Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH EKSTRAK DAUN RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L.) SEBAGAI BAHAN SALEP TERHADAP PERCEPATAN PENUTUPAN LUKA SAYAT, KADAR HIDROKSIPROLIN DAN TOTAL DNA MENCIT (Mus musculus L.)

View through CrossRef
Daun Rambutan (Nephelium lappaceum L.) mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, dan saponin. Kandungan metabolit sekunder tersebut dapat membantu pembentukan kolagen sehingga mempercepat penyembuhan luka. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh ekstrak metanol daun rambutan sebagai bahan salep dengan parameter terhadap persentase penutupan luka sayat, kadar hidroksiprolin, dan kandungan total DNA pada mencit. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 2 kelompok, yang terdiri dari 2 kelompok kontrol (K+: Povidone Iodine 10% dan K-: Tanpa Perlakuan) dan 3 kelompok perlakuan (P1: Salep ekstrak daun rambutan 5%, P2: Salep ekstrak daun rambutan 10%, dan P3: Salep ekstrak daun rambutan 15%) dengan 5 kali pengulangan, menggunakan sebanyak 25 ekor mencit jantan. Mencit diberikan luka sayat pada punggungnya dan diberi perlakuan sesuai kelompok selama 16 hari. Pengukuran panjang luka pada mencit dilakukan setiap 2 hari sekali. Pengambilan jaringan kulit mencit dilakukan pada hari ke-11 setelah luka, kemudian jaringan kulit mencit diukur kadar hidroksiprolin dan total DNA-nya. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa salep dengan konsentrasi 15% lebih cepat dalam penyembuhan luka dilihat dari persentase penutupan luka.
Title: PENGARUH EKSTRAK DAUN RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L.) SEBAGAI BAHAN SALEP TERHADAP PERCEPATAN PENUTUPAN LUKA SAYAT, KADAR HIDROKSIPROLIN DAN TOTAL DNA MENCIT (Mus musculus L.)
Description:
Daun Rambutan (Nephelium lappaceum L.
) mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, tanin, dan saponin.
Kandungan metabolit sekunder tersebut dapat membantu pembentukan kolagen sehingga mempercepat penyembuhan luka.
Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh ekstrak metanol daun rambutan sebagai bahan salep dengan parameter terhadap persentase penutupan luka sayat, kadar hidroksiprolin, dan kandungan total DNA pada mencit.
Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 2 kelompok, yang terdiri dari 2 kelompok kontrol (K+: Povidone Iodine 10% dan K-: Tanpa Perlakuan) dan 3 kelompok perlakuan (P1: Salep ekstrak daun rambutan 5%, P2: Salep ekstrak daun rambutan 10%, dan P3: Salep ekstrak daun rambutan 15%) dengan 5 kali pengulangan, menggunakan sebanyak 25 ekor mencit jantan.
Mencit diberikan luka sayat pada punggungnya dan diberi perlakuan sesuai kelompok selama 16 hari.
Pengukuran panjang luka pada mencit dilakukan setiap 2 hari sekali.
Pengambilan jaringan kulit mencit dilakukan pada hari ke-11 setelah luka, kemudian jaringan kulit mencit diukur kadar hidroksiprolin dan total DNA-nya.
Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa salep dengan konsentrasi 15% lebih cepat dalam penyembuhan luka dilihat dari persentase penutupan luka.

Related Results

Uji Aktivitas Analgetik Ekstrak Biji Rambutan (Nephelium lappaceum L.) terhadap Mencit Putih Jantan
Uji Aktivitas Analgetik Ekstrak Biji Rambutan (Nephelium lappaceum L.) terhadap Mencit Putih Jantan
Indonesia kaya akan bahan alam yang berpotensi sebagai tanaman obat tradisional, salah satunya tanaman rambutan (Nephelium lappaceum L.) yang secara empiris berkhasiat sebagai peng...
PEMANFAATAN KULIT BUAH RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L.) SEBAGAI AGEN KOSMETIK TABIR SURYA
PEMANFAATAN KULIT BUAH RAMBUTAN (Nephelium lappaceum L.) SEBAGAI AGEN KOSMETIK TABIR SURYA
Kulit buah rambutan (Nephelium lappaceum L) diketahui mengandung senyawa aktif flavonoid. Beberapa flavonoid dari tanaman diketahui mempunyai aktivitas antioksidan dan memiliki kem...
Kajian Pengaruh Ekstrak Daun Sambiloto (Andrographis paniculata) Terhadap Sistem Reproduksi Mencit (Mus musculus)
Kajian Pengaruh Ekstrak Daun Sambiloto (Andrographis paniculata) Terhadap Sistem Reproduksi Mencit (Mus musculus)
ABSTRAK Masalah kesehatan reproduksi merupakan perhatian utama di dunia saat ini. Andrografolid, senyawa fitokimia yang terkandung dalam daun sambiloto ( Andrographis panikulata )...
UJI TOKSISITAS EKSTRAK TUMBUHAN AGERATUM CONYZOIDES L.TERHADAP PERTUMBUHAN DAN FISIOLOGI DARAH MENCIT
UJI TOKSISITAS EKSTRAK TUMBUHAN AGERATUM CONYZOIDES L.TERHADAP PERTUMBUHAN DAN FISIOLOGI DARAH MENCIT
Telah dilakukan penelitian tentang uji toksisitas ekstrak tumbuhan Ageratum conyzoides L. dari ekstrak akar dan daun terhadap pertum-buhan dan fisiologi darah mencit. Tujuan peneli...
Uji Aktivitas Gel Ekstrak Etanol Daun Teh Tehan (Acalypha siamensis) Terhadap Luka Sayat Pada Mencit Putih Jantan (Mus musculus)
Uji Aktivitas Gel Ekstrak Etanol Daun Teh Tehan (Acalypha siamensis) Terhadap Luka Sayat Pada Mencit Putih Jantan (Mus musculus)
Tanaman Teh tehan (Acalypha siamensis) mengandung senyawa flavonoid yang mampu membantu proses penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas penyembuhan luk...
Uji Efek Antipiretik Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.) Secara Oral Terhadap Mencit (Mus musculus)
Uji Efek Antipiretik Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.) Secara Oral Terhadap Mencit (Mus musculus)
Telah dilakukan penelitian uji efek antipiretik ekstrak daun sirsak (Annona muricata L.) secara oral terhadap mencit (Mus musculus).  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek...

Back to Top