Javascript must be enabled to continue!
Anatomi Jaringan, Identifikasi Mikroskopis, serta Kadar Polifenol Ekstrak Etanol Daun dari Tiga Jenis Jambu Genus Syzygium
View through CrossRef
Tiga spesies dari genus Syzygium, seperti jambu air (Syzygium aqueum (Burm.f.) Alston), jambu bol (Syzygium malaccense (L.) Merr. & L.M. Perry), dan jambu semarang (Syzygium samarangense (Blume) Merr. & L. M. Perry), telah dimanfaatkan daunnya dalam pengobatan tradisional karena kandungan polifenolnya. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari anatomi jaringan, mikroskopis, kadar senyawa fenol, flavonoid, dan tanin ekstrak etanol daun dari tiga jenis jambu tersebut. Daun jambu biji (Psidium guajava) digunakan sebagai pembanding. Anatomi jaringan daun dan identifikasi mikroskopis dilakukan menggunakan mikroskop. Penentuan kadar senyawa pada ekstrak etanol 70% ditentukan dengan metode kolorimetri yang absorbansinya diukur pada spektrofotometer UV- Vis. Anatomi jaringan daun dan fragmen pengenal secara mikroskopis ada kemiripan pada ketiga jenis daun jambu genus Syzygium. Secara statistik, ada perbedaan signifikan antara kadar fenol, flavonoid, dan tanin pada ekstrak etanol 70% daun jambu air, daun jambu bol, dan daun jambu semarang dibandingkan dengan ekstrak etanol 70% daun jambu biji. Daun jambu air merupakan spesiesterpilih dari genus Syzygium yang diuji pada penelitian ini dengan kandungan polifenol yang tinggi.
Leaves of three guava species of the genus Syzygium, such as water apple/jambu air (Syzygium aqueum (Burm.f.) Alston), malay apple/jambu bol (Syzygium malaccense (L.) Merr. & L.M. Perry), and wax apple/jambu Semarang (Syzygium samarangense (Blume) Merr. & L. M. Perry), have been used in traditional medicine because of its polyphenol content. This study aims to investigate the anatomy of leaf tissues, powder microscopical characteristic, and total phenolic, flavonoids, and tannins content in the ethanol extract of the leaves of the three types of selected guava species of the genus Syzygium. Guava leaves (Psidium guajava) were used as a comparison. Leaf tissue anatomy and microscopic identification were carried out using a microscope. Determination of the polyphenol content in 70% ethanol extract was determined by the colorimetric method in which the absorbance was measured on a UV-Vis spectrophotometer. Leaf tissue anatomy and microscopic recognition fragments are similar in the three types of Syzygium guava leaves. Statistically, there were significant differences between the total phenols, flavonoids, and tannins content in the 70% ethanol extract of water apple, Malay apple, and wax apple compared to the 70% ethanol extract of guava leaves. Water apple leaves are selectedspecies from the genus Syzygium tested in this study with high polyphenol content.
Title: Anatomi Jaringan, Identifikasi Mikroskopis, serta Kadar Polifenol Ekstrak Etanol Daun dari Tiga Jenis Jambu Genus Syzygium
Description:
Tiga spesies dari genus Syzygium, seperti jambu air (Syzygium aqueum (Burm.
f.
) Alston), jambu bol (Syzygium malaccense (L.
) Merr.
& L.
M.
Perry), dan jambu semarang (Syzygium samarangense (Blume) Merr.
& L.
M.
Perry), telah dimanfaatkan daunnya dalam pengobatan tradisional karena kandungan polifenolnya.
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari anatomi jaringan, mikroskopis, kadar senyawa fenol, flavonoid, dan tanin ekstrak etanol daun dari tiga jenis jambu tersebut.
Daun jambu biji (Psidium guajava) digunakan sebagai pembanding.
Anatomi jaringan daun dan identifikasi mikroskopis dilakukan menggunakan mikroskop.
Penentuan kadar senyawa pada ekstrak etanol 70% ditentukan dengan metode kolorimetri yang absorbansinya diukur pada spektrofotometer UV- Vis.
Anatomi jaringan daun dan fragmen pengenal secara mikroskopis ada kemiripan pada ketiga jenis daun jambu genus Syzygium.
Secara statistik, ada perbedaan signifikan antara kadar fenol, flavonoid, dan tanin pada ekstrak etanol 70% daun jambu air, daun jambu bol, dan daun jambu semarang dibandingkan dengan ekstrak etanol 70% daun jambu biji.
Daun jambu air merupakan spesiesterpilih dari genus Syzygium yang diuji pada penelitian ini dengan kandungan polifenol yang tinggi.
Leaves of three guava species of the genus Syzygium, such as water apple/jambu air (Syzygium aqueum (Burm.
f.
) Alston), malay apple/jambu bol (Syzygium malaccense (L.
) Merr.
& L.
M.
Perry), and wax apple/jambu Semarang (Syzygium samarangense (Blume) Merr.
& L.
M.
Perry), have been used in traditional medicine because of its polyphenol content.
This study aims to investigate the anatomy of leaf tissues, powder microscopical characteristic, and total phenolic, flavonoids, and tannins content in the ethanol extract of the leaves of the three types of selected guava species of the genus Syzygium.
Guava leaves (Psidium guajava) were used as a comparison.
Leaf tissue anatomy and microscopic identification were carried out using a microscope.
Determination of the polyphenol content in 70% ethanol extract was determined by the colorimetric method in which the absorbance was measured on a UV-Vis spectrophotometer.
Leaf tissue anatomy and microscopic recognition fragments are similar in the three types of Syzygium guava leaves.
Statistically, there were significant differences between the total phenols, flavonoids, and tannins content in the 70% ethanol extract of water apple, Malay apple, and wax apple compared to the 70% ethanol extract of guava leaves.
Water apple leaves are selectedspecies from the genus Syzygium tested in this study with high polyphenol content.
.
Related Results
Perbandingan Efek Anti Kandidiasis dari Beberapa Tanaman Genus Syzygium
Perbandingan Efek Anti Kandidiasis dari Beberapa Tanaman Genus Syzygium
Abstract. Candidiasis is a fungal infection that is opportunistic, meaning that the infection occurs due to a decrease in the immune system. According to WHO (Word Health Organizat...
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
SIFAT ANTIOKSIDATIF EKSTRAK TEH (Camellia sinensis Linn.) JENIS TEH HIJAU, TEH HITAM, TEH OOLONG DAN TEH PUTIH DENGAN PENGERINGAN BEKU (Freeze Drying)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat antioksidatif ekstrak teh (Camellia sinensis Linn.) jenis teh hijau, teh hitam, teh oolong dan teh putih dengan pengeringan beku (Fr...
PERBANDINGAN AKTIVITAS TABIR SURYA DAN ANTIOKSIDAN : EKSTRAK ETANOL 70% DAN 96% DARI RIMPANG BANGLE (Zingiber montanum (J.Koenig) Link ex A.,)
PERBANDINGAN AKTIVITAS TABIR SURYA DAN ANTIOKSIDAN : EKSTRAK ETANOL 70% DAN 96% DARI RIMPANG BANGLE (Zingiber montanum (J.Koenig) Link ex A.,)
Rimpang Zingiber montanum memiliki potensi sebagai antioksidan dan tabir surya. Pelarut etanol merupakan pelarut yang diijinkan dalam pembuatan ekstrak untuk bahan obat tradisional...
PENETAPAN KADAR TANIN PADA REBUSAN DAUN PORANG (Amorphophallus muelleri Blume) DAN DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L ) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS
PENETAPAN KADAR TANIN PADA REBUSAN DAUN PORANG (Amorphophallus muelleri Blume) DAN DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L ) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS
Tanin merupakan metabolit turunan yang terdapat hampir di setiap tanaman yang bermanfaat bagi masyarakat sebagai anti diare. Daun porang dan daun jambu biji mengandung tanin yang d...
Karakterisasi Simplisia dan Ekstrak Etanol Daun Pegagan (Centella asiatica (L.) Urban)
Karakterisasi Simplisia dan Ekstrak Etanol Daun Pegagan (Centella asiatica (L.) Urban)
Abstract. Gotu kola leaves (Centella asiatica (L.) Urban) are known contain chemical compounds that are beneficial to health. The purpose of this research was to knowing the charac...
Studi kualitatif dan kuantitatif fitokimia ekstrak air dan ekstrak etanol daun kirinyuh (Chromolaena odorata l.) yang tumbuh di Provinsi Bali
Studi kualitatif dan kuantitatif fitokimia ekstrak air dan ekstrak etanol daun kirinyuh (Chromolaena odorata l.) yang tumbuh di Provinsi Bali
Background: Kirinyuh (Chromolaena odorata L.) leaf as a traditional medicine is used for wound healing. Kirinyuh is easy to get because it can still grow well in less fertile areas...
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN SABUN CAIR BERBAHAN DASAR MINYAK ZAITUN DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU AIR (Syzygium aqueum)
FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN SABUN CAIR BERBAHAN DASAR MINYAK ZAITUN DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBU AIR (Syzygium aqueum)
Tanaman Daun Jambu Air (Syzygium aqueum) merupakan salah satu tanaman yang memiliki banyak manfaat dalam dunia kesehatan. salah satu bagian tanaman yang banyak digunakan ialah daun...
PENGARUH EKSTRAK ETANOL DAUN BIWA (Eriobotrya japonica (Thunb.) Lindl) TERHADAP PENURUNAN KADAR CREATINE KINASE-MB DAN LACTIC ACID DEHYDROGINASE
PENGARUH EKSTRAK ETANOL DAUN BIWA (Eriobotrya japonica (Thunb.) Lindl) TERHADAP PENURUNAN KADAR CREATINE KINASE-MB DAN LACTIC ACID DEHYDROGINASE
Daun biwa (Eriobotrya japonica (Thunb.) Lindl) mengandung senyawa antioksidan yang memiliki efek anti-proliperatif, dan kardioprotektif. Aktivitas antioksidan flavonoid bersumber p...

