Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENETAPAN KADAR TANIN PADA REBUSAN DAUN PORANG (Amorphophallus muelleri Blume) DAN DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L ) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS

View through CrossRef
Tanin merupakan metabolit turunan yang terdapat hampir di setiap tanaman yang bermanfaat bagi masyarakat sebagai anti diare. Daun porang dan daun jambu biji mengandung tanin yang dimanfaatkan oleh masyarakat dengan cara direbus. Namun kebanyakan penelitian kandungan tanin pada daun porang dan daun jambu biji sebelumnya hanya dilakukan dengan cara ekstraksi menggunakan pelarut organik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar tanin dalam hasil rebusan daun porang dan daun jambu biji yang ditetapkan dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang meliputi pengumpulan sampel, identifikasi tumbuhan, analisis senyawa tanin, penentuan panjang gelombang maksimum dan operating time asam galat, penetapan kadar tanin air rebusan daun porang dan daun jambu biji, uji akurasi dan presisi dengan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis. Hasil skrining daun porang dan daun jambu biji mengandung senyawa tanin. Hasil panjang gelombang maksimum asam galat adalah 725 nm dengan absorbansi 0,460. Waktu yang diperlukan untuk mencapai serapan konstan adalah 35 menit. Pada penentuan kurva kalibrasi diperoleh persamaan garis regresi Y = 0,054821 x + 0,00579 dengan nilai koefisien korelasi (r) 0,9967. Rata-rata kadar tanin di dalam hasil rebusan daun porang adalah 11,58 ± 0,02% dan rata-rata hasil uji perolehan kembali adalah 100,193 ± 1,191% dengan nilai simpangan baku relatif sebesar 1,18%. Rata-rata kadar tanin di dalam hasil rebusan daun jambu biji adalah 10,11 ± 0,02% dan rata-rata hasil uji perolehan kembali adalah 101,54 ± 1,197% dengan nilai simpangan baku relatif sebesar 1,17%. Oleh karena itu, hasil rebusan daun porang dan daun jambu biji dapat dijadikan alternatif sebagai anti diare alami.
Title: PENETAPAN KADAR TANIN PADA REBUSAN DAUN PORANG (Amorphophallus muelleri Blume) DAN DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L ) DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS
Description:
Tanin merupakan metabolit turunan yang terdapat hampir di setiap tanaman yang bermanfaat bagi masyarakat sebagai anti diare.
Daun porang dan daun jambu biji mengandung tanin yang dimanfaatkan oleh masyarakat dengan cara direbus.
Namun kebanyakan penelitian kandungan tanin pada daun porang dan daun jambu biji sebelumnya hanya dilakukan dengan cara ekstraksi menggunakan pelarut organik.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar tanin dalam hasil rebusan daun porang dan daun jambu biji yang ditetapkan dengan metode spektrofotometri UV-Vis.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang meliputi pengumpulan sampel, identifikasi tumbuhan, analisis senyawa tanin, penentuan panjang gelombang maksimum dan operating time asam galat, penetapan kadar tanin air rebusan daun porang dan daun jambu biji, uji akurasi dan presisi dengan menggunakan metode spektrofotometri UV-Vis.
Hasil skrining daun porang dan daun jambu biji mengandung senyawa tanin.
Hasil panjang gelombang maksimum asam galat adalah 725 nm dengan absorbansi 0,460.
Waktu yang diperlukan untuk mencapai serapan konstan adalah 35 menit.
Pada penentuan kurva kalibrasi diperoleh persamaan garis regresi Y = 0,054821 x + 0,00579 dengan nilai koefisien korelasi (r) 0,9967.
Rata-rata kadar tanin di dalam hasil rebusan daun porang adalah 11,58 ± 0,02% dan rata-rata hasil uji perolehan kembali adalah 100,193 ± 1,191% dengan nilai simpangan baku relatif sebesar 1,18%.
Rata-rata kadar tanin di dalam hasil rebusan daun jambu biji adalah 10,11 ± 0,02% dan rata-rata hasil uji perolehan kembali adalah 101,54 ± 1,197% dengan nilai simpangan baku relatif sebesar 1,17%.
Oleh karena itu, hasil rebusan daun porang dan daun jambu biji dapat dijadikan alternatif sebagai anti diare alami.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Formulasi Sediaan Serbuk Effervescent Sari Buah Jambu Biji (Psidium Guajava)
Formulasi Sediaan Serbuk Effervescent Sari Buah Jambu Biji (Psidium Guajava)
Pendahuluan: Jambu biji (Psidium guajava) merupakan  salah satu tanaman yang sudah lama dimanfaatkan sebagai tanaman obat. Buah jambu biji mengandung beta karoten dan vitamin Cyang...
PENINGKATAN KUALITAS DAN KUANTITAS PERAJANGAN PORANG MELALUI TEKNOLOGI TEPAT GUNA MESIN PERAJANG PORANG
PENINGKATAN KUALITAS DAN KUANTITAS PERAJANGAN PORANG MELALUI TEKNOLOGI TEPAT GUNA MESIN PERAJANG PORANG
Pengolahan pasca panen dari  porang merupakan suatu cara untuk dapat meningkatkan penghasilan para kelompok tani. Wilayah Kembiritan adalah salah satu Wilayah yang menghasilkan  po...
Design of Porang Cultivation Development System Model in Madiun Regency
Design of Porang Cultivation Development System Model in Madiun Regency
Porang is a tuber plant with extensive benefits, so it has the potential to be developed. However, this potential is accompanied by many existing problems. Identification to overco...
ECONOMIC EFFICIENCY OF PORANG FARMING IN EAST LOMBOK REGENCY
ECONOMIC EFFICIENCY OF PORANG FARMING IN EAST LOMBOK REGENCY
Porang (Amorphophallus muelleri B) or known as elephant yam is one of the leading agricultural commodities which has economic potential. This potential is shown by its export value...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...

Back to Top