumahan
View through CrossRef
Kurangnya pengendalian dalam sistem perencanaan dan tata kota yang tepat dapat menimbulkan masalah, terutama sebelum adanya pertambahan jumlah penduduk yang ditambah dengan laju urbanisasi, yang akan memicu munculnya permasalahan perumahan dan permukiman. Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai implementasi pengembang besar di DIY terkait kawasan perumahan berkelanjutan, dengan mengukur sejauh mana pengembang telah menerapkan pembangunan berkelanjutan pada kawasan perumahan yang telah dibangunnya. Penelitian ini menggunakan metode analisis data kuesioner yang disebarkan kepada 21 pengembang besar di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kuesioner terdiri dari empat bagian, yaitu bagian pertama mengenai aspek lingkungan, bagian kedua tentang aspek sosial, bagian ketiga mengenai aspek ekonomi, dan bagian keempat mengenai tanggapan terhadap pemerintah terkait perumahan berkelanjutan. Pengolahan data dilakukan melalui analisis deskriptif, dengan pemrosesan data kuesioner menggunakan aplikasi SPSS 16.0 dan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perumahan responden berada di Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul, dengan segmentasi pasar yang didominasi oleh perumahan menengah dalam rentang harga 500 juta hingga 1 miliar. Mayoritas pengembang perumahan telah cukup baik dalam membangun perumahannya, dengan menerapkan 70-89% indikator perumahan berkelanjutan di setiap lokasi. Namun, masih ada kekurangan pada aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi yang perlu diperbaiki. Pemerintah biasanya memberikan kemudahan dalam perizinan, serta menetapkan syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh pengembang sebelum memulai pembangunan perumahan
Title: Kajian Penerapan Indikator Pembangunan Berkelanjutan Perumahan
Description:
Kurangnya pengendalian dalam sistem perencanaan dan tata kota yang tepat dapat menimbulkan masalah, terutama sebelum adanya pertambahan jumlah penduduk yang ditambah dengan laju urbanisasi, yang akan memicu munculnya permasalahan perumahan dan permukiman.
Fokus permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai implementasi pengembang besar di DIY terkait kawasan perumahan berkelanjutan, dengan mengukur sejauh mana pengembang telah menerapkan pembangunan berkelanjutan pada kawasan perumahan yang telah dibangunnya.
Penelitian ini menggunakan metode analisis data kuesioner yang disebarkan kepada 21 pengembang besar di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kuesioner terdiri dari empat bagian, yaitu bagian pertama mengenai aspek lingkungan, bagian kedua tentang aspek sosial, bagian ketiga mengenai aspek ekonomi, dan bagian keempat mengenai tanggapan terhadap pemerintah terkait perumahan berkelanjutan.
Pengolahan data dilakukan melalui analisis deskriptif, dengan pemrosesan data kuesioner menggunakan aplikasi SPSS 16.
0 dan Microsoft Excel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perumahan responden berada di Kabupaten Sleman dan Kabupaten Bantul, dengan segmentasi pasar yang didominasi oleh perumahan menengah dalam rentang harga 500 juta hingga 1 miliar.
Mayoritas pengembang perumahan telah cukup baik dalam membangun perumahannya, dengan menerapkan 70-89% indikator perumahan berkelanjutan di setiap lokasi.
Namun, masih ada kekurangan pada aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi yang perlu diperbaiki.
Pemerintah biasanya memberikan kemudahan dalam perizinan, serta menetapkan syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh pengembang sebelum memulai pembangunan perumahan.
Related Results
PEMBANGUNAN HUKUM YANG BERKELANJUTAN: USAHA MENCAPAI PEMBANGUNAN NASIONAL YANG BERKELANJUTAN
PEMBANGUNAN HUKUM YANG BERKELANJUTAN: USAHA MENCAPAI PEMBANGUNAN NASIONAL YANG BERKELANJUTAN
Pembangunan merupakan usaha sadar dari masyarakat untuk mencapai kesejahteraannya adalah hal yang wajar dilakukan oleh masyarakat untuk mencapai kesejahteraannya sendiri. Sayangnya...
EVALUASI PASCA HUNI KEBERLANJUTAN PERUMAHAN MURAH TERHADAP PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS)
EVALUASI PASCA HUNI KEBERLANJUTAN PERUMAHAN MURAH TERHADAP PEGAWAI NEGERI SIPIL (PNS)
Pada tahun 2019, Indonesia memiliki housing backlog sebesar 7,6 juta rumah yang perlu diakomodir dengan pemenuhan perumahan baru. Oleh karena itu ada kebijakan melalui program “sat...
Konsumen Perumahan Kepada Developer (Studi Kasus Perumahan di Kabupaten Jember)
Konsumen Perumahan Kepada Developer (Studi Kasus Perumahan di Kabupaten Jember)
Konsumen Perumahan Kepada Developer (Studi Kasus Perumahan di Kabupaten Jember)Product Innovation Effect Of Housing Housing Consumer Confidence To Developer (A Case Study Of Housin...
Perencanaan Pembangunan Berkelanjutan Bagi Aparatur Desa
Perencanaan Pembangunan Berkelanjutan Bagi Aparatur Desa
Latar Belakang :
Keterbatasan Pemahaman Konsep Pembangunan Berkelanjutan, Banyak aparatur desa belum memiliki pemahaman yang memadai tentang konsep dan prinsip pembangunan berkel...
Perkembangan Penelitian Indikator Kota Berkelanjutan Menggunakan Bibliometric Analysis dan Systematic Literature Review
Perkembangan Penelitian Indikator Kota Berkelanjutan Menggunakan Bibliometric Analysis dan Systematic Literature Review
Tiga pilar keberlanjutan yakni ekonomi, ekologi dan sosial telah menjadi hal yang mendasar dalam pembangunan termasuk pembangunan kota yang berkelanjutan. Kota yang berkelanjutan a...
Analisis Investasi Pada Pembangunan Perumahan Nuansa Beringin
Analisis Investasi Pada Pembangunan Perumahan Nuansa Beringin
ABSTRAK
HARI YANTO. Analisis Investasi Pada Pembangunan Perumahan Nuansa Beringin. Dibimbing oleh ZAINURI dan WINAYATI.
Pemilihan perumahan ...
Pembangunan Perumahan Komersial di Kawasan Industri Kabupaten Karawang Ditinjau dari Perencanaan Ruang
Pembangunan Perumahan Komersial di Kawasan Industri Kabupaten Karawang Ditinjau dari Perencanaan Ruang
Abstract. Every year Indonesia experiences an increase in population which has an impact on increasing public demand for housing needs which is one of the rights obtained by all In...
Analisis Kritikal Terhadap Pembiayaan Semula Perumahan Secara Islam Melalui Kontrak Musharakah Mutanaqisah
Analisis Kritikal Terhadap Pembiayaan Semula Perumahan Secara Islam Melalui Kontrak Musharakah Mutanaqisah
Pembiayaan perumahan secara Islam melalui perbankan Islam di Malaysia mengadaptasi pelbagai bentuk instrumen kewangan Islam. Ini bergantung kepada kehendak dan keperluan sesebuah b...

