Javascript must be enabled to continue!
SIMULASI GENANGAN BANJIR BANDANG MENGGUNAKAN SIG DI SUNGAI BRANTAS HULU KOTA BATU
View through CrossRef
Banjir bandang merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang memiliki tingkat bahaya tinggi karena terjadi secara tiba-tiba dan membawa debit aliran besar dalam waktu singkat. Kawasan hulu Sungai Brantas di Kota Batu memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap banjir bandang akibat karakteristik topografi pegunungan, curah hujan tinggi, serta perubahan penggunaan lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan genangan banjir bandang di Sungai Brantas Hulu Kota Batu menggunakan pendekatan terintegrasi berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode yang digunakan meliputi analisis hidrologi untuk memperoleh debit banjir rencana menggunakan HEC-HMS, analisis routing aliran banjir dengan pendekatan tampungan, pemodelan hidraulika dua dimensi menggunakan HEC-RAS, serta analisis spasial untuk memetakan sebaran dan luas genangan banjir. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa DAS Brantas Hulu memiliki respons hidrologi yang cepat terhadap hujan ekstrem, dengan debit puncak yang melampaui kapasitas alur sungai sehingga menyebabkan limpasan ke dataran banjir. Simulasi hidraulika dan analisis spasial menunjukkan bahwa banjir bandang berpotensi menggenangi wilayah seluas sekitar 662 ha, dengan sebaran genangan yang dominan mengikuti alur Sungai Brantas Hulu dan berdampak pada beberapa desa di sekitarnya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar ilmiah dalam mendukung upaya mitigasi banjir bandang, pengelolaan daerah aliran sungai, dan perencanaan tata ruang berbasis risiko di wilayah hulu Sungai Brantas.
State University of Malang (UM)
Title: SIMULASI GENANGAN BANJIR BANDANG MENGGUNAKAN SIG DI SUNGAI BRANTAS HULU KOTA BATU
Description:
Banjir bandang merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang memiliki tingkat bahaya tinggi karena terjadi secara tiba-tiba dan membawa debit aliran besar dalam waktu singkat.
Kawasan hulu Sungai Brantas di Kota Batu memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap banjir bandang akibat karakteristik topografi pegunungan, curah hujan tinggi, serta perubahan penggunaan lahan.
Penelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan genangan banjir bandang di Sungai Brantas Hulu Kota Batu menggunakan pendekatan terintegrasi berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG).
Metode yang digunakan meliputi analisis hidrologi untuk memperoleh debit banjir rencana menggunakan HEC-HMS, analisis routing aliran banjir dengan pendekatan tampungan, pemodelan hidraulika dua dimensi menggunakan HEC-RAS, serta analisis spasial untuk memetakan sebaran dan luas genangan banjir.
Hasil pemodelan menunjukkan bahwa DAS Brantas Hulu memiliki respons hidrologi yang cepat terhadap hujan ekstrem, dengan debit puncak yang melampaui kapasitas alur sungai sehingga menyebabkan limpasan ke dataran banjir.
Simulasi hidraulika dan analisis spasial menunjukkan bahwa banjir bandang berpotensi menggenangi wilayah seluas sekitar 662 ha, dengan sebaran genangan yang dominan mengikuti alur Sungai Brantas Hulu dan berdampak pada beberapa desa di sekitarnya.
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar ilmiah dalam mendukung upaya mitigasi banjir bandang, pengelolaan daerah aliran sungai, dan perencanaan tata ruang berbasis risiko di wilayah hulu Sungai Brantas.
Related Results
ANALISIS CURAH HUJAN PENYEBAB BANJIR BANDANG DI UJUNG BERUNG, BANDUNG
ANALISIS CURAH HUJAN PENYEBAB BANJIR BANDANG DI UJUNG BERUNG, BANDUNG
Banjir bandang di Ujungberung terjadi sebanyak 3 kali selama tahun 2019. Kejadian banjir ini terjadi pada sungai yang sama. Kejadian banjir tersebut disebabkan oleh hujan yang sang...
pariwisata
pariwisata
Secara khusus, keunikan kota banjarmasin yakni kota yang puitis dengan sebutan kota seribu sungai. Posisi kota banjarmasin di kelilingi sungai-sungai besar yang sangat vital fungsi...
Penelusuran Limpasan Kejadian Banjir Sungai Padolo Di Kota Bima
Penelusuran Limpasan Kejadian Banjir Sungai Padolo Di Kota Bima
Kota Bima mengalami banjir besar tanggal 21 dan 23 Desember 2016. Banjir berasal luapan Sungai Padolo dan Sungai Melayu. Sungai Padolo memberikan dampak...
PENGARUH FAKTOR CURAH HUJAN DAN ALIRAN PERMUKAAN UNTUK PROGNOSA DEBIT DAN INDEK BANJIR DALAM MENGURANGI RESIKO BENCANA BAHAYA BANJIR PADA DAERAH DATARAN BANJIR ALIRAN SUNGAI
PENGARUH FAKTOR CURAH HUJAN DAN ALIRAN PERMUKAAN UNTUK PROGNOSA DEBIT DAN INDEK BANJIR DALAM MENGURANGI RESIKO BENCANA BAHAYA BANJIR PADA DAERAH DATARAN BANJIR ALIRAN SUNGAI
Batang Kuranji merupakan salah satu sungai yang melintasi Kota padang dan bermuara di wilayah bagian utara kota yang merupakan bagian dari wilayah Kota Padang. Topografi di ba...
DESAIN TANGGUL SEBAGAI SOLUSI BANJIR DENGAN MODEL HIDRODINAMIK NUFSAW2D PADA DESA MAEN, SULAWESI UTARA
DESAIN TANGGUL SEBAGAI SOLUSI BANJIR DENGAN MODEL HIDRODINAMIK NUFSAW2D PADA DESA MAEN, SULAWESI UTARA
ABSTRACT The Maen Village, Minahasa Utara Regency, Province of North Sulawesi, is located adjacent to the sea and on the confluence of three rivers namely Maen Besar River, Maen Ke...
Mendeteksi kejadian banjir di sungai Tande Kabupaten Lingga dengan simulasi HEC-RAS
Mendeteksi kejadian banjir di sungai Tande Kabupaten Lingga dengan simulasi HEC-RAS
Sungai Tande merupakan sungai yang terletak di desa Daik Kabupaten Lingga dengan total panjang 9,41 km dan memiliki luas daerah aliran sungai (DAS) sebesar 3.170,42 ha. Penelitian ...
PENGARUH PENDIDIKAN KEBENCANAAN BANJIR BANDANG TERHADAP KESIAPSIAGAAN MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FK UNSRAT
PENGARUH PENDIDIKAN KEBENCANAAN BANJIR BANDANG TERHADAP KESIAPSIAGAAN MAHASISWA PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FK UNSRAT
Abstract: Flash flood is one of the most frequent disasters in Indonesia. The city of Manado was included in the event of the worst banjir bandang disaster. Preparedness greatly im...
Evaluasi Banjir pada Pertemuan Dua Sungai di DAS Sumbawa
Evaluasi Banjir pada Pertemuan Dua Sungai di DAS Sumbawa
Penanganan sungai pada Daerah Aliran Sungai (DAS) harus dilakukan secara integral, tidak dilakukan secara parsial, guna menjadi dasar dalam evaluasi terhadap banjir. Pada Pertemuan...

