Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Bayaran Tambahan Dalam Kontrak Francais Dobi Layan Diri Dari Perspektif Hukum Syarak

View through CrossRef
Setiap masyarakat punyai adat dan tradisi. Adat dan tradisi dibentuk oleh golongan cerdik pandai dalam masyarakat. Adat dan tradisi pada dasarnya ialah sesuatu kebiasaan yang dipraktikkan secara meluas dalam masyarakat. Ia menjadi pedoman dan rujukan dalam kehidupan seharian masyarakat lingkungan. Dalam amalan adat dan tradisi, terkandung unsur kearifan tempatan hasil corak pemikiran yang dicerakinkan daripada gabungan pengetahuan dan pengamalan generasi terdahulu. Kearifan tempatan adalah serangkaian maklumat, petunjuk, dan kebijaksanaan yang diwariskan daripada generasi ke generasi sebagai satu strategi kehidupan yang melambangkan kemajuan pemikiran dan pengetahuan dalam masyarakat. Dalam disiplin Usul fiqh, perbincangan berkaitan adat dan tradisi adalah termasuk dalam perbincangan uruf. Uruf adalah sekumpulan adat dan tradisi yang dipraktikkan, diketahui dan diiktiraf oleh syara’. Kearifan tempatan adalah produk keintelektualan hasil daripada gabungan amalan adat, tradisi dan panduan daripada wahyu. Gabungan ini menghasilkan kearifan tempatan yang mencorakkan uruf sahih dan uruf fasid. Uruf sahih adalah uruf yang diterima, manakala uruf fasid adalah uruf yang ditolak daripada Islam. Sehubungan dengan itu, kajian ini memfokuskan kedudukan kearifan tempatan daripada perspektif uruf dan syarat-syarat pengambilkiraan kearifan tempatan dalam uruf yang diterima oleh syara’. Bagi mencapai objektif tersebut, kajian ini mengaplikasi kajian kepustakaan sepenuhnya dengan merujuk kepada literatur berkaitan kearifan tempatan dan uruf. Data kualitatif yang dikumpulkan telah dianalisis kandungannya secara deduktif bagi merumuskan kedudukan kearifan tempatan daripada perspektif uruf. Hasil dapatan kajian ialah menunjukkan kearifan tempatan yang berasaskan uruf sahih diterima dan sebaliknya, kearifan tempatan yang berasaskan uruf fasid adalah tidak diterima dalam penetapan hukum Islam.
Title: Bayaran Tambahan Dalam Kontrak Francais Dobi Layan Diri Dari Perspektif Hukum Syarak
Description:
Setiap masyarakat punyai adat dan tradisi.
Adat dan tradisi dibentuk oleh golongan cerdik pandai dalam masyarakat.
Adat dan tradisi pada dasarnya ialah sesuatu kebiasaan yang dipraktikkan secara meluas dalam masyarakat.
Ia menjadi pedoman dan rujukan dalam kehidupan seharian masyarakat lingkungan.
Dalam amalan adat dan tradisi, terkandung unsur kearifan tempatan hasil corak pemikiran yang dicerakinkan daripada gabungan pengetahuan dan pengamalan generasi terdahulu.
Kearifan tempatan adalah serangkaian maklumat, petunjuk, dan kebijaksanaan yang diwariskan daripada generasi ke generasi sebagai satu strategi kehidupan yang melambangkan kemajuan pemikiran dan pengetahuan dalam masyarakat.
Dalam disiplin Usul fiqh, perbincangan berkaitan adat dan tradisi adalah termasuk dalam perbincangan uruf.
Uruf adalah sekumpulan adat dan tradisi yang dipraktikkan, diketahui dan diiktiraf oleh syara’.
Kearifan tempatan adalah produk keintelektualan hasil daripada gabungan amalan adat, tradisi dan panduan daripada wahyu.
Gabungan ini menghasilkan kearifan tempatan yang mencorakkan uruf sahih dan uruf fasid.
Uruf sahih adalah uruf yang diterima, manakala uruf fasid adalah uruf yang ditolak daripada Islam.
Sehubungan dengan itu, kajian ini memfokuskan kedudukan kearifan tempatan daripada perspektif uruf dan syarat-syarat pengambilkiraan kearifan tempatan dalam uruf yang diterima oleh syara’.
Bagi mencapai objektif tersebut, kajian ini mengaplikasi kajian kepustakaan sepenuhnya dengan merujuk kepada literatur berkaitan kearifan tempatan dan uruf.
Data kualitatif yang dikumpulkan telah dianalisis kandungannya secara deduktif bagi merumuskan kedudukan kearifan tempatan daripada perspektif uruf.
Hasil dapatan kajian ialah menunjukkan kearifan tempatan yang berasaskan uruf sahih diterima dan sebaliknya, kearifan tempatan yang berasaskan uruf fasid adalah tidak diterima dalam penetapan hukum Islam.

Related Results

Posisi Hukum Adat dalam Hukum Kontrak Nasional Indonesia
Posisi Hukum Adat dalam Hukum Kontrak Nasional Indonesia
<p align="center"><strong><em>Abstract</em></strong></p><p><em>Sooner or later Indonesia will have its own law of contract. Reasons ...
POSISI HUKUM ADAT DALAM HUKUM KONTRAK NASIONAL INDONESIA
POSISI HUKUM ADAT DALAM HUKUM KONTRAK NASIONAL INDONESIA
<h2>Abstract</h2><p>Cepat atau lambat Indonesia akan memiliki hukum perjanjiannya sendiri. Alasan dari pernyataan ini adalah bahwa, pertama, hukum kontrak Indoens...
PERSPEKTIF FORCE MAJEURE DAN REBUS SIC STANTIBUS DALAM SISTEM HUKUM INDONESIA
PERSPEKTIF FORCE MAJEURE DAN REBUS SIC STANTIBUS DALAM SISTEM HUKUM INDONESIA
Peranan kontrak sangat penting dalam kehidupan sehari-hari. Kontrak adalah: Kesepakatan para pihak tentang sesuatu hal yang melahirkan perikatan/hubungan hukum, menimbulkan hak dan...
Urgensi Pengaturan Artificial Intelligence (AI) Dalam Bidang Hukum Hak Cipta Di Indonesia
Urgensi Pengaturan Artificial Intelligence (AI) Dalam Bidang Hukum Hak Cipta Di Indonesia
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui serta memahami urgensi pengaturan AI dalam UU Hak Cipta di Indonesia serta potensi AI sebagai subjek hukum dalam sistem hukum di Indonesia...
PERANCANGAN SISTEM MANAJEMAN ADMINISTRASI DAN PENGINGAT KONTRAK KARYAWAN PADA PT. PUTRA DUMAS LESTARI
PERANCANGAN SISTEM MANAJEMAN ADMINISTRASI DAN PENGINGAT KONTRAK KARYAWAN PADA PT. PUTRA DUMAS LESTARI
Karyawan kontrak atau sering juga disebut karyawan tidak tetap, umumnya terikat hubungan kerja dengan perusahaan untuk pekerjaan dengan keahlian tertentu, atau jangka waktu tertent...
IMPLEMENTASI HUKUM DALAM KONTRAK BISNIS INTERNASIONAL
IMPLEMENTASI HUKUM DALAM KONTRAK BISNIS INTERNASIONAL
Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Pengaturan Hukum Dalam Kontrak Bisnis Internasional dan bagaimana Implementasi Hukum Penyelesaian Sengketa Dala...
AZAS PROPORSIONALITAS DALAM KONTRAK BISNIS FRANCHISE
AZAS PROPORSIONALITAS DALAM KONTRAK BISNIS FRANCHISE
Secara umum, kontrak bisnis adalah peristiwa yang menjanjikan satu orang untuk menerima sesuatu yang spesifik untuk orang lain, dan kontrak bisnis waralaba mengharuskan para pihak ...
MENIMBANG POSISI INDONESIA DALAM KONTRAK KARYA FREEPORT (PROBLEMATIKA HUKUM-SOSIAL SERTA KEMUNGKINAN SOLUSINYA)
MENIMBANG POSISI INDONESIA DALAM KONTRAK KARYA FREEPORT (PROBLEMATIKA HUKUM-SOSIAL SERTA KEMUNGKINAN SOLUSINYA)
Permasalahan yang dikaji dalam penelitian ini meliputi: pertama, bagaimana posisi Indonesia dalam Kontrak Karya Freeport? Kedua, bagaimana problematika hukum dan sosial yang ditimb...

Back to Top