Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Aktivitas Penyembuhan Luka Formulasi Salep Ekstrak Etanol Daun Kitolod (Isotoma longiflora) pada Mencit (Mus musculus)

View through CrossRef
Pendahuluan: Kitolod (Isotoma longiflora) merupakan tanaman yang memiliki manfaat untuk mengobati luka. Kitolod mengandung beberapa senyawa seperti flavonoid, saponin, dan tanin yang berperan penting dalam proses penyembuhan luka. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas formula salep ekstrak etanol 70% daun kitolod terhadap penyembuhan luka sayat pada mencit BALB/c. Metode: Penelitian ini diawali dengan preparasi formula salep ekstrak etanol 70% daun kitolod, kemudian dilakukan uji in vivo dilakukan dengan membuat sayatan pada punggung mencit menggunakan scalpel dengan panjang 2 cm dan kedalaman 0,2 cm. Mencit diberi perlakuan formula salep ekstrak etanol daun kitolod dengan konsentrasi 12,5%, 25%, 50%, serta betadine untuk kontrol positif. Perlakuan diberikan pada hari ke-1 sampai hari ke-10, dan diamati kemajuan penyembuhannya setiap 2 hari sekali dengan mengukur panjang luka sayatan pada mencit menggunakan penggaris, dan hasilnya dianalisis menggunakan software IBM SPSS Statistic 24. Hasil: Formula salep ekstrak etanol daun kitolod konsentrasi 25% menunjukkan penyembuhan luka sayat paling cepat dengan menunjukkan penurunan intensitas warna atau eritema pada sayatan dibandingkan dengan formula salep ekstrak etanol daun kitolod konsentrasi lainnya 12,5% dan 50%. Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa formula salep ekstrak etanol 70% daun kitolod memiliki aktivitas penyembuhan luka pada mencit.
Institut Kesehatan Helvetia
Title: Aktivitas Penyembuhan Luka Formulasi Salep Ekstrak Etanol Daun Kitolod (Isotoma longiflora) pada Mencit (Mus musculus)
Description:
Pendahuluan: Kitolod (Isotoma longiflora) merupakan tanaman yang memiliki manfaat untuk mengobati luka.
Kitolod mengandung beberapa senyawa seperti flavonoid, saponin, dan tanin yang berperan penting dalam proses penyembuhan luka.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas formula salep ekstrak etanol 70% daun kitolod terhadap penyembuhan luka sayat pada mencit BALB/c.
Metode: Penelitian ini diawali dengan preparasi formula salep ekstrak etanol 70% daun kitolod, kemudian dilakukan uji in vivo dilakukan dengan membuat sayatan pada punggung mencit menggunakan scalpel dengan panjang 2 cm dan kedalaman 0,2 cm.
Mencit diberi perlakuan formula salep ekstrak etanol daun kitolod dengan konsentrasi 12,5%, 25%, 50%, serta betadine untuk kontrol positif.
Perlakuan diberikan pada hari ke-1 sampai hari ke-10, dan diamati kemajuan penyembuhannya setiap 2 hari sekali dengan mengukur panjang luka sayatan pada mencit menggunakan penggaris, dan hasilnya dianalisis menggunakan software IBM SPSS Statistic 24.
Hasil: Formula salep ekstrak etanol daun kitolod konsentrasi 25% menunjukkan penyembuhan luka sayat paling cepat dengan menunjukkan penurunan intensitas warna atau eritema pada sayatan dibandingkan dengan formula salep ekstrak etanol daun kitolod konsentrasi lainnya 12,5% dan 50%.
Kesimpulan: Dapat disimpulkan bahwa formula salep ekstrak etanol 70% daun kitolod memiliki aktivitas penyembuhan luka pada mencit.

Related Results

UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN AFRIKA (Vernonia amygdalina) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PADA KELINCI (Oryctolagus cuniculus)
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN AFRIKA (Vernonia amygdalina) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA PADA KELINCI (Oryctolagus cuniculus)
Daun afrika (Vernonia amygdalina) merupakan salah satu tanaman yang digunakan dalam pengobatan untuk penyembuhan luka dengan kandungan metabolit sekunder meliputi flavonoid, alkalo...
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN KITOLOD (Isotoma Longiflora) TERHADAP KEMATIAN KECOA AMERIKA (Periplaneta Americana) METODE PENYEMPROTAN
UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK DAUN KITOLOD (Isotoma Longiflora) TERHADAP KEMATIAN KECOA AMERIKA (Periplaneta Americana) METODE PENYEMPROTAN
Kecoa merupakan salah satu vektor yang berada di lingkungan rumah yang dapat menularkan penyakit kepada manusia baik secara mekanis maupun secara biologis. Penelitian ini bertujuan...
OPTIMASI PELARUT TERHADAP PARAMETER SPESIFIK EKSTRAK KITOLOD ( Isotoma longiflora)
OPTIMASI PELARUT TERHADAP PARAMETER SPESIFIK EKSTRAK KITOLOD ( Isotoma longiflora)
Latar belakang :Pelarut merupakan komponen yang sangat berpengaruh terhadap parameter spesifik maupun non spesifik dalam ekstrak. Sesuai prinsip like disolve like, akan diperoleh h...
STUDI FORMULASI SEDIAAN SALEP EKSTRAK ETANOL DAUN SINGKONG (Manihot utillissima)
STUDI FORMULASI SEDIAAN SALEP EKSTRAK ETANOL DAUN SINGKONG (Manihot utillissima)
Daun singkong (Manihot utillissima) mengandung senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, steroid, alkaloid, dan terpenoid yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Daun...
PENGARUH FORMULASI SEDIAAN GEL EKSTRAK DAUN PEGAGAN (CENTELLA ASIATICA LINN.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA MENCIT (MUS MUSCULUS)
PENGARUH FORMULASI SEDIAAN GEL EKSTRAK DAUN PEGAGAN (CENTELLA ASIATICA LINN.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA MENCIT (MUS MUSCULUS)
   Luka sayat adalah suatu kerusakan yang terjadi pada jaringan kulit akibat trauma benda tajam seperti pisau, silet, kampak tajam maupun pedang. Prevalensi kejadian luka sayat/ter...
Hubungan Status Gizi dan Perawatan Luka Mandiri terhadap Penyembuhan Pasca Sirkumsisi
Hubungan Status Gizi dan Perawatan Luka Mandiri terhadap Penyembuhan Pasca Sirkumsisi
Abstract. Circumcision is a common surgical procedure performed on male children and results in wounds that require an optimal healing process. Post-circumcision wound healing is i...

Back to Top