Javascript must be enabled to continue!
Perbandingan Efek Getah Tanaman Jarak Pagar (Jatropha Curcas L) dengan Lendir Bekicot (Achantina Fulica) terhadap Lama Penyembuhan Luka pada Mencit Jantan Galur Swiss Webster
View through CrossRef
Abstract. A wound is a break in body tissue from the epithelial layer of the skin to the inner layer, such as subcutaneous tissue, fat, muscle, and bone. Jatropha sap and snail slime are natural ingredients that can be used in the treatment of wounds. Jatropha sap contains tannins, alkaloids, and flavonoids which function as anti-inflammatory, while snail mucus contains achantin isolate which has anti-bacterial and anti-inflammatory effects. The purpose of this study was to compare the effect of jatropha (Jatropha Curcas L) and snail slime (Achantina fulica) on the duration of wound healing in Swiss Webster male mice. This study was a laboratory experimental study with a completely randomized design method on 24 male white mice strains. Swiss Webster. An incision was made on each mouse 1.5 cm long and 2 mm deep. The experimental animals were divided into 4 groups, namely the negative control group which was not given any treatment, the positive control group was given 10% povidone iodine, group I was given jatropha plant sap at a dose of 2 times per day with 2 drops of Pasteur pipette and group II snail mucus 2 times per day with 2 drops of Pasteur pipette. The wound observer was carried out for 14 consecutive days starting one day after the treatment. All mice in the positive control and negative control experienced healing (100%) and only a part of the mice (50%) in the group given karak plant sap and snail mucus who experienced healing. In the treatment of jatropha sap has no effect on wound healing time, as well as snail mucus there is no effect in the duration of healing wounds, but wounds heal faster using castor plant sap.
Abstrak. Getah tanaman jarak pagar dan lendir bekicot merupakan salah satu bahan alam yang dapat digunakan dalam pengobatan luka. Getah tanaman jarak pagar mengandung tanin,alkaloid, serta flavonoid yang berfungsi sebagai antiinflamasi, sedangkan lendir bekicot mengandung isolat achantin yang memiliki efek anti bakteri dan anti inflamasi, sehingga membantu untuk mempercepat penyembuhan luka. Tujuan penelitian ini untuk membandingkan efek getah tanaman jarak pagar (Jatropha Curcas L) dengan lendir bekicot (Achantina fulica) terhadap lama penyembuhan luka pada mencit jantan galur Swiss Webster. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris dengan pendekatan acak lengkap terhadap 24 ekor mencit putih jantan galur Swiss Webster. Luka secara insisi dibuat pada masing-masing mencit sepanjang 1.5 cm dengan kedalaman 2 mm. Hewan coba dibagi menjadi 4 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif yang tidak diberikan perlakuan apapun, kelompok kontrol positif yang diberikan povidon iodin 10%, kelompok I diberi getah tanaman jarak dengan dosis 2x/hari sebanyak 2 tetes dan kelompok II lendir bekicot 2x/hari sebanyak 2 tetes. Pengamatam ukuran luka dilakukan selama 14 hari berturut-turut yang dimulai satu hari setelah pemberian perlakuan. Luka diamati selama 14 hari berturu-turut. Seluruh mencit pada kontrol positif dan kontrol negatif mengalami penyembuhan luka (100%) dan hanya sebagian mencit (50%) pada kelompok yang diberikan getah tanaman karak dan lendir bekicot yang mengalami penyembuhan. Pada perlakuan getah tanaman jarak tidak memiliki efek terhadap lama penyembuhan luka, begitu juga dengan lendir bekicotpun tidak terdapat efek dalam lama penyebuhan luka, namun luka lebih cepat mengalami penyembuhan dengan menggunakan getah tanaman jarak. Hasil menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan bermakna antara pemberian getah tanaman jarak terhadap penyembuhan luka (p=0,125). Karena nilai sig nya > 0,05 artinya tidak terdapat perbedaan antara Kontrol negative, Kontrol positif, Kelompok 1 (Getah tanaman jarak), dan Kelompok 2 (Lendir bekicot). Pemberian getah tanaman jarak pagar dan lendir bekicot tidak memiliki efek terhadap lama penyembuhan luka pada mencit jantan galur Swiss Webster tetapi pemberian getah tanaman jarak pagar lebih baik dari pada lendir bekicot.
Universitas Islam Bandung (Unisba)
Title: Perbandingan Efek Getah Tanaman Jarak Pagar (Jatropha Curcas L) dengan Lendir Bekicot (Achantina Fulica) terhadap Lama Penyembuhan Luka pada Mencit Jantan Galur Swiss Webster
Description:
Abstract.
A wound is a break in body tissue from the epithelial layer of the skin to the inner layer, such as subcutaneous tissue, fat, muscle, and bone.
Jatropha sap and snail slime are natural ingredients that can be used in the treatment of wounds.
Jatropha sap contains tannins, alkaloids, and flavonoids which function as anti-inflammatory, while snail mucus contains achantin isolate which has anti-bacterial and anti-inflammatory effects.
The purpose of this study was to compare the effect of jatropha (Jatropha Curcas L) and snail slime (Achantina fulica) on the duration of wound healing in Swiss Webster male mice.
This study was a laboratory experimental study with a completely randomized design method on 24 male white mice strains.
Swiss Webster.
An incision was made on each mouse 1.
5 cm long and 2 mm deep.
The experimental animals were divided into 4 groups, namely the negative control group which was not given any treatment, the positive control group was given 10% povidone iodine, group I was given jatropha plant sap at a dose of 2 times per day with 2 drops of Pasteur pipette and group II snail mucus 2 times per day with 2 drops of Pasteur pipette.
The wound observer was carried out for 14 consecutive days starting one day after the treatment.
All mice in the positive control and negative control experienced healing (100%) and only a part of the mice (50%) in the group given karak plant sap and snail mucus who experienced healing.
In the treatment of jatropha sap has no effect on wound healing time, as well as snail mucus there is no effect in the duration of healing wounds, but wounds heal faster using castor plant sap.
Abstrak.
Getah tanaman jarak pagar dan lendir bekicot merupakan salah satu bahan alam yang dapat digunakan dalam pengobatan luka.
Getah tanaman jarak pagar mengandung tanin,alkaloid, serta flavonoid yang berfungsi sebagai antiinflamasi, sedangkan lendir bekicot mengandung isolat achantin yang memiliki efek anti bakteri dan anti inflamasi, sehingga membantu untuk mempercepat penyembuhan luka.
Tujuan penelitian ini untuk membandingkan efek getah tanaman jarak pagar (Jatropha Curcas L) dengan lendir bekicot (Achantina fulica) terhadap lama penyembuhan luka pada mencit jantan galur Swiss Webster.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris dengan pendekatan acak lengkap terhadap 24 ekor mencit putih jantan galur Swiss Webster.
Luka secara insisi dibuat pada masing-masing mencit sepanjang 1.
5 cm dengan kedalaman 2 mm.
Hewan coba dibagi menjadi 4 kelompok yaitu kelompok kontrol negatif yang tidak diberikan perlakuan apapun, kelompok kontrol positif yang diberikan povidon iodin 10%, kelompok I diberi getah tanaman jarak dengan dosis 2x/hari sebanyak 2 tetes dan kelompok II lendir bekicot 2x/hari sebanyak 2 tetes.
Pengamatam ukuran luka dilakukan selama 14 hari berturut-turut yang dimulai satu hari setelah pemberian perlakuan.
Luka diamati selama 14 hari berturu-turut.
Seluruh mencit pada kontrol positif dan kontrol negatif mengalami penyembuhan luka (100%) dan hanya sebagian mencit (50%) pada kelompok yang diberikan getah tanaman karak dan lendir bekicot yang mengalami penyembuhan.
Pada perlakuan getah tanaman jarak tidak memiliki efek terhadap lama penyembuhan luka, begitu juga dengan lendir bekicotpun tidak terdapat efek dalam lama penyebuhan luka, namun luka lebih cepat mengalami penyembuhan dengan menggunakan getah tanaman jarak.
Hasil menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan bermakna antara pemberian getah tanaman jarak terhadap penyembuhan luka (p=0,125).
Karena nilai sig nya > 0,05 artinya tidak terdapat perbedaan antara Kontrol negative, Kontrol positif, Kelompok 1 (Getah tanaman jarak), dan Kelompok 2 (Lendir bekicot).
Pemberian getah tanaman jarak pagar dan lendir bekicot tidak memiliki efek terhadap lama penyembuhan luka pada mencit jantan galur Swiss Webster tetapi pemberian getah tanaman jarak pagar lebih baik dari pada lendir bekicot.
Related Results
Studi Literatur Pemanfaatan Jarak Cina (Jatropha multifida L.) sebagai Antibakteri
Studi Literatur Pemanfaatan Jarak Cina (Jatropha multifida L.) sebagai Antibakteri
Abstract. The plants used were leaves and sap of Jatropha (Jatropha multifida L.). Jatropha contains flavonoids, alkaloids, tannins, saponins and phenolic acids, the compound conte...
Comparative evaluation of proximate composition of bacterial (Psuedomonas aeruginosa) treated and untreated Jatropha curcas l. kernel cake
Comparative evaluation of proximate composition of bacterial (Psuedomonas aeruginosa) treated and untreated Jatropha curcas l. kernel cake
The study was conducted to compare the proximate composition of bacterial (Psuedomonas aeruginosa) treated and untreated Jatropha curcas kernel cake (JKC). Jatropha curcas L. is on...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
FORMULASI DAN UJI EFEKTIVITAS SEDIAAN SAMPO DARI LENDIR BEKICOT (Achatina fulica)
FORMULASI DAN UJI EFEKTIVITAS SEDIAAN SAMPO DARI LENDIR BEKICOT (Achatina fulica)
Abstrak
Lendir bekicot mengandung enzim-enzim yang berfungsi untuk mengembalikan kondisi kulit dan rambut yang rusak. Rambut juga berfungsi sebagai pengatur suhu, pendorong pengua...
KERAGAMAN GENETIK TANAMAN JARAK PAGAR (Jatropha curcas L.) AKSESI UNGGUL HASIL PERSILANGAN BERBASIS RAPD (RANDOM AMPLIFIED POLYMORPHIC DNA)
KERAGAMAN GENETIK TANAMAN JARAK PAGAR (Jatropha curcas L.) AKSESI UNGGUL HASIL PERSILANGAN BERBASIS RAPD (RANDOM AMPLIFIED POLYMORPHIC DNA)
The use of genetic diversity for the study of kinship between two individuals or two populations within a species is necessary documented. This study aimed to analyze the genetic d...
Perbandingan Emulgel Topikal dan Minyak Oral Ikan Gabus Dalam Penyembuhan Luka
Perbandingan Emulgel Topikal dan Minyak Oral Ikan Gabus Dalam Penyembuhan Luka
Abstract. Wound healing is a complex biological process that occurs through several phases, including hemostasis, inflammation, proliferation, and remodeling. Various wound therapi...
Efektivitas Konsumsi Jus Nanas dan Madu terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Post Partum
Efektivitas Konsumsi Jus Nanas dan Madu terhadap Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Post Partum
Latar Belakang: Latar belakang: Robekan perineum terjadi pada hampir semua persalinan pertama dan tidak jarang juga pada persalinan berikutnya. Jika penanganan luka perineum tidak ...
Uji Aktivitas Gel Ekstrak Etanol Daun Teh Tehan (Acalypha siamensis) Terhadap Luka Sayat Pada Mencit Putih Jantan (Mus musculus)
Uji Aktivitas Gel Ekstrak Etanol Daun Teh Tehan (Acalypha siamensis) Terhadap Luka Sayat Pada Mencit Putih Jantan (Mus musculus)
Tanaman Teh tehan (Acalypha siamensis) mengandung senyawa flavonoid yang mampu membantu proses penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas penyembuhan luk...

